
Shi yi belum menjawab namun langsung meraih tangan Chang yin dengan menghelus secara lembut dan berkata "Jangan pergi, aku hanya bercanda. jangan marah" senyum shi yi dengan mengerakan tangannya.
melihat mode yang seperti ini Chang yin tak bisa berbuat apa-apa lagi di hadapan shi yi dan langsung melepaskan tangan shi yi dengan cepat.
"Cepat katakan apa rencanamu!" kini Chang yin sudah tak ingin basa basi lagi.
melihat suaminya kini sudah tak bisa di ajak bercanda lagi shi yi juga tak bisa mengambil resiko jika terus tak meladeni benar benar bahaya rumah tangga mereka berdua.
shi yi menghela nafas panjang "Aku mulai! kenapa aku bilang mereka saling melengkapi? ada 3 alasannya. pertama, sifat lin feng yang penuh perhitungan. kedua, xue jing kuat yang susah ada lawannya dan terakhir hei Long, memiliki kepekaan yang tinggi" jelas shi yi dengan memandangi Chang yin yang tampak masih marah.
lanjut, "Cobalah untuk memberikan mereka berpikir dengan sendirinya agar nanti bisa berkembang dan supaya lebih berguna lagi untukmu" jelas shi yi
"Baiklah seperti itu saja-" suara Chang yin terpotong.
hap
__ADS_1
ternyata shi yi memeluk dari belakang tubuh Chang yin, dengan begitu erat seakan akan tak ingin meninggalkannya.
"Apa kamu masih marah?" dengan suara manja ala shi yi.
"heh...apa aku bisa marah jika kau sudah bersikap seperti ini? Sudahlah aku tidak marah lagi, makanya jangan macing macing amarahku, a yi! kau tahu, aku terkadang tak bisa menahan emosi jika tentang kamu!" Chang yin memegang tangan shi yi yang masih tengah melingkar di pinggangnya.
selama 5 menit masih dengan postur yang sama "Sudahlah a yi, mereka masih disana!" berusaha melepaskan tangan shi yi dan untungnya saja menurut.
Flashback Off
"Menurut dewi Xue apa benar benar bisa membunuh mereka bahkan, diriku?" Sambung lin feng langsung memadang wajah xue jing.
mendengar itu xue jing tertawa kecil dan hei long bingung dengan apa yang telah ia dengar itu "Apa yang sedang kalian bicarakan?" Bingung hei Long memandangi xue jing dan lin feng secara bergantian.
xue jing langsung menepuk jidatnya mendengar pertanyaan sahabatnya itu bagaimana aku punya sahabat yang begitu bodoh ini? batin xue jing memandang hei long.
__ADS_1
"Hei Long bagaimana kau bisa begitu bodoh?" xue jing menghina sahabatnya sendiri.
"Hentikan perdebatan kalian! cepat tarik racun beku itu! jangan sampe benar-benar organ tubuh mereka beku!" wajah lin feng tanpa ekspresi
wush
dengan begitu saja xue jing menarik racun miliknya dan tunggu beberapa menit tubuh mereka sudah seperti orang hidup kali ini.
mereka seketika sadar sekarang, merasa badannya mereka tadinya dingin dan kini sudah hangat seperti orang hidup.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" gumam salah satu dari mereka.
melihat ekspresi bingung itu lin feng tahu apa yang terjadi dan xue jing tersenyum melihat kebingungan mereka dan berkata "Apa racun beku yang aku berikan kurang lama?" tertawa sudah pertanyaan mereka dan membuat kaget tak terbayangkan.
"Racun beku?" mereka secara bersamaan dengan ekspresi tak percaya.
__ADS_1
"Aku ulang sekali lagi! apa kurang lama?" xue jing memandangi mereka dengan penuh tatapan pembunuh berdarah dingin.