Heavenly Immortal Land

Heavenly Immortal Land
Maafkan aku


__ADS_3

Dari agak jauh Chang yin melihat adegan itu membuat air matanya jatuh dan hatinya merasa sangat sesak. saat ingin meraih wajahnya gadis itu tapi tak bisa tangannya tembus begitu saja.


"Kenapa aku merasa sangat mengenalnya dan bahkan ingin rasanya memeluknya! apa yang salah denganku sebenarnya?" Chang yin bingung dengan keadaan dirinya.


kini Chang yin melihat tempat yang berbeda, Chang yin melihat dewa laut seperti membuat formasi dan akhirnya sepenuhnya alam iblis telah disegel olehnya, walaupun badannya penuh dengan luka yang lumayan parah.


jlup


mata dewa laut membuat matanya membulat sepenuhnya. ada pedang yang menusuk perutnya yang masih terluka. Pedang itu langsung dicabut orang dibelakangnya.


"Tidakkkk!!!" teriak shi yi dari kejauhan dan dengan cepat mengerah ke suaminya.


"Bagaimana?" malaikat 6 bersayap itu tersenyum senang.


"Chen chu! uhukkk....ternyata kau klan suku malaikat!" Bai Yin memuntahkan darah segar di pelukan istrinya itu.

__ADS_1


Chen chu tersenyum lebar dengan bangganya "Dewa Laut dikenal orang yang jenius, tapi nyatanya hanya seorang laki laki bodoh! bahkan tidak tahu, siapa aku sebenarnya dan begitu percayanya kepadaku!" senyum diwajahnya dengan penuh penghinaan.


Dewa malaikat dan dewa langit musuh yang tak mungkin bisa bersama ataupun berdamai, sudah banyak sejarah dari leluhur dewa terdahulu sampai sekarang masih tetap hal yang sama, saling membenci.


namun dewa laut tak menyangka bahwa orang kepercayaan yang sudah di anggap keluarganya sendiri adalah duri dalam jerami dan dewa laut merasa dirinya sangat bodoh.


"Jika begitu..." Dewa Laut mencoba berdiri dan mendekati Chen chu


jlub


"Bai Yin!!! apa yang sedang kau lakukan! cepat keluar...." tangis pecah shi yi yang dramatis.


Bai yin hanya tersenyum menatap istrinya "Jika hari ini aku mati! kau harus ikut, mati!" Bai Yin mem3gang pedang di tangan Chen chu dengan memperdalam tusukan itu.


"Kau tak bisa memusnahkanku! kau hanya dewa laut saja! ingin membunuhku? jangan harap!" ejek Chen chu terhadap dewa laut dan kini dewa laut tidak di air, juga ini kelemahan dewa laut.

__ADS_1


shi yi langsung memukul mukul pembatas itu dengan dramatis, ia tahu bahwa suaminya sudah siap untuk memberikan nyawanya dengan pasrah, tapi shi yi tak terima. tapi, bagaimana dengan dirinya jika orang yang dicintai meninggalkan dirinya. bagaikan api tanpa kayu.


"Apa yang kau lakukan!" Chen chu mulai sadar ada bayangan dari belakang dewa laut berwarna merah darah.


"Terlambat!" Bai Yue tersenyum


"darah, kekuatan,tulang dan jiwa aku korbankan dengan menggantikan denganmu agar tak membuat kekacauan lagi!"


tiba-tiba formasi dibawah kaki mereka terbentuk dan langsung memutar, lalu keluar tali mengikat tubuh Chen chu dengan ketatnya, dengan begitu saja tidak menggunakan kekuatannya.


dan lama ke lamaan tubuh Chen chu mulai menghilang "Bai Yinnnn...kau bajingan!!! jangan pikir kau akan hidup tenang! selama kau masih hidup aku akan kembali dan saat ingatanmu kembali....hahahah" suara Chen chu menggelegar lalu mmenghilang begitu saja dan tersisa bai yin yang mulai menghilang dari sana.


"Xiao Yin😭😭😭... jangan!!! aku mohon, kita bahkan belum mengalami hal indah, kenapa kau tega padaku?" shi yi menangis dengan begitu deras derasnya.


"Xiao yi, maafkan aku! aku melanggar janjiku, berjanjilah padaku! kau harus....hidup dengan baik!" bai yin berkata dengan sendu dan seketika tubuh bai yin mulai menghilang.

__ADS_1


__ADS_2