
" Tuan anda tidak apa-apa " ucap mereka dengan kompak beserta panik, tergambar diwajah mereka berdua.
" Aku baik baik saja " jawab Chang yin melihat melihat mereka.
On Flashback
" Ini adalah portal ujian ke 2 dan ke 3 dirimu. kau harus menyelesaikan ujian itu 3 hari jika lewat dari itu kau di anggap gagal...kau paham?" ucap Zhaofan yang menjelaskan
Chang yin hanya berdahem dan ingin mulai masuk namun tanganku ditahan oleh Zhao fan yang menatapku.
" Ada apa " tanya kembali yang dingin.
" Aku lupa memberitahu satu hal....Disana kau tidak bisa menggunakan teknik artefak dan bahkan jika ada orang menjagamu namun bersembunyi dia tak akan bisa masuk" jawab Zhao fan lalu melepaskan tanganku dan aku hanya menganggukan kepala dengan pelan dan chang yin langsung masuk ke dalam portal itu.
chang yin langsung mengaktifkan cincin dimensi kesunyian dan menarik lin yi, Lin Fang masuk ke cincinnya dengan cepat sebelum masuk ke dalam portal.
End Flashback
chang yin langsung tidur untuk mengumpulkan tenanganya lagi agar lusa Chang yin bisa mengumpulkan tenaga bertarung, tadi cukup memakan kekuatan mental.
Sekarang lebih baik aku istirahat dulu, batin Chang yin langsung berbaring dikasur dan menutup matanya
Keesokannya....
mentari terbit, cahaya menembus kamar dan membangun seorang pemuda yang sedang terlelap tidurnya dan akhirnya perlahan membuka mata.
" Tuan sudah pagi....waktunya anda bersiap" ucap lin yi yang berdiri dekat kasur Chang yin
" Ughhh...Beri aku waktu 5 menit lagi" ucap Chang yin malas bangun dan membalikkan badan.
" Baik" ucappatuh.
Dan dengan gampangnya mereka menyetujui permintaannya dan hal itu juga membuat Chang yin terbangun lalu langsung menjalan ke arah kamar mandi.
__ADS_1
Skip mandi
Chang yin keluar dengan mengenakan baju mandi berwarna putih leher yang masih basah dan rambut ujungnya meneteskan air.
Tok...tokk...tokk
wuhss
Lin feng dan Lin yi dengan cepat mengenakan jubahnya " Masuklah" ucap Chang yin langsung membuka pintu dengan aura Spiritual lalu seseorang pria menatap Chang yin dengan tatapan cukup intens.
" Kenapa menatapku seperti itu, katakan saja apa keperluan mu" ucap Chang yin tanpa basa basi dan langsung menggunakan kekuatannya lmengganti baju 1 detik.
Pria itu langsung memberi hormat kepada Chang yin dan Chang yin langsung berdiri membalasnya dengan sopan santun.
Jika aku tidak salah, pria ini harusnya di kirim oleh patriak kepadaku bukan. dari pakaiannya tak terlihat seorang pelayan. batin Chang yin melihat setiap inci pria itu.
" Saya Zhao Ying diperintahkan oleh patriak untuk menyampaikan pesan semua calon murid untuk menghadiri perjamuan nanti siang " ucap Zhao ying dengan sopan.
" Baiklah, aku akan datang" balas Chang yin dengan cepat.
Wush
Lin feng dan Lin yi muncul kembali " Tuan, sepertinya patriak sangat peduli dengan anda! sampai sampai mengirim seseorang kesini" ucap lin feng melihat orang suruhan pergi.
Chang yin berdiri lalu melangkah ke arah ranjang "Sepertinya....bangunkan aku jika sudah waktunya pergi ke perjamuan itu " ucap Chang yin yang memulai meditasi.
" Baik" ucap mereka kompak
...----------------...
Terlihat seorang pria paruh baya sedang fokus beberapa dokumen dan ada seseorang masuk dalam ruangan " Bagaimana reaksinya"
Dia adalah Patriak pedang langit Ma yong’an yang terkenal akan kemampuannya tapi di luar ia menyembunyikan kekuatan dan yang masuk itu adalah pengawalnya lebih tepatnya tangan kanannya bernama, Zhao Ying. yang ditugaskan untuk memberi undangan khusus untuk Cheng Yi.
__ADS_1
" Dia berekspresi biasa saja tuan, dan sifatnya terlihat lumayan dingin." jawab Zhao Ying mengingat percakapan tadi.
" Tidak masalah.... apa dia akan datang?" tanya Ma yong’an kembali.
" Dia bilang akan datang" ucap Zhao Ying kembali.
" Bagus!!!...kau boleh pergi"
Skip jam 12.00
Terlihat 3 bunga terbentuk di udara berwarna emas yang perlahan masuk ke dalam tubuh cheng yi.
" Tuan ini sudah waktunya " ucap lin feng.
Langsung ku buka mata dan terlihat bunga persis ada di mataku dan mulai meredup hilang " Baiklah ayo pergi " ucap Chang yin meninggalkan kamarnya yang diikuti pengawalnya yang mengenakan jubah.
Skip Sampai depan aula
Terlihat banyak orang masuk dalam ruangan dan chang yin mulai masuk yang di sambut banyak orang dan dituntun dimana mejaku
Tempat disana ternyata ada 4 level dan Chang yin di tuntun di level 2 yang hanya 2 meja dan depanku 2 meja total 4 meja. Dan chang yin duduk dengan santainya.
" Patriak itu apa yang ingin ia rencanakan" gumam Chang yin
Tak lama semua guru dan patriak mulai masuk dalam aula. para calon murid disana menghormati Chang yin tanpa pengecualian.
" Ayo silahkan duduk" ucap patriak dengan melihat arah Chang yi seneng karena kehadirannya.
"Patriak "
"Patriak "
"PATRIAKKKK" ucap yang agak menekan
__ADS_1
" Ahhh iya...iya" ucap tersadar kembali.
Bersambung....