
Setengah jam kemudian mereka berempat pun duduk di meja makan, menikmati makan siang. Di selingi denda gurau antara Bapak dan anak yang saling merindukan. Hingga tanpa sadar semua makanan pun da habis tanpa sisa. Arin sangat merindukan kumpul bareng seperti ini, meskipun ini masih kurang lengkap tapi Arin sudah sangat bahagia, hingga melupakan beban di pikirannya.
_________________
Setiap cerita kehidupan manusia itu sendiri berbeda beda, ada yang sangat lurus, ada pula yang banyak lika liku, ada yang penuh kebahagiaan dan banyak yang penuh dengan air mata dan tidak sedikit pula yang harus menelan kepahitan selama jalan hidup nya.
Tapi kita sebagai hamba Allah patutnya harus percaya dengan garis takdir Allah, itu semua sudah tertulis di jalan kehidupan kita. Tinggal kita sebagai hamba Allah menyikapi dan menjalani dengan penuh keridhoan dan keikhlasan, pasti ada cahaya terang di penghujung takdirnya. Karena Allah tau kita mampu melaluinya.
" Ya Allah apakah ini yang harus aku lakukan? harus kah hamba berhenti untuk sekolah? apakah ini petunjuk Mu?jika ini yang terbaik buat hamba, hamba ikhlas menjalani nya." Suara hati Arin ketika terbangun dari tidur panjangnya. Semalam dia melakukan sholat istikharah, untuk minta petunjuk dari Allah.
Karena ia tidak mau terus menerus membebani Nenek, ia tau Nenek nya sangat letih harus menyekolahkan ia slama ini. Semenjak mengenal bangku sekolah ia selalu di biayai Nenek. Sehingga ia gak mampu lagi melihat Nenek nya bersusah payah untuk mencari biaya sekolah lagi.
__ADS_1
Kini ia yakin dengan apa yang harus ia lakukan untuk masa depan nya.
" Low da jam 8 kok kamu belum berangkat ke sekolah?" tanya Nenek yang baru bangun tidur, keluar dari kamar terkejut melihat cucu kesayangan nya masih ada di rumah.
Biasanya Nenek bangun Arin sudah pun pergi sekolah.
" Maaf Mak, Arin mutusin untuk berhenti aja, Arin mau cari kerja." Ucap Arin menundukkan kepala dengan nada pelan karena takut nenek marah.
Seketika Nenek duduk di samping Arin dengan wajah kagetnya. Nenek terdiam cukup lama sambil menatap wajah sayu cucu nya, sedangkan Arin sendiri belum berani menatap wajah nenek. Sampai Om keluar kamar dan menatap ibu dan keponakan nya itu terdiam, ia pun bersuara.
" Tuh, anak mu mau berhenti sekolah, mau cari kerja!" jawab Nenek sambil menunjuk Arin.
__ADS_1
" Yo bagus kan jika dia mau kerja, Mak gak usah lagi cari uang buat biayai sekolahnya. Lagian sekolah tinggi tinggi pun akhirnya jadi ibu rumah tangga. Bagus kalau kamu mikir dan mutusin untuk berhenti sekolah." Kata om sambil berlalu pergi ke kamar mandi.
Akhirnya mau gak mau Nenek pun menyerah dengan keputusan Arin. Nenek hanya bisa pasrah. Buat Nenek semua keputusan itu tergantung yang menjalani, jadi kalau yang menjalani saja memutuskan untuk berhenti ya mau gimana lagi.
Akhirnya sejak hari itu Arin berhenti sekolah, dia bertekad untuk bisa membantu keluarga yang sangat di cintai nya, agar adiknya bisa sekolah lebih tinggi dari dia. Begitupun dengan keadaan orang tua nya, dia berkeinginan untuk memberikan yang terbaik untuk mereka.
Sudah 2 Minggu ia diam di rumah, hari ini Arin minta izin sama Nenek untuk pergi ke rumah orang tua nya. Nenek pun mengijinkan, dan memberikan ongkos angkutan buat Arin. Ia sangat bersyukur Nenek gak memarahi nya karena keputusan yang ia ambil.
Dia berdiri di pinggir jalan raya, menunggu bus yang lewat. Sambil melihat ke arah datangnya kendaraan yang di tunggu.
Hampir 1 jam ia baru naik Bus, ia gak pernah maresa takut naik kendaraan umum, karena ia sudah terbiasa sejak SD naik bus sendiri menuju rumah orang tua nya. Menurut Arin perjalanan pulang ke rumah orang tua nya adalah hal yang menyenangkan, karena dia bisa melihat berbagai jenis dan karakter orang. Perjalanan yang cukup melelahkan karena harus ganti 2 Bus.
__ADS_1
3 jam pun akan menjadi hal yang menyenangkan dan menghibur buat Arin. Apalagi kalau harus duduk bersebelahan dengan seorang cowok, ia merasa canggung, dan alhasil dia harus menatap ke luar jendela. Hahahahahh.
# Terima kasih atas kunjungan Anda ke cerita saya, mohon kritik dan saran yang sangat saya harapkan, jangan lupa vote ya biar saya semangat untuk terus menulis nya. 🙏🙏🤗