
Pagi Hari
Semua calon murid telah berkumpul dilapangan yang pesertanya tinggal 8 orang dan siap melakukan ujian terakhir mereka.
" Untuk ujian ke 4 sangat mudah....Ujian bertahan hidup selama 2 hari di dimensi yang saya ciptakan.....dan kali ini artefak bisa digunakan disana" ucap patriak dengan lantang.
Wushhh
Terbuka sebuah portal berwarna putih dan muncul 1 token di depan para peserta ujian yang berwarna coklat tua dengan ukiran nama peserta.
" Jika kalian ada yang mengalami bahaya hancurkan saja tokennya maka otomatis di anggap menyerah dan akan kembali kesini" ucap patriak kembali.
Chang yin langsung mengambil tokennya dan memasukkan di cincin penyimpanan lalu mengikuti para murid masuk dalam portal.
Saat Chang yin masuk dalam portal sampai di sebuah daerah penuh dengan kristal berwarna merah biru dan anehnya Chang yin hanya seorang diri.
Apa ini ujian sendiri lagi???batin Chang yin berjalan melihat sekitar tempat.
wong
wushh
trangg
Chang yin langsung mengeluarkan pedang menangkis serangan dan benar saja ada yang menyerang dari belakang untung saja indra petarung Chang yinlumayan agak peka.
Ternyata lawanku adalah orang yang menyerupai diriku sangat mirip tapi berbedanya aku memakai baju berwarna putih dan didepanku berwarna hitam gelap.
" Siapa kau??" tanya Chang yin
" Aku Chang Yin" balasnya dengan singkat.
...----------------...
Akademi Pedang Langit.
Wushh
Patriak mengeluarkan cermin berharganya yang bisa melihat keseluruhan ujian para peserta dan normal normal saja karena melihat pertarungan dengan pedang pedang ia ciptakan namun saat melihat Chang yin patriak terkaget.
Bukan melawan pedang ia ciptakan melainkan melawan ilusi diri sendiri namun ilusi ini lebih kuat dari tubuh aslinya.
" Apa yang terjadi patriak kenapa bocah itu melawan ilusi dirinya sendiri" ucap penatua.
__ADS_1
" Itu bukan hanya ilusi namun iblis hati" jawab patriak.
" Iblis Hati???" seru mereka kompak.
" Iblis hati yang menggambarkan keinginan atau ganjalan seseorang termasuk dirinya sendiri" ucap patriak dengan melihat arah Chang yi.
" ini-..."
" Sudah liat saja " ucap patriak
...----------------...
Chang yin kini mulai menyerang dan disambut ilusinya dengan sebuah tangkisan yang serangan kekuatan yang sama. chang yinmelihat itu merasa aneh.
Jika ini hanya ilusi harusnya aku bisa melenyapkan, tapi malah tidak bisa bahkan saat hancur terbentuk kembali dan juga segi kekuatan, cara menyerang mirip denganku, berarti ini bukan hanya ilusi, batin Chang yin melihat keadaan yang tak terbayangkan.
trang
takkk
trangg
trangg
takkk
" Aku tak percaya, bahkan tak bisa melenyapkan sebuah bayangan" ucap Chang yin dengan terlempar jatuh dan perlahan berdiri.
" Aku bukan bayangan tapi aku dirimu" ucap
" Diriku?? jangan bercandaa" ucap Chang yin langsung menyerang kembali dengan membabi buta terlihat separuh wilayah itu rusak bahkan kristal yang cantik cantik mulai lenyap akibat Pertarungan itu.
tranggg
Booomm
" uhukkk....agrhhhh...sial" umpat Chang yin yang aku terlempar
" Aku sudah bilang aku ini dirimu" ucapnya
Jika seperti ini terus, aku bisa terluka parah dan bisa bisa tidak lolos ujian ke 4 ini. batin Chang yin dan mulai berpikir
Diriku???jadi dia Iblis hatiku? bagaimana bisa muncul di ujian ini, batin Chang yin yang tak paham apa yang terjadi.
__ADS_1
" Kamu....Iblis hatiku??" tanya Chang yin dengan mengusap darah dibibir nya dan berusaha bangun menggunakan pedang
...----------------...
Akademi Pedang Langit.
Wush
wush
wush
wuhss
Tiba-tiba 7 peserta ujian bermunculan di tempat yang berkumpul para guru dan patriak sedang fokus melihat disebuah cermin. Para peserta memberanikan diri maju untuk bertanya "Hormat kepada para guru dan patriak " ucap peserta langsung membuyarkan fokus mereka mendengar sesuatu.
Para guru dan patriak hanya menganggukan kepala " Para guru dan patriak saya ingin bertanya kami tidak merasa menghancurkan token kenapa kami kembali?" tanya mereka.
" Karena kalian sudah di anggap melewati ujian makam pedang dan jika tanah pedang mengakuinya maka kalian akan kembali dengan otomatis" ucap patriak.
" Tapi kenapa dia masih disana" ucap salah satu yang memberanikan diri.
Patriak mendengar pertanyaan itu langsung tersenyum " Sebenarnya ujian ini menguji segi Pertarungan kalian... dan salah kalian juga mendapatkan ujian ilusi tapi dengan level yang sama dan sedangkan dia berbeda"
" Bukan hanya ilusi tapi iblis hati" sambung patriak.
" Iblis hati!!! " ucap mereka bersama dengan kompak.
" Maka dari itu kalian harusnya bersyukur tidak mendapatkan ujian seperti dia" ucap patriak dengan penuh penekanan yang dingin
Dan para murid juga mulai penasaran tentang ujian mereka " Bagaimana hanya dia yang mendapatkan ujian seperti itu patriak" ucap salah satu dari mereka.
" Makam pedang memiliki jiwa dan otomatis mengetahui potensi para orang yang masuk kedalamnya" balas patriak dan para murid juga menganggukan paham.
wushhhh
tak ....takkk....takkk
" Sepertinya aku terakhir yang lolos" ucap Chang yin kecil.
Yang ada disana terlihat seperti kaget melihat kedatangan yang baik-baik saja tanpa luka di tubuhku.
Bersambung.....
__ADS_1