Heavenly Immortal Land

Heavenly Immortal Land
Pedang adalah ke ahlianku


__ADS_3

Chang yin berjalan menuju kekamarnya sambil berbicara dengan lin feng dan Lin yi sepanjang jalan.


" Tuan apa kau tadi baik-baik saja?" tanya Lin feng yang cemas


" Aku baik-baik saja, aku butuh istirahat saja" balas feng yin.


Skip sampe kamar


" Tuan beristirahatlah kami akan didepan" ucap lin yi


Chang yi langsung merebahkan badannya dengan kasar, langsung menarik selimut dan mencoba ingin tidur karena hari ini dia lelah.


Skip pagi


Pagi tiba, terlihat pria masih meringkuk tidur, terbangun karena cahaya matahari kena matanya,lalu menguap membenarkan mata dan waktunya bangun.


" Tuan kami sudah menyiapkan air hangat untuk anda, dan sudah menyiapkan baju yang harus anda pakai kelas ini" ucap lin yi


" Baiklah" balas cepat


blummm


" Ahhhh nyamannya" ucap Chang yi merendamkan Badannya di bak mandi kayu dan juga tercium wewangian yang menenangkan.


Skip selesai mandi.


Chang yi berjalan dengan santainya menuju tempat pembelajaran, terdengar ada suara berlari ke arah Chang yi.


" Kau Chang yin?" tanya Mei Li mendekati arah Chang yin


" Ya" jawab Chang yin begitu dingin dan akurat.


Chang yin berjalan begitu saja tanpa memperdulikan wanita itu, karena ia berpikir kalau wanita hanya sebagai penghalang untuknya.


Kini tiba saatnya Chang yin tiba dikelas dan ternyata masih lumayan sepi. Chang yi mencari tempat duduk depan dan sialnya nama teman 1 bangkunya 'Xing yi' gadis menurut Chang yin selalu membuat masalah.

__ADS_1


" Sudahlah" Chang yin menghembuskan nafas panjang.


Chang yin sambil menunggu murid dan guru datang Chang yin menyibukkan dirinya dengan membaca buku pengetahuan.


" Ternyata aku sedang disarang harimau" gumam kecil Chang yin melihat buku yang ia baca.


Skip para murid dan guru datang ....


" Hari aku yang akan memberi pengetahuan umum dan suatu kalian praktek dilapangan langsung" ucap guru


" Baik guru " ucap semuanya kompak.


" Kita akan belajar tentang cara melawan di atas tingkat kita"


Dalam sebuah keadaan tertentu memang ada hal yang tak terduga, terkadang mendapatkan lawan di atas kekuatan kita. Dan bahkan akan susah mengalahkan.


Jadi jika kekuatan kalian kalah. maka otak dan fisik kalian harus lebih kuat dari mereka yang di lawan.


" Guru tapi bagaimana caranya? " ucap Xing yi bertanya.


" pertanyaan bagus "


" Dan disini kalian semuanya keluarga" sambung lagi.


" Baik guru" ucap kompak


Tak berlangsung lama kelas hari ini sudah berakhir dan disambung lagi kelas pedang sore hari.


skip sore hari.


Terlihat semua murid mulai berkumpul dilapangan latihan termasuk juga Chang yin dengan perlahan datangnya.


" Halo semuanya, perkenalkan aku Tang Yin guru kalian hari ini...dan topik hari ini cara penggunaan pedang yang benar " ucap tang yin mengambil sebuah pedang.


Guru Yin mencontohkan gerakan pedang untuk pemula dan murid lainnya mengikuti lalu guru yin melihat semua arah apakah ada yang salah.

__ADS_1


Dalam penggerakan pedang tak bisa sembarangan jika salah maka akan kehilangan kekuatan sebenarnya dan paling sering di lakukan oleh kultivator pedang.


Ehhh...Chang yin ini terlihat sudah biasa bermain pedang?? gerakan tubuhnya sangat alami, batin guru yin melihat ke arah Chang yin.


" Kak boleh tidak aku mencongkel matanya? dari tadi melihat Tuan terus" gerutu lin yi melihat guru yin mentap ke arah Chang yin.


" Jangan sembarangan, dia laki-laki mana mungkin dia menyukai tuan, Yi'er diam saja jangan membuat kecurigaan disini" balas lin feng dengan menatap adiknya itu.


10 menit kemudian.....


" Sekarang waktunya mengadu hasil latihan kalian... aku butuh 1 orang saja jika dia lolos maka ku anggap kalian semuanya menang" ucap guru yin yang membuat kaget atas pengumuman yang di ucapkan.


Selama 5 menit tak ada yang maju dan Chang yin memutuskan ia yang akan menggunakan kekuatannya melawannya dan juga pedang itu keahliannya.


" Aku saja guru" ucap Chang yin melangkah maju kedepan.


" Kau yakin??" tanya guru yin dan di angguki bertanda mengiyakan.


" Baiklah aku menggunakan sebuah ranting dan kau menggunakan pedang" ucap guru yin mengambil ranting kecil yang panjang.


brukkk


takkk


Chang yin melemparkan pedangnya dan mengambil ranting juga dan tindakannya itu membuat orang kaget dan termasuk guru yin.


" Apa yang kau lakukan Chang yin?" tanya guru yin yang heran melihat murid satunya ini.


" Jika guru menggunakan ranting kenapa aku tak boleh?" balas Chang yin dan langsung menyerang saat guru yin lengah.


wushhh


classs


Pakaian bawa guru yin sobek terbawa angin dan membuat hal itu membuatnya sangat kaget tak menyaka umur yang begitu muda bisa memahami tentang pemahaman pedang yang begitu tinggi dan pemahaman tak bisa diraih 1 atau 2 tahun harus penuh dengan pemahaman.

__ADS_1


" Heyy bocah aku tak percaya kau mengusai itu" ekspresi guru yin langsung berubah awalnya sepele dan kini mode serius.


Sambunggg....


__ADS_2