
"ka..kau dasar iblis!!" teriak Faifeng
"hehe..aku memang iblis dan kau, kau hanya manusia hina" tegas Meifeng. "pergilah jika kau menceritakan ini, kau akan melebur" ejek Meifeng kemudian pergi melompat ke atap dengan Qing gong (ilmu meringankan tubuh) menuju hutan kematian.
Faifeng yang melihat itu membelalakan mata seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, Mau tidak mau ia hanya bisa menyembunyikannya.
setibanya di hutan kematian lapisan kesembilan ia berjalan menuju pohon yang memberikannya pedang dark angel, ia menyentuh pohon itu entah kenapa ia penasaran dengan belakang pohon itu.
Meifeng berjalan kebelakang pohon itu dan ia melihat patung batu yang sudah ditutupi lumut dan rerumputan, "sepertinya patung ini sudah lama disini" Meifeng meraba wajah patung yang di selimuti lumut itu.
"Huli apa kau tau tentang patung ini?" tanya Meifeng melalui pikirannya kepada Huli yang masih didalam cincin dimensi.
"saya juga tidak tau Mei'er sepertinya patung itu sudah ada sejak ribuan tahun lalu" balas Huli penasaran.
__ADS_1
Meifeng mulai membersihkan patung itu dari lumut dan rumput rumput, ketika membersihkan dibagian dahi patung itu ia tergores ranting dan darahnya tidak sengaja menetes di antara kening patung itu seketika patung batu itu bersinar lumut dan rumput rumput tadi seketika terbakar habis dan muncullah seorang wanita dengan rambut merah dan pakaian serba merah auranya sangat kuat tapi masih dibawah Meifeng, disekelilingnya terdapat api yang sangat panas dan dibelakangnya ada api yang berbentuk phoenix. Huli yang melihat itu tercengang ia tau itu bukan sembarang orang.
"Mundur Mei'er mundur!!" teriak Huli ketakutan.
Meifeng hanya menuriti ia mundur lima langkah kebelakang dan waspada, ia melihat wanita itu belum membuka matanya Meifeng diam.
"kenapa dia belum membuka matanya" tanya Meifeng bingung.
"entahlah aku juga tidak tau dia adalah hewan legenda, dulu ada dua hewan legenda yang selalu bermusuhan hingga suatu hari mereka bertarung habis habisan dan di tengahi oleh seseorang yang berlevel Lord, dia membuat dua hewan legenda itu menjadi batu dan meletakkannya di tempat yang tidak bisa dijangkau manusia" jelas Huli kagum ia bisa melihat hewan legenda secara langsung.
"aku baru ingat setelah melihat wujudnya, hewan legenda itu wanita dan pria...pria itu kalau tidak salah adalah seekor naga biru" ucap Huli sambil mengingat cerita legenda itu.
Tidak lama darah Meifeng yang menetes tadi bercahaya dan menyerap kedalam kulit wanita itu, wanita itu lalu membuka matanya yang berwarna merah api lalu menatap Meifeng dan terbang rendah menuju Meifeng.
__ADS_1
"Gadis kecil apa kau adalah reinkarnasi dari orang itu" tanya wanita itu dengan suara serak.
"orang siapa, aku tidak tau apa yang kau maksud" ucap Meifeng bingung pasalnya ia hanya anak keturunan dari klan azura.
"seorang wanita yang berkekuatan level Lord yang mengurungku dan hanya dia yang bisa membukanya gadis kecil" ucap wanita itu bingung mana mungkin gadis kecil sepertinya bisa membuka segel yang di tetapkan wanita itu kecuali gadis ini adalah reinkarnasinya.
"aku tidak tau apa yang kau maksud" balas Meifeng.
mungkin dia lupa ingatan saat bereinkarnasi batin wanita itu.
"Baiklah sekarang kau adalah nonaku karna darahmu yang membuat kontrak itu" ucap wanita itu kembali menutup matanya.
"apa kau suka menutup matamu" tanya Meifeng bingung melihat wanita itu menutup matanya.
__ADS_1
"aku memang seperti ini nona, aku hanya membukanya jika aku marah" balas wanita itu sedikit menunduk hormat.