
Chang yin hanya ikut tanpa bicara, hanya mengikuti kemana dia akan dibawa. Chang yin bertanya tanya pada dirinya, apakah dulu ia seperti ini?
Chang yin hanya tersenyum kecut pada dirinya sendiri, dan melihat bahu zhaofan dari belakang. hanya melihat saja.
Tak lama kemudian, mereka sampai tempat ditujunya. Pemadangan disana, pepohonan rimbun, air terjun yang indah dan dibawahnya ada Pemadangan bunga tertai yang sedang mekar. Tak lupa dibawah pohon ada rumah kecil dan meja berjejeran memutar ada 8 kursi 1 meja.
Disana terlihat pemadangan yang sangat di sukai Chang yin. Damai dan tenang, Chang yin melihat bahagia lalu tersenyum manis, dan pertama kali mereka melihat senyuman kehidupan di wajah Chang yin.
" Terimakasih " ucap Chang yin yang masih memandangi pemadangan disana.
Mereka semua disana tersenyum bahagia karena kedatangan Chang yin sudah melengkapi mereka itulah membuat mereka bahagia.
"Chang yin, tersenyumlah. Kau lebih seperti hidup saat kau tersenyum manis" ucap Hua jing dengan senyuman manis.
Chang yin langsung menengok ke arah hua jing "Seperti hidup?" tanya Chang yin dengan nada bingung.
Zhao fan langsung menepuk bahu Chang yin dengan pelan " Kau tiap kali ada di kelas, pasti berekspresi dingin tapi sebenarnya kau tidak sepenuhnya seperti itu" jawab zhaofan yang disetujui oleh yang lain.
" Kalian benar, aku berekspresi dingin. Aku dari kecil tak pernah punya teman! Aku tak punya orangtua! aku hanya punya guru, dia adalah satu-satunya keluargaku dan kini guruku sudah mati."
" Dalam hal penting, aku selalu menomerkan 1 didalam kegiatanku. Jika bukan karena guru, mungkin saja. Aku sudah mati, saat aku masih belita" sambung Chang yin menceritakan semua kenangan itu.
Mereka semuanya mendengar apa yang di ceritakan oleh Chang yin dan mereka merasa juga perasaan yang dirasakan olehnya selama ini.
Mereka kini mulai mendekat arah Chang yin dengan ekspresi sedih " Chang yin, sekarang kau tak sendiri. kita disini adalah keluargamu dan kami akan bersamamu untuk selamanya" ucap lunfeng dengan sikap seperti biasanya sangat Anggun.
Mereka menganggukan kepala yang menyetujui ucapan lunfeng itu, langsung memeluk Chang yin dan tiba-tiba melepaskan pelukan merasakan sesuatu yang salah.
" Kenapa?" tanya Chang yin melihat mereka melepaskan pelukan.
" Chang yin kenapa badanmu begitu dingin?" ucap zhaofan mengatakan sejujurnya dan pertanyaan semua orang yang ada disana yang diwakilkan oleh Zhao fan.
Chang yin hanya bisa tersenyum lalu tertawa kecil. " Kenapa kau tertawa? apa ada yang lucu?" tanya Ling chi melihat Chang yin tertawa kecil.
__ADS_1
Chang yin menggelengkan kepala dengan pelan "Tentu saja dingin, aku tertidur di kristal es 2 tahun!" jawab Chang yin dengan sempontak dan membuat mereka kaget.
Dengan mulut terbuka, mata melotot yang hampir terjatuh " Kristal es mempertahankan tubuhku agar tak rusak, karena energi murniku terluka dan membutuhkan waktu pulih" sambung Chang yin menjelaskan kenapa badannya begitu dingin.
" Apa kau masih dingin Chang yin?" tanya xing yi dengan tatapan ekspresi peduli, jarang sekali ekspresi seperti itu.
Chang yin menggelengkan kepala dengan pelan "Sekarang, aku baik-baik saja" jawab Chang yin seramah mungkin.
Mei Li mendekati arah Chang yin dengan tanpa aba aba langsung menarik Chang yin begitu saja, dan membuat yang lain kaget, seperti bertindak menculik Chang yin.
Chang yin dibawa tempat duduk, yang biasa mereka berkumpul saat selesai mengobrol dengan santai, Chang yin disana hanya bisa langsung duduk.
