
kebetulan ini jadwalnya karina check up kandungannya kerumah sakit, dengan dokter spesialis ternama.
"mas, anterin aku kerumah sakit mau gak?" tanya ku pada mas raka
"yasudah, ayo lah". jawab mas raka antusias
"bentar yah, aku ambil tas dulu". balas ku lagi seraya pergi mengambil tas ku yang berada di kamar
"yasudah, mas tunggu di mobil yah sayang". balas mas raka
namun hanya ku beri anggukan, sambil pergi ke kamar
setelah selesai, aku langsung menuju garasi. dan mas raka sudah menunggu didalam mobil ternyata.
"sudah, tidak ada yang tertinggal lagi?" tanya mas raka memastikan ku
"sudah kok,ayo berangkat". jawabku ber semangat.
selama di perjalanan, hening bak kuburan. canda kuburan..hahahah
saat di perjalanan, mereka hanya saling berdiaman
setelah beberapa menit di perjalanan, kini aku dan mas raka sudah sampai di tempat rumah sakit yang kami tuju
lalu mas raka membukakan pintu untuk ku
"silahkan turun tuan putri". ucap mas raka
"makasih pak supir". balas ku lagi sambil tersenyum
__ADS_1
mas raka yang ku panggil pak supir, sepertinya ia tampak kesal
"huh!! kok pak supir sih sayang".tanya mas raka sambil memajukan bibirnya kedepan
"biarin...wuek ..."ucapku sambil menjulurkan lidahku ke depan mas raka
"ya udah ah, buruan yuk? lama banget sih mas jalan kamu?". ucapku pada mas raka
lalu ia sepertinya berusaha mengejarku sambil berlari kecil
"tunggu mas dong sayang, main tinggal aja sih". ucap mas raka kesal
"biarin.. siapa suruh lama". balas ku pada mas raka
lalu kami duduk untuk mengantri
tak lama, nama ku sudah dipanggil.lalu aku dan mas raka langsung masuk
"saya periksa dulu yah buk?" tanya dokter itu
aku hanya mengangguk
"perkembangan janinnya bagus, letak nya juga bagus". ucap dokter itu
setelah itu dokter mengolesi gel di permukaan perutku yang buncit itu, lalu memutarkan alat yang ia pegang
betapa terkejutnya aku dan mas raka ketika melihat di layar monitor, ternyata ada dua nyawa yang sedang ku kandung
"dok, itu kok ada dua gitu dok? "tanya mas raka heran
__ADS_1
"ia pak, anak bapak dan ibu kembar." jawab dokter itu antusias
kami berdua pun sangat senang sekali.
karena sering kontrol, tapi tidak mau untuk di usg. terakhir kli usg pas kandunganku usia tiga bulalan. itu pun masih kurang jelas
"bentar yah pak,buk, kita cek dulu jenis kelaminnya"
"baik dok".jawab kami serempak
lalu dokter pun mengecek kembali
"jenis kelamin anak bapak dan ibu sepasang, yaitu laki-laki dan perempuan". jelas dokter itu
aku dan mas raka mengucap syukur kepada allah atas kebahagiaan yang telah diberinya
setelah selesai check up, kami langsung kembali kerumah
sesampainya dirumah,aku langsung duduk di sofa ruang tamu serta mendaratkan bokongku di sofa, sambil mengangkat kaki ku juga.
semenjak perutku semakin besar, kaki ku sangat pegal sekali.dan aku pun tak tahan bila berjalan atau berdiri lama-lama
"mau makan apa sayang?" tanya mas raka
"aku pingin makan pecal deh mas! kamu beliin yah?" pintaku pada mas raka
"siap bos, apa sih yang gak buat kamu". jawab mas raka sambil memberi hormat pada ku
aku hanya tertawa atas kelakuan mas raka ini
__ADS_1
"hahaha..mas..mas.., ada-ada aja deh kamu. udah sana buruan pergi aku laper tau". ucapku sampil mengipas-ngipaskan tangaku pada mas raka pertanda suruh ia pergi.
bersambung....