GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN

GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN
bab :34 (rumah sakit)


__ADS_3

karena terlalu banyak menangis, akhirnya raka yang terkenal kuat, gagah, berwibawa, ambruk ke lantai begitu saja


"mas! mas! tolongin ini si raka nya! "pinta mama ke papa untuk menolongi si raka


karena badan nya yang besar,sedang kan papa raka udah lanjut usia tidak memungkinkan untuk mengangkat putranya .lalu ia memanggil dokter dan menggotong raka ke dalam ruangan.


kini mama si raka sedang bingung dan khawatir. bisa bisanya anak dan menantunya sedang dalam bahaya.


tak lama datang lah orang tua si kariana.


lalu mama raka dan ibu nya karina berpelukan.


"ada apa sebenar nya yang terjadi buk?" tanya ibu nya karina.


"karina jatuh dari tangga ketika sedang mengejar raka". jelas mama si raka


"astagfiruallah. jadi sekarang anak saya gimana buk?" tanya ibu nya karina dan berusaha untuk menenangkan hati dan fikirannya.


"masih di tanganin dokter buk, tapi kok dari tadi dokternya ga keluar-keluar". ucap mama raka.


"ya allah, sembuh kan lah anak hamba, lindungi lah ia dan calon bayi nya,amin." ucap ibu karina seraya berdoa.


"oh iya buk, kalo boleh tau raka nya di mana ya? "tanya bapak karina


"raka nya pingsan pak.tapi udah di tangani dokter, disana juga ada suami saya". jawab mama raka


"ya allah, jadi sekarang raka di ruangan mana buk? " tanya bapak karina lagi dengan sopan


"di kamar sebelah pak". jawab mama raka


lalu bapak nya karina menyusul ke arah ruangan raka di rawat.

__ADS_1


tak lama keluar lah dokter dari ruangan karina.


baru saja dokter membuka pintu, kini malah sudah di hujani pertanyaan oleh kedua emak-emak ini


"bagaimana keadaan anak saya dok? iya dok bagaimana keadaan mantu saya? bayi nya dok?jawab dong dok!" ucap mama raka sedikit meninggi


"sabar bu!" ucap ibu nya karina menenangkan besannya.


"ibu karina nya sekarang lagi kritis,ia kehabisan banyak darah, dan kita berdoa saja semoga ia bisa menjalani masa kritis nya." jelas dokter itu, permisi untuk masuk kembali


mendengar penjelasan dokter barusan, kini ibu nya karina ikut pingsan


"eh tolong!tolong! tolong!" mama raka ber teriak meminta pertolongan.


lalu berdatangan lah para suster, dan membantu membopong tubuh ibu nya karina kedalam ruangan raka di rawat


"papa! pa! tolongin ini bu darminya pingsan!" ucap bu lastri kepada suaminya


"istri saya kenapa bu?" tanya bapak nya karina


"setelah mendengar keadaan karina, bu darmi langsung pingsan". jelas mama raka


"haa? "jawab kedua lelaki itu berbarengan


"emang nya kata dokter apa ma?" tanya pak bagas pada istrinya


"tadi kata dokter karina kritis, dia kehabisan banyak darah". ucap mama raka sambil menangis


"ya allah! "jawab keduanya kompak


"jadi bagaimana ini pa? karina gada yang nemenin! "ucap mama raka khawatir.

__ADS_1


"biar saya aja yang jaga bu! ibu tolong jagain istri saya ya? "pinta bapak nya karina


"tunggu pak, saya ikut". ucap papa nya raka.


tinggal lah di situ mama nya raka yang fikirannya sedang kacau balau memikirkan anak,menantu,dan besannya terbaring tak berdaya begini


namun alhamdulillah nya raka segera sadar.


"ma!! ma! ma!!"panggil nya pada mama nya.


"hmm, ada apa? kamu sudah siuman? "tanya mama lastri


"bagaimana keadaan karina ma? hiks..hiks...hiks..aku gak mau kehilangan karina ma! hiks...hiks..hiks.."ucap nya sembari nangis


"karina nya kritis sayang! dia kehabisan banyak darah. sekarang yang terpenting adalah kamu berdoa dan meminta kesembuhan dan keselamatan istri dan calon buah hati kalian". ucap mama


"hiks...hiks..hiks..ini salah ku ma! salah ku!" ucap nya prustasi sambil mengacak-acak rambutnya


" udah kamu ga perlu nangis! yang terpenting kamu doain istri dan calon bayi kalian. sana solat gih, abis tu makan.kamu belum makan makanya lemas". pesam mama raka


"ia ma". jawabnya lalu pergi meninggalkan dua wanita paru baya itu


sekarang pikiran si raka kacau balau. ia berjalan lunglai menyusuri koridor rumah sakit menuju mushola.


setelah sampai di mushola rumah sakit, ia langsung mengambil air wudhu lalu memulai shalat.setelah selesai, ia kembali berdoa


"ya allah, lindungilah istri dan calon bayi hamba, selamatkan lah mereka, angkat lah penyakit istri hamba, dan berilah ia kesembuhan.rabbana atina fiddunya hasanah wafil ahiroti hasanatauwaqina azabannar, warhamdulillah hirobbil alaminn". doa si raka meminta kesembuhan istrinya sambil menangis lagi


bersambung...


maaf kalo ga nyambung!! lagi banya pikiran soalnya🙏

__ADS_1


__ADS_2