GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN

GADIS DESA MENIKAH DENGAN CEO TAMPAN
bab : 38 (gara - gara sepatu) happy reading


__ADS_3

"emang mas nyari sepatu buat apa? mau pergi ke kantor kah? "tanya ku


"nggak sih". balas nya


"lalu? mas mau kemana?"tanya ku lagi


"iya, mas teringat aja sama sepatu itu. itu kan dari kamu? jadi selalu teringat dong!". ucap nya senyum-senyum.


"apaan sih mas, ya udah buruan cari di mana sepatu nya kamu letak? "tanya ku lagi


"ya udah sih mas klo ga jumpa tinggal beli baru aja". ucapku memberi saran


"ngak! itu ada lah sepatu yang sangat spesial". ucap nya


"halah... spesial-spesial? di pasar pun banyak kaliii? " ucap ku


"beda dong? itu kan dari seseorang yang sangat spesial". ucap nya lagi


"emang siapa sih orang itu?" tanya ku pura-pura tak tahu


"dari mantan. spesial bukan? "jawab nya sambil menaik turunkan alis nya


"yaelah! terjebak cinta mantan nih? "ledekku


"dah lah ga usah di bahas, ayo bantu mas cari lagi". pinta mas raka


"coba tanya bik minah, mana tau ada liat?" ucap ku memberi saran


"oh iya ya, ga kepikiran".jawabnya nyengir-nyengir


lalu mas raka turun menemui bik minah


"kamu mau ikut gak? "tanya mas raka


"mau mas, aku bosen". jawab ku


lalu mas raka menuntunku menuruni anak tangga hingga sampai ke bawah

__ADS_1


"loh ibu sama mama kok belum tidur?" tanya ku


"iya belum ngantuk, lagi seru nih nonton film di siaran sctv".


"film apa sih ma? kok serius banget?" tanya ku


"itu dewi rindu". balas mama, dan di beri anggukan oleh ibu


"kamu kok belum tidur? "tanya mama


"ga bisa tidur mah! belum ngantuk". ucapku


"ohh..ya udah sini gabung sama kami?" tawar mama yang dari tadi matanya tak lepas dari tv.begitu pun dengan ibu juga


"hehe.. iya mah". lalu aku duduk di sofa bergabung dengan mereka.


mas raka masih keliling mencari sepatunya. ntah kesambat apa tiba-tiba teringat dengan sepatunya


"oh iya mah, papa sama bapak nya kemana?" tanya ku yang memang sedari tadi tak menemukan mereka berdua


"lagi minum kopi di dekat kolam renang". jawab mama


"katanya sih nyari sepatu nya mah, dia lupa naro". jawab ku


"ohh! emang nya mau kemana kok malam-malam nyariin sepatu?" tanya mama lagi


"gatau mah? katanya gak mau ke mana-mana sih, cuman keinget aja". jelas ku


tak lama nampak mas raka menghampiri kami


"mah liat sepatu ku gak?" tanya mas raka


"lah? mana mama tau? kan mama baru juga datang". jawab mama


"iya yah". jawab mas raka sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"jadi di mana yah?" tanya mas raka pasrah

__ADS_1


saat aku hendak bangkit dari duduk ku, mata ku melihat sepatu mas raka di pojok sudut dekat pintu.


"itu apa mas?" tanya ku sebal


"loh? disitu nya rupanya? tapi kok ga keliatan ya? "ucap mas raka heran


"lah mana ku tau?" jawab ku sambil menaikkan kedua bahuku


"macem mana mau jumpa? orang nyari pake mulut bukan pake mata, mana lah jumpa". ceplos mama


mas raka hanya nengir-nyengir.


saat jam menunjukkan pukul 22.00 malam, kami semua memilih masuk ke kamar masing-masing.


saat aku sudah sampai kamar,betapa terkejutnya aku melihat kamar yang amburadul seperti kapal pecah.


"mas!!!" teriakku


lalu mas raka berlari menghampiriku


"ada apa yang? "tanya mas raka


"ada apa-ada apa? ini apa?". omel ku


9kenapa kamar bisa kayak kapal pecah gini?" tanya ku emosi


"e...ee itu tadi kan abis nyari sepatu." jawab nya seperti tak berdosa


"nyari sepatu sampai habis semua berantakan gini?" tanya ku lagi


"namanya biar dapat yang". jawab nya enteng


"jadi macem mana mau tidur?". tanya ku


"bentar yang bentar, dalam sekejap beres nih semua". jawab nya


"buruan!!" jeritku lagi.

__ADS_1


bersambung...


maaf klo gaje ya, lgi kurang vit😔, terus masih sibuk pkl juga. jadi waktunya harus berbagi-


__ADS_2