
xiao tian merasa bersalah pada keluarganya karena kelemahannya tidak bisa membantu pada saat perang tersebut, seketika itu juga ia bangkit dan kembali ke goa.
pada saat yang sama meifeng juga sudah slesai mempelajari ilmu yang di berikan gurunya "akhirnya Qi ku sekarang berada di Origin realm tingkat 9" ucap meifeng dengan biasa saja, "hm...karna waktuku sisa satu hari aku akan belajar membuat pil" meifeng mengambil tungku yang memang berada di dalam cincin dimensi, kebetulan inti kekuatan dari meifeng yaitu api memudahkan dia untuk menyalakan api ditungku.
Meifeng mempelajari ilmu api abadi dari neraka yang bisa membinasakan tubuh bahkan jiwa dalam sekali bakar, api abadi hanya di pelajari oleh klan iblis, api tersebut bisa dikendalikan panasnya tetapi tidak mengurangi kesadisannya, api abadi bisa di pelajari oleh manusia tetapi jika manusia tidak benar-benar kuat untuk menempa api abadi, api itu yang akan melahap manusia yang mempelajarinya.
Ditempat lain xiao tian sudah sampai di mulut goa dilihat perisainya masih utuh, ia membuka perisainya dan masuk kedalam, dengan tenang xiao tian berjalan masuk ia yakin sekarang waktunya meifeng untuk keluar, mengingat perjalanan dari makam kakaknya ke goa selama satu jam.
Meifeng pun keluar dari cincin dimensi dan segera menemui gurunya "guru aku sudah mencapai origin realm tingkat 9" kata meifeng sambil membungkukan sedikit tubuhnya.
"Bagus, kau memang cerdas sekarang aku akan memberikan semua ilmu yang aku ketahui, di dalam cincin dimensi aku akan memberikan kau waktu selama 1 bulan" jawab xiao tian. Meifeng yang mendengan itu mengangguk 'aku harus jadi kuat' batin meifeng.
__ADS_1
Selama satu tahun meifeng terus menerima ilmu yang xiao tian berikan, selama itu jug ia terus berlatih meramu pil dan sesekali ia mempraktekan ilmu yang sudang ia pelajari. Sekarang Meifeng sudah mencapai Emperor real tingkat tiga, perubahan tubuhnya juga sangat drastis wajah oval, mata hitam legam, kulit putih dan mulus, xiao tian yang melihat perubahan itu haya ada satu kata 'Dewi' hanya kata itu yang ia gambarkan melihat kecantikan meifeng.
"guru..." panggil meifeng karna gurunya terlihat melamun.
"ah..kau sangat cantik meifeng" kata xiao tian sambil tersenyum. "apa kau sudah siap untuk menemui keluarga feng" lanjut xiao tian.
"ya....aku perkirakan mereka akan menjemputku lima hari lagi tepatnya pada malam hari, karena mereka malu untuk membawa putri sampah sepertiku" jawab meifeng sambil mengepalkan tangan iris matanya pun berubah jadi merah darah khas suku iblis.
"petir dewa?" beo meifeng bingung.
"ya..petir dewa, disana kau akan disambar dengan petir petir berkekuatan dewa"
__ADS_1
"apakah sakit" meifeng terlihat gugup tapi segera ia hilangkan.
"lumayan...ayo" kata xiao tian tidak berlama lama ia sudah membawa meifeng keluar dari goa menuju ranah dewa, disana tempat ujian untuk menjadi dewa.
"ini dimana..." tanya meifeng
"ini ranah dewa tempat petir-petir itu berada" jawab xiao tian sambil memandang kedepan "masuklah".
Meifeng berjalan masuk, setelah tiba ia berbalik menghadap xiao tian dan segera petir-petir berwarna hitam menyambarnya.
"aaaakkkkhhh!!!!!" meifeng berteriak merasakan sakit yang menembus jantung, ia merasakan tubuhnya hangus terbakar ia tetap mempertahankan kesadarannya.
__ADS_1
"..aakkhh!!" teriak meifeng sekali lagi ia merasa organ organ tubuhnya telah hangus terbakar. Tubuh meifeng sudah terlebur sisa jiwa dan organnya di bersikan oleh petir dewa, jiwa meifeng di bungkus oleh bunga lotus biru dan di perbaiki tubuh dan organ organ dalamnya dari racun, tapi racun racun itu tidak bisa di bersihkan racun itu bercampur dengan darah alhasil darah meifeng sudah jadi racun yang mematikan.