
Semua orang disana menghormati Chang yin, ia hanya menganggukan kepala dengan pelan dan wajah tanpa ekspresi.
"Ayo tuan aku antar ke kamar anda" Liang Tian yang mempersilahkan.
Chang yin hanya bergumam dan mengikuti arah kemana Liang Tian pergi.
Aku ingin tahu seberapa memilih murid elit yang bisa di tunjuk untuk nanti ajang perlombaan bahkan juri jika mereka aku merasa puas dengan potensi mereka, transmisi suara Chang yin
Ehh apa murid disini tidak cukup kuat tuan, balas transmisi suara sambil jalan.
Aku melihat murid sekte pedang surgawi meremehkan orang lain, karena itulah aku tak yakin dengan kekuatan mereka, transmisi suara Chang yin dengan membayangkan kejadian tadi saat iya datang.
Baiklah tuan,balas dengan cepat.
Liang Tian langsung membalikkan badannya dengan cepat.
" Besok pagi akan dilakukan pemilihan murid elit, murid elit dipilih keahlian dan hanya memilih 7 saja, keuntungan murid elit sangat tidak terduga" Liang Tian memberitahukan pemberitahuan lalu pergi.
Dengan pemilihan ini Chang yin bisa tahu orang mana memiliki bakat terpendam dan mana orang yang memiliki kesombongan dengan kekuatan yang lemah itu.
" Wah ini kabar yang sungguh menghebohkan" murid disana kaget mendengarnya.
__ADS_1
" Benarr sepertinya pencarian murid elit juga pasti ada misi tertentu" balas murid lainnya.
Di balik dinding dengan pakaian yang sederhana, badan yang kecil seperti sedang melihat dan mendengarkan pengumuman tadi.
"Aku harus bisa masuk murid elit! demi menyelamatkan adikku aku harus berusaha" suara kecil pria itu.
"Hei culun kenapa kau diam disana!!! cepat kemari bersihkan ini" teriak pria kurus dengan wajah yang biasa saja.
terlihat pria itu sengaja lapangan yang udah di bersihkan dan membuang makanan disana sehingga membuat kotor.
"Iiii - iyyahhh " patah patah lalu menghampiri dengan mengambil sapu di dekatnya.
Dengan sontak langsung tersenyum dengan menganggukan kepala dengan cepat sambil dengan jawaban mengatakan iya dalam wajah.
"Kau...Kau tak pantas...hanya seorang murid rendahan bekerja sebagai pelayan, kau pikir kau siapa?! Hanya aku yang pantas, tuan muda Xu ying!" memuji dirinya dan menatap redah kepada anak itu.
Anak itu hanya menggempal tangannya dan menggertak giginya dengan menahan amarahnya, ia tahu kalau menentang orang di depannya akan panjang dan merepotkan, takut akan berdampak buruk bagi adiknya nantinya.
...----------------...
Akademi sekte pedang langit
__ADS_1
Aula akademi
Banyak orang berkumpul disana, kecuali para murid semua ada disana, yang seperti sedang mendiskusikan sesuatu.
"Patriak kenapa belum ada tanda tanda murid belum pulang?! apa jangan jangan lin yi melakukan hal buruk" curiga salah satu guru disana.
Mendengar itu patriak langsung tersenyum, bukankah sangat lucu "Apa kau tahu, sedang curiga dengan siapa!" patriak yang tak senang
Seketika ruang langsung hening tak ada yang berani menjawabnya "Baiklah aku akan menggunakan cermin ini, mengetahui dimana para murid itu, agar anda puas!" patriak mengeluarkan cermin miliknya lalu melayang di udara.
Cermin itu mulai membesar dan mulai menyala mencari keberadaan murid murid, awalnya cermin itu berjalan dengan saat lancar, tapi saat ingin memasuki hutan langsung cermin itu mati, kayak tv di matiin.
"Ada apa ini" seru para guru semuanya disana lalu melihat patriak dengan seketika.
" Cermin itu mati karena ada orang kuat yang tak mengijinkan untuk melacaknya! kira kira siapa itu?!"
Mereka semuanya menggelengkan kepala tidak tahu, siapakah orang di sebutkan itu.
"Diaa adal-" ucapan patriak terputus mendengar suara
"BERANINYA KALIANNNN MENCURIGAIKU!!!" suara perempuan yang terdengar marah dan menggelegar di ruang aula.
__ADS_1