" Kak Mei, kenapa kau tiba-tiba menculik Chang yin?" tanya weiheng mengikuti mereka berdua Dan disusul semua orang.
" Kalian berbicara sambil berdiri dari tadi, kalian tahu Chang yin baru bangun tidur panjangnya. Dan aku menyiapkan hadiah khusus untuknya" jawab Mei Li mengomel omel seperti seorang ibu ibu dan tiba-tiba sebuah barang mentah penuh di meja.
wushh
Semua itu tersiap disana meja "ini adalah hotpot yang aku buat sendiri, aku buat khusus untuk Chang yin" jawab Mei Li dengan penuh percaya diri.
'Yang aku buat sendiri' kata kata itu terngiang ngiang di kepala mereka ber 6, langsung menggelengkan kepala, kasihan Chang yin makanan terkutuk yang belum di klim oleh alam langit, dan takutnya Chang yin langsung tertidur lagi.
Mereka ber 6 langsung tersenyum dengan kikuk mendengar apa dimasak langsung oleh Mei Li, Chang yin melihat senyuman aneh dari mereka ber 6 merasa ada yang tak benar.
Chang yin semoga beruntung, batin semua orang disana kecuali Mei Li.
" Chang yin kau harus mencobanya" ucap Mei Li dengan penuh perhatian.
Chang yin melihat ke anehan disana tidak memikirkan hal yang tak perlu dan Chang mengambil sumpit lalu mengambil daging mentah lalu di celupkan ke air hotpot.
" Cobalah" ucap mereka ber 6 dan Mei Li tak berbicara hanya memperhatikan Chang yin mencicipi masakannya.
Chang yin langsung memasukkan daging ke mulutnya lalu menguyah dengan perlahan dan tiba-tiba raut wajah Chang yin tak begitu bagus. zhaofan menyadari ekspresi itu
__ADS_1
Hap
Zhao fan langsung membungkam mulut Chang yin dengan cepat " Chang yin, kau harus menelan atau akibatnya akan sangat buruk" tramisi suara zhaofan yang masih membungkam mulut Chang yin, agar tak di muntahkan oleh Chang yin.
gluk
Rasanya luar biasa, Rasanya terlalu asin, terlalu manis, terlalu asam dan terlalu pedas. Perpaduan ini tidak cocok di lidah Chang yin dan juga lidah semua orang.
dengan penuh ketepaksaan berusaha menelan dengan penuh perjuangan "Chang yin, rasanya bagaimana?" tanya Mei Li penuh dengan penantian yang ditunggu olehnya.
Mereka ber 6 langsung melihat ekspresi Chang yin dan terenakan. "Iniii....sungguh rasanyaaa sangattttlahh enakkk" jawab Chang yin dengan penuh tekanan batin dan sedikit tertawa agar tak ketahuan.
" Wah... ayo kemarilah kita makan bersama sama" ucap Mei Li dengan mengajak mereka semuanya makan bersama.
Chang yin melihat air yang sudah mendidih dan rasanya sungguh tak tahan jika makan lagi, mungkin Chang yin akan pindah tubuh lalu pindah alam dan ekspresi yang lain juga sangatlah tertekan.
Xiao feng bantu aku, keluar dari sini. transmisi suara Chang yin.
wushhh
" Tuannn, ada berapa hal yang harus anda kerjakan sekarang" ucap Xiao feng dengan hormat di depan semua orang disana.
Chang yin langsung berdiri, menghela nafas lega " Sepertinya, aku tidak bisa makan dengan kalian. aku harus menangani masalah itu...aku pergi dulu" ucap Chang yin langsung menghilang begitu saja
Chang yin...kau meninggalkan kami begitu saja?menikamati makanan yang tak layak di makan ini, teriakan transmisi mereka ber 6
Chang yin hanya bisa tersenyum kecut dan mereka ber 6 terpaksa memakan makanan itu dengan muka tersenyum berusaha tidak menyinggung Mei Li.
Mereka disana sangatlah tersiksa oleh makanan neraka versi surgawi yang tak tertandangi, tak ada yang menandinginya.
Bersambung ....
Saya sebagai penulis novel ini terimakasih atas kalian, dari Like, comen, vote. aku ucapkan terimakasih 🙏🙏😭
__ADS_1