
Dewa 7 monster adalah dewa paling di segani setelah dewa Chang yin, dan dewa 7 monster adalah kaki tangan 3 dewa utama yang membuat alam semesta, sedangkan dewa Chang yin hanya menjalankan tugas dari 3 dewa utama lain yang tak kalah penting tersebut.
keberadaan 3 dewa utama tak banyak orang bisa tahu dimana keberadaan, sebenarnya mereka ada dimanapun karena mereka adalah sebuah partikel partikel selalu ada dialam semesta ini.
Hasil kerjasama dewa 7 monster dengan dewa Chang yinlah bisa mendapatkan perdamaian ini namun ada kejadian yang terelakan, mereka rela mengorbankan nyawanya demi mencegah panah iblis menyerang alam fana dan tragisnya lagi dewa Chang yin di khianati orang kepercayaannya.
"Bagaimana jika mereka gagal mendapatkan warisan dewa?!" sontak Xiao xin bertanya pada kakaknya melihat arah ketujuh bocah disana berdiri penuh kebingungan.
"Tanpa bantuan dewa 7 monster, maka dewa Chang yin akan mempertaruhkan nyawanya..." lirih chuan yang sedih
"namun juga jika mereka gagal sama saja mencari kematian sendiri, aku tahu pasti dewa dingin itu belum memberitahukan identitas mereka yang sebenarnya siapa!" seru Xiao xin yang merasa bersalah.
mereka memikirkan cara bagaimana melatih mereka agar beberapa tahun kemudian mereka bisa melewati ujian dewa dengan tenang tanpa ada yang meninggal.
__ADS_1
mereka berdua langsung meninggalkan pikiran buruk dan mencari solusi yang terbaik namun namanya kultiviasi memang tidak mudah harus memiliki pemahaman tersendiri untuk menentukan masa depannya.
"Sudahlah Xiao xin ini percuma saja...lebih baik kita kesana kasihan mereka" seru chuan yang melangkah maju dan di ikuti oleh Xiao xin dibelakangnya.
7 bocah itu kini tengah masih tenang dengan keadaan yang tenang membuat orang terpukau namun aslinya seperti ombak laut kadang pasang lalu kadang surut.
"Xiao xin!" chuan melirik kearah adiknya di angguki olehnya
"Ayo ikuti aku!" seru Xiao xin melangkah maju, sebelum pergi bocah bocah itu memberi hormst salam lalu pergi mengikuti Xiao xin dengan perlahan namun pasti.
tidak ada tumbuhan maupun hewan darat bahkan rumput saja tidak ada disana dan mereka terus berjalan sekitar 15 menit dan akhirnya Xiao xin berhenti.
brug...brug......
__ADS_1
dengan tiba-tiba Xiao xin berhenti membuat langsung menabrak punggung Xiao xin namun hanya 2 orang saja tidak terjatuh yang baju berterbangan terkena air yang berterbangan itu.
7 bocah kematian tak berani berbicara kepada Xiao xin, karena tampang Xiao xin kini seperti sedang serius hingga membuat raut wajahnya agak menyeramkan.
clakk
Xiao xin menjentikkan jarinya dengan satu kali membuat batu batu kristal yang berserakan menjadi tempat tinggal yang megah, membuat 1 rumah namun dengan 2 pintu.
"Ini apalah tempat tinggal kalian...semasa latihan di alam kristal dan iya kalian harus mencari mekanan kalian sendiri!" seru Xiao xin
"Baik"
kemudian Xiao xin meninggalkan mereka yang mulai mejelajahi sekitar situ dan mereka tidak melihat ada tumbuhan sedikitpun disana, hanya ada sungai mengalir berwarna warni.
__ADS_1
setelah melihat para bocah bocah itu masuk dalam rumah, ternyata Xiao xin belum kembali melainkan menggunakan teknik tanpa jejak yang membuatnya menyembunyikan tubuhnya, aura serta nafasnya.