Heavenly Immortal Land

Heavenly Immortal Land
Punya 7 anak


__ADS_3

"Benarkan? semuanya?" wajahnya kini langsung berubah ceria. "Apa aku boleh?" tanya lagi dan di angguki oleh suaminya, Chang yin.


Chang yin tahu betul kemana arah pikiran istrinya saat itu, para murid Chang yin langsung bingung di buatnya dengan percakapan penuh dengan teka taki itu.


dengan penuh semangat shi yi mendekat arah para murid dengan wajah haru "Apa kalian benar tak memiliki orangtua?" shi yi memastikan sekali lagi, bukan tidak percaya namun ingin mendengar dari mulut mereka dan diangguki oleh mereka semuanya.


melihat respon itu betapa senangnya shi yi, ingin sekali berlarian namun sekarang bukan waktunya "Aku sudah hidup dengan lama, aku ingin sekali memiliki seorang anak namun tidak diberikan oleh sang penguasa!"


lanjut, "Apa kalian ber 7 mau jadi anakku dan suamiku?" shi yi menanyakan dengan penuh perlahan.


mereka semuanya tersentak mendengar apa yang dikatakan oleh istri gurunya itu langsung melihat arah gurunya dan hanya tersenyum begitu saja tanpa memberi respon apapun lagi.

__ADS_1


shi yi masih menanti jawabannya "Katakan saja, jika istriku ingin menjadikan kalian anaknya aku selalu mendukungnya demi kebahagiaannya" seketika puas dengan jawab guru mereka membuat tak salah dengar.


shi yi masih menanti penuh harap "Kami...Mauu!" suara mereka bersama dan tersenyum bahagia. mendengar itu shi meneteskan air mata dan menatap arah Chang yin, hanya dibalik anggukan kecil.


shi yi melatangkan tangan dengan lebar "Kemarilah peluk ibu!" tangis haru dan seketika mendengar itu mereka langsung berlarian memeluk shi yi dan berkata "Ibu!" suara kompak mereka menahan tangisan kebahagiaan itu.


cukup lama mereka berpelukan dan Chang yin tak ingin merusak kebahagiaan mereka dan cukup senang juga. dan shi yi mentap suaminya "Aku sekarang punya anak!" suara bahagia.


mereka akhirnya menyudahi berpelukan dan mengusap air matanya yang kini membasahi pipinya.


"Ayah kalian memiliki tanggungjawab besar, terkadang memang sangat menyebalkan, dingin namun aslinya dia sangat perhatian percayalah pada, ibu!" shi yi memberitahukan dan di angguki oleh mereka semuanya, sebelum itu sebenarnya guru mereka sangat perhatian kepada mereka hanya saja tidak di perlihatkan.

__ADS_1


Chang yin mengerakan tangannya dan tiba-tiba ada giok berukiran berwarna biru laut yang cantik sama melayang di udara ada 7.


"Apa itu, guru?" melihat seperti liontin giok keluarga namun belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya.


"Panggil aku apa?" senyum Chang yin dengan menaikkan alisnya, "A-ayah!" dengan gugupnya bibirnya mengucapkan kata-kata itu. "itu baru benar!" yang disenangi juga oleh istrinya.


Urutan kakak beradik mereka sebagai berikut. Wang Ying anak ke 1, Lin Guang yang ke 2, Bai Yue yang ke 3, Shi Ying yang ke 4, Hua Yin yang ke 5, Xiao Ni yang ke 6, Xin Min yang paling bontot atau paling muda.


mereka telah menerima liontin giok itu dan juga secara otomatis terukir nomar berarti urutan kakak beradik mereka dan siapa yang tertua hingga termuda.


"itu adalah liontin giok keluarga disana sudah terukir nomor urutan Saudara kalian dari tertua hingga paling muda, aku datang juga bukan hanya hal ini tapi sebelum itu aku memberikan kalian sesuatu sebagai hadiah, menjadi anak kami" jelas Chang yin.

__ADS_1


__ADS_2