
"Kakak ipar?" Bingung
lin feng melihat arah xue jing dan dialah kekasih yang ingin ia nikah selama perjalanan 100 tahun membuat ingin memiliki seutuhnya, xue jing membalas tatapan lin feng dengan penuh kasih sayang.
lin feng memegang erat tangan xue jing, seketika lin yi Bingung masih melihat dua orang itu secara bergantian "Apa dia?" tanya Lin yi memastikan dan diangguki oleh lin feng.
"Adik yi...perkenalkan aku xue jing, aku kekasih kakakmu dan juga bagian kekuatannya dari tuan Chang yin!" xue jing memperkenalkan dirinya.
Awalnya emangnya lin yi biasa saja namun mendengar kata 'Bagian dari kekuatan tuan Chang yin' membuatnya langsung kaget dan melihat arah Chang yin langsung diangguki menandakan semuanya itu benar adanya.
lin yi langsung menjabat tangan kakak iparnya dengan respon yang baik walaupun agak sedikit kaget mendengar berita itu "Baiklah kak xue jing, salam kenal!" senyum mengambang dengan begitu tulus.
__ADS_1
"Selanjutnya panggil saja kak xue, sebentar lagi kita akan menjadi saudara!" seru xue jing dengan senyuman manisnya yang jarang di keluarkan kecuali pada kekasihnya itu
"Baiklah kak xue, kalau begitu selanjutnya panggil aku a yi saja!" seraya senyum lin yi seakan akan membuat ikut tersenyum
Beralih dari itu shi yi sibuk mengecek anaknya yang telah lama mereka tinggal itu dengan penuh kasih sayang "Lihatlah yang tadinya sebuah bibit pohon sekarang menjadi pohon yang kokoh!" puji shi yi pada anak anaknya itu.
Mendengar itu Chang yin langsung membalikkan badannya dan tersenyum arah mereka dan tiba-tiba aura seperti es, energi pembunuh juga menghentikan waktu membuat mereka tak bisa bergerak walaupun itu shi yi sekalipun.
tujuan chang yin bukan istrinya namun anak anaknya itu dan Chang yin sudah didepan mereka, tubuh 7 saudara itu melayang di udara tanpa ijin dari sang pemilik tubuh itu.
"Ayahhh..." lirih Bai yue dan xiao ni yang merasa badannya terlalu dingin. melihat itu Chang yin menurunkan anaknya dengan perlahan membuat shi yi bernafas lega namun mereka tak berani bergerak lebih lagi.
__ADS_1
"Ayo perlihatkan padaku! seberapa hebat kalian!" Chang yin mengeluarkan pedang miliknya yang selalu dipakai untuk bertarung dengan lawan yang menurutnya, inilah pedang suci yang tersegel dulunya 'Pedang lotus es'
shi yi melihat pedang senjata yang digunakan olehnya itu pedang tertidur selama 10.000 tahun yang lalu memiliki kekuatan yang begitu besar langsung kaget dan begitu panik saat ingin teriak tiba-tiba suaranya tak bisa keluar.
7 bocah kecil itu mengeluarkan senjatanya yang tidak digunakan selama di alam fana, akhirnya kini digunakan untuk melawan ayahnya sendiri "Saling menjaga!" sorak Wang ying
"Baik" seru semua orang
dari balik layar ada segerombolan orang datang yang seperti ingin mengacau karena merasakan aura dingin yang begitu pekat hingga mengikis tulangnya.
Chang yin menggunakan kekuatannya membuat orang orang disana tak bisa mendekat lagi karena sudah di kata semacam benang berwarna emas namun tak mudah dibuka. mereka benar-benar berusaha membebaskan diri namun tak berhasil sedikitpun malah membuat ikatan itu semakin ketat.
__ADS_1