
Mereka ber 4 kini ikut kembali ketempat Mereka berada, sedangkan Bai yue berjalan dengan penuh kekesalan yang berarti. dan kenapa tadi harus pertanya padanya? kekesalan Bai yue semakin menjadi jadi.
teman teman Bai yue merasakan hawa panas dan dingin bersamaan rasanya benar benar tidak nyaman, dan tahu bahwa seseorang sedang kesal disana, mereka hanya saling berpandang dan menghela nafas panjang sungguh tak bisa berbuat lebih lagi kepada tingkah bai yue yang seperti kekanakan kali ini.
balik lagi ke Chang yin.
Chang yin saat ini sudah ada dikamarnya dan menuju ruang ganti, mengganti baju yang tipis yang di kenakan saat tidur, tanpa menunggu sang istrinya ia langsung berbaring lalu menutup matanya.
kreakk
Suara pintu terbuka dan tak butuh waktu lama akhirnya shi yi menemukan kamar suaminya dengan susah payah namun saat ingin berteriak mendapati bahwa suaminya tengah terlelap oleh tidurnya.
shi yi hanya menghela nafas lalu tersenyum dan menutup pintu kamar "Sudahlah, pasti dia lelah mengingat semuanya. mungkin, besok hari yang melelahkan!" shi berjalan menyusul suaminya tapi tidak tidur bersamanya melainkan duduk di tepi ranjang.
pagi hari
__ADS_1
mata mulai terbuka dan mulai kabur, tangan menutupi sinar yang menyilaukan mata dan melihat tangan sebelah kanan begitu berat rasanya.
apa dia tidur seperti ini semalam? sungguh terlihat cantik jika seperti ini, shi yi dengan mode diam, batin Chang yin tersenyum melihat wajah istrinya.
dengan sekejap Chang yin bangun dari tempat tidur dan mengangkat tubuh istrinya meletakan di ranjang kemudian menyelimutinya dengan penuh perhatian, mencium kening sang istri sebelum pergi.
cup
ciuman penuh kasih sayang dan wajah yang penuh kehangatan keramahan seseorang pada yang berarti baginya, semua itu hanya untuk istrinya saja.
30 menit kemudian...
Chang yin kini sudah rapi dengan memakai baju bernuansa berwarna biru laut dengan beberapa asesoris ringan membuat membalikkan penampilan dewa laut yang berkharisma itu.
"Dewa, dewa tolonglah hargai sedikit privasi tuan saya" lin feng menahan emosi melihat kondisi kurang stabil yang ingin menerobos.
__ADS_1
"Kami hanya ingin menemui dewa tertinggi saja" salah satu orang disana begitu semangat dan disoraki beberapa orang
"benar itu"
"Kami ingin menemui dewa tertinggi" seakan akan seperti demo
kini wajah lin feng yang tak begitu baik seperti sudah kehilangan kesabarannya meladeni orang orang serakah di depannya saat ini "hah! tuanku sedang bersama istrinya saat ini. jadi, apa kalian bisa menunggu dengan tenang? lalu menjauh dulu sebelum tuan saja datang?" suara pelan lin feng penuh penekanan dan senyuman paksaan diwajahnya.
melihat hawa keluar dari tubuh bawahannya Chang yin ini membuat mereka terdiam dan mulai memundurkan langkah mereka sedikit menjauh dari lin feng.
"Aku tebak!hari ini akan menjadi hari yang panjang!" Chang yin menghela nafas dan berjalan keluar mendengar suara berisik di luar kamarnya dan tepat saat itulah shi yi terbangun seakan akan melihat suaminya telah kembali dari penampilan baru Chang yin.
KREAKK
Chang yin membuka pintu terlihat wajah lin feng yang sangat kesusahan menghadapi beberapa orang yang ingin mendekat ke arah kamarnya.
__ADS_1
melihat tuannya keluar membuat lin feng tersenyum lega karena benar benar muak menghadapi para orang serekah dan Chang yin mentap tanpa ekspresi dengan bergotong royong semua orang mendekat.