Heavenly Immortal Land

Heavenly Immortal Land
Menyelamatkan seseorang


__ADS_3

"Aku sebenarnya dimana?" suara pelan Chang yin bingung melihat sekitar.


tiba-tiba kaki Chang yin masuk dalam air dan tak bisa keluar dari sana. Chang yin ingin menggunakan kekuatannya tapi percuma saja, tidak sama sekali bekerja.


"Sialan benda apa ini?" gerutu Chang yin kesal kakinya tertarik kedalam.


kini sepenuhnya badan Chang yin masuk dalam air dan tenggelam di air yang dalam, tak ada makhluk satu apapun disana.


Tiba-tiba badan Chang yin bercahaya ke emesan dan ada sebuh patung besar disana yang sudah terlihat ribuan tahun, patung itu seakan akan memanggil Chang yin dan anehnya tubuhnya bergerak sendiri tanpa ia gerakan sedikitpun


Ya Chang yin sekarang ada di telapak tangan patung itu dan terlihat ada tanda mirip di dahi di patung itu dengan Chang yin, masih sama patung itu bercahaya.


Sontak chang yin merasakan badannya menjadi lemah, seperti tidak memiliki tenang sedikitpun seakan akan di bius, setelah badannya lemah kini ia sangat mengantuk dan matanya benar benar tidak bisa terbuka.


"Sebenarnya appa yang ter-" Chang yin langsung seperti tertidur ditelapak tangan itu.

__ADS_1


sisi wanita berbaju merah


Saat ini ia sedang cemas hingga mondar mandir dari tadi. ia sedang mencari jalan agar bisa menyusul orang yang selalu di pikirkan selama jutaan tahun ini. Dan penantiannya tidaklah sebentar.


sontak langsung mengingat bahwa ia dan suaminya terikat, dapat bisa menemukannya namun sayangnya hanya bisa sekali. dan memakan waktu kultiviasi 1.000 untuk mengaktifkan benang pengikat takdir itu.


ia mulai memfokuskan dirinya dan muncullah sebuah tali takdir bercahaya berwarna ke emasan yang sangat indah.


tak banyak membuang waktu ia langsung memasukkan kultiviasi selama 1.000 tahun itu dengan penuh tekat yang kuat.


"Tali takdir sebagai penghubung dan kekuatan sebagai kekuatanku sebagai pemandu!" mantra yang di ucapkan gadis merah itu, dengan tiba-tiba portal berwarna merah muncul dan secara langsung ia tersedot di portal ruang dan waktu itu.


bomm


ia sudah dalam air dan ia yakin bahwa suaminya juga disini, ia menengok kesana kemari dengan raut wajah tak ingin kehilangan suaminya lagi untuk ke 3 kalinya.

__ADS_1


Sebenarnya kamu dimana,batinnya yang cemas.


gadis itu melihat cahaya ke emasan dengan rasa Penasarannya, ia langsung mendekat kearah sana, kagetnya bukankah patung ini harusnya hancur jutaan tahun yang lalu dan lebih kagetnya orang di carinya di patung itu yang seperti sedang tertidur.


gadis itu langsung ingin mendekat dan ternyata disana ada formasi pelindung maka mengakibatkan langsung terpental jauh dari sana.


"Ahhh...aku lupa!"


"Aku ingat, formasi pengecualian bagiku jika terkena darahku! harusnya masih bekerja kan?! tapi aku di air, jika mengeluarkannya juga tak akan bekerja!" gadis itu yang terlihat sedang senang mendapatkan jawaban dan tapi kondisi saat ini tidak menguntungkan baginya.


ia bingung harus bagaimana "Ayolah biasanya otakmu oncer kenapa sekarang macet? harus bagaimana ini...jika seperti ini terus maka aku akan kehabisan nafas!" sontak langsung membuat gelombang agar membuat dirinya bisa bernafas


sontak terpikirkan cara yang bagus dan mungkin saja ia harus mencobanya "Kenapa tidak terpikir olehku?"


ia langsung melukai telapak tangannya dengan cepat menempelkan di formasi dan sepertinya akan gagal karena jika keluar dari gelombang air itu maka darahnya akan hilang dan tertempel di formasi itu.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2