
Saat kedua bayi kembar itu sudah di bersihkan, dan disaat itu juga air asi Karina pun keluar, dan dokter menyuruh untuk memberi asi kepada kedua malaikat kecil itu.
Lalu, masuk lah mama dan papa beserta Vania juga
"Wih, gemes banget!" ucap mama kegirangan
Vania pun ikut senang, dan dia sangat gemas melihat bayi perempuannya Karina.
Lalu, mama Lastri menggendong bayi yang laki-laki, sedangkan yang satunya lagi masih di beri asi.
"Mbak, boleh kah aku menggendong nya?" tanya Vania ragu
Karina tersenyum sambil memberi izin
"Nggak, mas ga izinin. kamu klo mau gendong, buat sendiri". ucap Raka
"Ck, menjijikkan! "ucap Vania, sambil memutarkan bola matanya malas
"Biar dong Ka, Vania kan masih Singgle, nanti klo dia sudah menikah, dia akan mengalamin hal yang sama". ucap Mama
Lalu Karina langsung memberikan bayinya kepada Vania.
"mau di kasih nama apa, anak kalian?" tanya papa Bagas
"Mas, bagaimana klo namanya, Arka dan Arsya, mas setuju? "tanya Karina
"Nama yang bagus, dari mana kamu dapat nama itu? "tanya Raka sambil mengelus-elus rambutnya
__ADS_1
"Dari google mas, hehehe". ucap Karina sambil cengengesan
"Tapi tenang aja, ini artinya baik kok". tambah nya lagi
"Jadi, nama baby kita adalah, Arka dewantara putra dan Arsya dewantara putri bagaimana, setuju?" Tanya Raka
"Mama sih setuju, klo papa? "ucap mama Lastri
"Papa ikutan saja lah, mana baiknya". jelas papa Bagas
"Oh iya mah, ibu sama bapak ga kesini?" tanya Karina
"Tadi pas mama telfon, kata nya ngga bisa sekarang, bapak mu lagi ga ena badan. mungkin besok atau lusa". jelas Mama lastri
Terlihat, wajah Karina nampak kecewa.
"Eh, ngga kok mas. aku gapapa". ucap nya
"Mas, aku sangat lelah, boleh kah aku tidur?" pinta Karina
"Sabar sayang, sehabis lahiran ga boleh langsung tidur tidur ya? tahan sampai beberapa jan dulu" ucap Mama Lastri
"Kamu belum makan kan? sini, bilang kamu mau apa, biar mas belikan". tawar Raka
"Tapi ingat, orang yang habis melahirkan, tidak semua makanan bisa ia makan". pesan mama
"Makanan pun pilih-pilih juga mah?" tanya Raka terkejut.
__ADS_1
"Ya iya, makanya ribet kan jadi perempuan. tuh, makanya kamu jangan ngelawan sama mama, nanti mama telan balik kamu". ucap Mama mengancam
Deg!!
Papa bagas, akhirnya tertawa terbahak-bahak. melihat Raka, yang tiba-tiba air mukanya berubah menjadi pias
"Papa! jangan keras-keras suaranya, ntar cucunya bangun loh". omel mama, sambil memplototi papa.
Raka pun menertawakan papanya balik, sebab tak berani berkutik bila sudah berhadapan dengan mama.
"Ehem, gerah banget yah?" ucap Vania sambil mengkibas-kibaskan tangannya.
"Gerah apaan, orang dingin gini gerah. gerah mata iya, makanya sono cari lakik woy!" ucap Raka dengan nada mengejek.
"Apaan sih mas raka ini, dari tadi bahasnya nikah mulu deh". ucap Vania merasa bete
"cie..ngambek! "ledek Raka
"Mah, klo pulang sekarang, sudah boleh apa belum?" tanya Karina
"Belum dong sayang, biar aja kamu lama disini, jadi dokter bisa kontrol kamu terus". ucap mama
Telah tiga hari berlalu, Karina dirawat dirumah sakit. kini ia sudah boleh pulang.
Begitu sampai di rumah, mereka terkejut. ternyata mereka telah membuat acara yang sangat mewah, dan sudah ramai dihadiri oleh rekan bisnis, sanak saudara, para tetangga lain nya.
bersambung...
__ADS_1