
"ya udah klo gitu. semoga beneran dapat bos jutek, nyebelin,dingin, cerewet, dan terus kamu di jadiin OG hahaha...aminn...."ledek mas raka
"huh mas!!! ga siap-siap". ucap vania kesal
lalu mereka tertawa kembali
pagi hari
*********
"ayo-ayo sarapan dulu!". ajak mama
lalu mereka semua sarapan. setelah selesai mereka pergi beraktivitas seperti biasa
"kamu jadi kan vania cari kerjaan? ".tanya karina
"iya jadi kakak ipar". jawab nya
"panggil kakak klo gak mbak aja, ipar nya ga usah di ikutin". jelas karina
"hem, ya udah klo gitu aku panggil mbak aja deh". balas nya
"oh iya, kamu mau naik apa?". tanya raka
"klo mau naik mobil itu juga ada, motor juga ada, sepeda pun juga ada. klo rasa mas kamu pake sepeda aja biar selamat". ucap raka mengejek
"mas!.mas! kamu yang bener aja dong? masak aku naik sepeda". ucap nya tak terima
"itu kendaraan yang sangat aman". balas raka
"ya udah deh, aku naik taxi aja". ucap vania
"mas becanda loh, ya udah itu klo kamu mau pke aja mobil lama nya mas. nanti minta supir aja yang anterin". jelas raka
"ribet ah mas, aku pake ojek online aja nanti". jawab nya
vania ini adalah anak dari adiknya papa raka. dia yatim piatu dari kecil, sebab kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan
sejak orang tua nya meninggal,vania dirawat oleh keluarga raka.
mulai dari makan,minum,pakaian, sekolah,semua ditanggung oleh papa raka.
acara sarapan pun selesai, mereka mulai melanjutkan aktivitas kembali
"kamu kok belum berangkat van?". tanya karina
:belum mbak, masih nunggu ojek nya kok belum sampai". jawab nya
tak lama datanglah ojek online pesenan vania, lalu ia pun pergi
"tante, mbak aku pergi dulu yah. doain aku semoga dapat pekerjaan". ucap nya
__ADS_1
"aminn..."jawab kedua nya serentak
lalu ia pun berangkat mencari pekerjaan.
"mau kemana mbak? "tanya tukang ojek
"ke perusahaan besar di dekat pinggir jalan itu ya pak". ucap vania.
karena kemarin dia ada liat di berita klo perusahaan itu lagi nerima lowongan.
sampai lah keduanya di perusahaan yang dimaksud.
lalu iya mengambil uang selembar bewarna biru pada tukang ojek itu.
"nih pak, membalian nya ambil aja". ucap nya
"makasih mbak". ucap tukang ojek itu lalu ia mulai pergi
lalu vania pun mulai melangkah masuk kedalam kantor itu, dan menemui bagian HRD.
"selamat pagi, ada yang bisa di bantu mbak? ". tanya wanita di depannya itu
"hem ini mbak saya mau mencari pekerjaan, apakah disini masih nerima lowongan?". tanya vania
"iya mbak ada, tapi di bagian OB/OG" .jawab wanita itu
"what?? ga salah mbak? , gada yang lain gitu?".ucap nya terkejut
"ga jadi lah mbak, permisi yah mbak makasih". ucap vania lalu pergi dari bagian HRD
saat ia hendak menuju pintu, tiba-tiba ia tak sengaja menabrak seseorang di depanya.
brak!!
"eh maaf pak ga sengaja". ucap vania lalu mengangkat kepalanya
"buset ganteng amat nih cowok". ucap nya dalam hati
"kalo jalan tuh hati-hati, pake mata bego". ucap laki-laki itu
"idih galak amat, ga jadi lah gue kagum ma nih orang, ilfil iya" .ucap nya dalam hati
"lo tuh ya ga punya otak apa gimana, dimana-mana orang jalan pake kaki bukan mata bego". cerocos vania
"eh buset, lagian pun lo tuh yang nabrak gue. liat jadi berserakan barang-barang gue jadinya". omel vania
"lo tuh ya, udah salah malah sewot". ucap lelaki itu
lalu vania mulai mengutip berkas nya yang berserakan tadi
lalu tiba-tiba berkas-berkas nya itu di rampas begitu saja oleh lelaki itu
__ADS_1
"oh lo kemari mau cari pekerjaan yah?" tanya pria itu
"iya, tapi ga ada". balas vania
"sekarang lo ikut gue". ucap pria itu
"mau kemana?"
"ikut aja, lo mau pekerjaan gak? ".ucap pria itu
karena butuh pekerjaan, jadi vania pun akhirnya mengekori pria itu dari belakang
lalu mereka kembali lagi ke bagian HRD
"nina, apa perkerjaan yang kosong?". tanya pria itu
"cuman bagian OB atau OG pak, yang lainnya sudah penuh". ucap HRD itu yang ternyata bernama nina
"gue ga mau ya klo jadi OG, dah lah awas kesiniin berkas gue, gue mau cari tempat lain aja". ucap vania
"eits enak aja, lo tuh harus tanggung jawab dulu". ucap pria itu
"yaelah tanggung jawab, emang dia gue hamilin apa yah". ucap nya dalam hati
"buset, tanggung jawab apaan? jatuh kagak, licet kagak, cobel juga kagak".ucap vania tak terima
"ya udah pokoknya lo harus tanggung jawab!". ucap pria itu
"ikut gue!! "ucap nya sambil menarik tangan vania
"ih lo siapa sih? ngatur-ngatur segala". ucap vania
"berhubung karena seketaris gue lagi cuti, dan gue belum nemuin pengganti. nah lo aja yang jadi seketaris gue. gimana mau gak?" ucap pria itu
"seketaris lo? idih ogah banget punya atasan nyebelin gini?" ucap vania asal
"apa lo bilang? eh lo tu masih punya salah sama gue, untung ga gue laporin polisi". ucap pria itu.
"yaelah gitu doang pke lapor polisi segala, letoy banget sih loh". cerocos vania
"lo mau tau gue ini siapa?". tanya pria itu
"ga tau dan ga mau tau". ucap vania asal
"gue adalah zein alexander". ucap pria itu
"terus? "ucap vania acuh tak acuh( macam judul lagu yah)
"gue itu ceo di sini paham!! nah berhubung gue lagi baik hati sama lo, lo gue angkat jadi seketaris pribadi gue, mau ga?"
"ogah banget sih sebenarnya, tapi gimana lagi yah aku pun butuh pekerjaan". gumamnya namun masih bisa di dengar oleh pria itu yang bernama zein
__ADS_1
bersambung...