
Disisi lain ruang ma yong’an
Mendengar suara petir yang menggelegar di luar dan merasakan aura Spiritual yang sedang tak senang.
Disana juga ada guru Chang yin, mengobrol tentang pengaturan Chang yin saat menjadi pembimbing nantinya.
jdearrr
jdearrr
Jdearrr
Suara petir yang menggelegar dengan keras dengan sambutan angin yang kencang menambah suasana menjadi lebih mencengkam.
" Aku merasa aura yang familiar, tapi siapa" lirih ma yong’an merasakan sedikit aura Spiritual tapi bisa membuat fenomena langit yang spetakuler ini.
" Ini aura Chang yin" li yang sambil melihat arah luar jendela yang gelap.
" Sebentar aku akan melihat dengan menggunakan domainku" ma yong’an dengan cepat mengeluarkan kekuatan dan menutup matanya, tak lama area terkena domain akan terlihat di matanya tanpa terkecuali.
Ma yong’an melihat murid murid disana hanya ber 7, tidak menemukan Chang yin dimana dan mereka ber 7 juga melihat awan hitam itu dengan wajah cemasnya. Ma yong’an memperluas area domainnya mendekat ke arah dimana Chang yin tinggal sebelumnya.
brakkk
Ma yong’an langsung terjatuh dari tempat duduknya dengan memuntahkan darah, dengan cepat li yang langsung menolong ma yong’an untuk duduk.
" Apa yang terjadi?" Li yang melihat keadaan ma yong’an yang tidak seperti biasanya.
" Saat aku mendekati arah kamar Chang yin, aku berjalan dengan lancar tapi saat sudah masuk kedalam tepat depan Chang yin aku terlempar dengan keras" ma yong’an menceritakan dengan mengusap darah di bibirnya.
__ADS_1
Li yang langsung berpikir dan kenapa bisa terjadi "Serangan mental! aku lupa kalau saat ini muridku seorang dewa pedang!" li yang sambil menepuk jidatnya, betapa bodoh dirinya itu yang baru menyadarinya.
" Benarr, serangan mental (pikiran). Saat aku masuk kedalam tepat dihadapan Chang yin, terlihat 2 bawahan itu berusaha menenangkan amarahnya, dan dia merasakan kedatanganku langsung menatapku dengan tajam! tatapan miliknya sangat menakutkan!"
" Tapi agak aneh, biasanya Chang yin terlihat sangat tenang, kenapa kali ini dia sangat tidak terkendali..." sambung ma yong’an bergidik merinding dan penasaran melihat ekspresi Chang yin ber ubah drastis.
li yang hanya menganggukan kepala mendengar "Sepertinya ada yang tidak beres" li yang merasakan hal yang tak bisa dikatakan.
Ma yong’an langsung berdiri dan berjalan "Lebih baik kita liat apa yang terjadi sebenarnya" ma yong’an pelan namun terdengar sangatlah jelas lalu berkeluar ruangan, sedangkan li yang hanya mengikuti arah kemana ma yong’an pergi.
...----------------...
" Tuan mohon tenang, anda jangan menakuti orang disini...saya akan menemani tuan ke sekte" ucap lin feng berusaha meredakan amarah tuannya itu.
Terlihat suasana hati dan pikiran Chang yin tak berubah sedikit pun dan lin feng juga lin yi tidak menemukan cara lain.
Mereka berdua langsung berlutut dan memajukan tangan mereka kedepan seperti sedang hormat.
" Apa yang kalian lakukan hah!!!" geram Chang yin mengema terdengar diselur ruangan itu.
" Tuan mohon tenang, amarah tidak akan menyelesaikan semuanya, dengan tenang semuanya akan terselesaikan" teriak lin yi memberanikan diri di hadapan tuannya sedang murka itu.
Sontak chang yin melihat petir yang menggelegar dan angin kencang yang menerjang diluar sana.
Chang yin kau gila! kenapa kau bisa termakan marah hanya mendengar berita buruk dari sekte milik guru, Chang yin sekarang waktunya menyelesaikan dengan kepala dingin, batin Chang yin berbicara dengan diri sendiri.
Mereka berdua disana seperti seakan akan di ambang kematian saat melihat Tuannya sedang murka, dan mereka langsung menghela nafas lega melihat fenomena alam sudah dikit demi sedikit menghilang.
Chang yin langsung menghela nafas panjang dan melihat 2 anak buahnya sedang seperti berkeringat dingin " Sudah berdirilah" lirih Chang yin menengakan diri dengan meminum tehnya.
__ADS_1
sreee
glukk
" Lin Yi..."
" Ya tuan " dengan cepat langsung mendekat.
" Kau tetap disini, jaga dan latih semua murid dengan benar. lalu, aku kembali ke sekte haotian jika sudah selesai, aku akan kembali, sampaikan kepergianku kepada ketua akademi ini. Tapi, jangan memberi tahu kembali ke sekte haotin, sedangkan lin feng ikut denganku kembali ke sekte" perintah Chang yin dengan sambil berdiri.
" Baik tuan!!" jawab mereka berdua.
wushh
Chang yin dan Lin feng langsung menghilang disana dengan berbarengan fenomena alam yang menghilang.
Lin Yi juga pergi dari sana dan menuju ke tempat patriak berada, dan ternyata mereka ada di lapangan tempat berkumpul, membuat lin yi memudahkan kerjanya.
" Nona Lin? kenapa kau disini?" tanya ma yong’an melihat gadis cantik itu.
Lin yi langsung memberikan hormat kepada orang orang disana. " Tuan muda sedang pergi karena ada urusan yang tak bisa ia tinggalkan, jadi ia mengutus aku akan menjadi pengganti pembimbing dan pelatih para murid selama tuan belum kembali, latihan akan dimulai besok pagi jam 7" lin yi langsung menghilang begitu saja.
mereka disana mendengar awalnya tak percaya wanita itu akan menjadi pengganti Chang yin sementara dan Chang yin pergi begitu saja.
" Sudahlah... anak anak lebih baik kalian istirahatlah sebelum melakukan pertempuran besok itu" ma yong’an hanya bisa menjawab apa adanya dan mendapatkan firasat perempuan ini akan melatih dengan sangat mengerikan bagaimanapun dia adalah bawahan Chang yin.
" Baik!" semua para murid disana merasa hal yang mengerikan yang akan terjadi.
Bersambung....
__ADS_1