
"Ternyata keturunan dewi matahari pantas saja bisa menahan aura dinginku, sungguh menarik!" naga itu berjalan mendekat dan semua orang disana jadi memundurkan langkah kaki mereka.
saat ingin maju mendekat 7 anak anak itu naga es itu merasakan 2 orang memiliki kekuatan besar mendekat membuat dirinya tak jadi melangkah.
wushhh
Ternyata itu adalah Chang Yin dan shi yin datang membuat naga es itu menjauh dari mereka berdua itu "Che Chuan jangan gunakan racunmu itu!" seru Chang yin menatap dingin arah naga es itu.
"Apa kalian baik-baik saja?!" khawatir sang ibu pada anak anaknya itu yang tengah masih terdiam.
7 bocah itu benar-benar baru kali ini menyaksikan ayah meraka menatap dengan tatapan yang begitu dingin serta bisa menundukan hewan yang terkenal racun yang sangat berbisa.
"Kami baik-baik saja bu" seru kompak mereka semuanya itu.
__ADS_1
"Untuk apa kau mengirim bocah ingusan seperti mereka, walaupun gadis itu menajupkan bukan berarti mereka semuanya berbakat!" seru Che chuan yang tak suka.
Chang yin mendengar itu langsung mendekat dan menyentuh pundak Che chuan itu dan berkata "Bagaimana kau tahu mereka tidak berbakat?" bisik Chang yin pada Che chuan.
"Mereka adalah anak anakku!" lanjut bisik Chang yin pada Che chuan, mendengar itu ia langsung menatap Chang yin dengan intens yang sebenarnya tak percaya.
"Heiii Chang yin! kita sudah bersahabat ribuan tahun dan aku tak percaya kalau kau punya anak, pasalnya dirimu ditakdirkan tidak punya anak!" seru Che chuan yang lumayan agak keras.
mendengar itu sentak Xiao ni berkata "Ayah mandul?" seketika apa yang dibicarakan itu langsung dibungkam oleh saudara dengan cepat, benar-benar mulut Xiao ni sangatlah licin seperti lendir.
seketika mereka menganggukan paham dan jadi hening kembali "Apa tujuanmu mengirim mereka?" tanya Che chuan melihat arah sahabatnya itu.
"Melatih mereka agar punya kualifikasi untuk mengikuti ujian dewa nanti untuk menempati posisi itu!" jelas Chang yin menatap anak anaknya itu.
__ADS_1
"Apa!!!!.... ujian dewa?! sahabatku mana mungkin mereka bisa hah?!" Che chuan benar-benar tak tahu lagi dan bener-bener tak paham.
"Mereka adalah keturunan 7 moster dewa yang legendaris, jadi kau harus melatih mereka sebaik mungkin! aku akan datang lagi nanti! tolong jaga mereka!" Chang yin langsung menghilang dan disusul oleh shi yin.
Tiba-tiba keadaan disana sunyi, che chuan sedang mencerna apa yang diceritakan oleh sahabatnya itu lalu melihat arah 7 orang itu mengingat ingat.
terlihat benar-benar mirip 7 monster terdahulu yang menjadi mengingat kenangan yang berlalu dulu.
Balik ke sisi Chang yin
Dalam ruangan Chang yin langsung duduk di meja kerjanya lalu disusul sang istri menghampiri dengan menuangkan teh lalu membantu menggosok tinta dan berkata "Apa mereka baik-baik saja?" sedih shi yi walaupun mereka bukan anak kandung mereka ia sudah menyangi mereka seperti anaknya sendiri.
mendengar pertanyaan istrinya itu langsung Chang yin meletakan kuas di gantungan kuas dan lalu melihat istrinya itu tengah berwajah risau seperti ibu.
__ADS_1
"Aku tahu kau cemas! tapi mereka harus melewati ini dan dengan cepat menduduki kursi singsana orangtua mereka itu kalau tidak bencana terlebih dahulu akan muncul!" seru Chang yin