
Chang yin langsung beralih pada istrinya shi yi sedang seperti memikirkan sesuatu "a yi, orang yang tak tahu malu akan mendapatkan hal yang setimpal! berlebihan juga sikap sangat buruk!" langsung beralih memandangi cermin airnya.
Flashback on
Setelah shi yi melihat suaminya pergi ia langsung bangun dengan cepatnya sampai sampai terjatuh hingga membuat Chang yin menoleh dan cepatnya mendekati istrinya jatuh dari tempat tidur.
apa sungguh lucu, seorang ratu bunga yang begitu kejam ternyata bisa terjatuh dari tempat tidur, sungguh konyol. batin shi yi jatuh dari tempat tidur merasa malu dengan harga dirinya itu.
dengan begitu cepatnya Chang yin membantu istrinya duduk di tempat tidur "Apa kau baik-baik saja? lihatlah seorang ratu bunga bisa jatuh dari tempat tidur! Sudahlah pasti ini yang ada di pikiranmu! a yi lanjut istirahat aku akan mengurus hal yang di depan sana" Chang yin melepas tangan Chang yin dari pinggangnya istrinya yang kini hendak pergi.
tebakan seorang suami terkadang ada tepat sasaran mungkin hanya berlaku pada seorang Chang yin saja.
tap
__ADS_1
tangan Chang yin kini ditahan oleh shi yi dan melihat raut wajah shi yi tak menyetujui untuk pergi dengan menggelengkan pergi.
"Kenapa? aku harus menyelesaikan hal disana!" cheng yin bersuara penuh dengan kelembutan.
"Aku punya ide bagus untuk menghadapi mereka" dan mendengar itu Chang yin langsung ikut duduk dekat istrinya "Apa itu?" penasaran Chang yin dibuatnya.
shi yi langsung tersenyum "Pasti orang orang itu datang hanya mendekatimu karena identitas aslimu sudah terbongkar-"
"Aku tahu itu jadi aku ingin melakukan sesuatu entah dengan cara halus maupun dengan cara kasar!" Chang yin memotong perkataan shi yi dengan seenaknya.
shi yi langsung mencubit pinggang Chang yin hingga menjerit kesakitan "agrhh" miringis pelan Chang yin dengan memandangi wajah istrinya yang sepertinya Chang yin melakukan kesalahan.
"Bisa tidak jangan potong saat aku berbicara?" emosi shi yi yang meledak ledak bagaikan gunung merapi sedang meletus. "o-oh" hanya kata itu yang muncul dari mulut Chang yin.
__ADS_1
shi yi menghela nafas panjang melihat tingkah suaminya benar-benar tidak berubah masih tetap menyebalkan "Mereka datang hanya ingin manfaatkan saja, bagaimana menggunakan 3 orang itu untuk memberikan pelajaran sesuai dengan kesalahannya" shi yi melihat Chang yin menunggu keputusan suaminya itu.
"Maksudmu Xue jing, lin feng dan hei long?" Chang yin menatap shi yi dan diangguki olehnya.
"Bagaimana caranya? aku benar benar tak paham jalan pikiranmu, istriku?" Chang yin menatap wajah istrinya dan istrinya hanya tersenyum lebar dengan penuh percaya diri.
"Kau ini kuat tapi kadang saja bodoh!" shi yi menghina suaminya sendiri dan respon Chang yin hanya muncul kerutan pada dahinya.
"Mereka ber 3 memiliki porsi sendiri namun sebenarnya jika digabungkan mereka saling melengkapi" sontak membuat bingung Chang yin.
"Lihatlah wajah bingungmu itu sangatlah jelek!" lagi - lagi shi yi menghina suaminya itu tanpa berpikir.
"Baiklah, kau bilang aku jelek? maka aku akan mencari wanita yang mau menerima kekuranganku saja!" jelas Chang yin kini benar-benar sangat marah yang hendak pergi.
__ADS_1
dengan cepat shi yi menghadang suaminya pergi dari hadapannya dan terlihat ekspresi tak suka "Apa ini? bukankah kau bilang aku jelek? maka cari pria tampanmu saja!" Chang yin benar benar ngambek.