
Bai yue menyilangkan kakinya di bawah air terjun lalu menutup mata yang memfokuskan pikirannya dengan energi alam serta membuat mengalir tanpa melawannya.
"Bagus!" lin yi memunculkan dirinya.
Mendengar itu Bai yue membuka matanya melihat bibi yi sudah datang yang ditunggu oleh dan 6 anak anak itu langsung mentap arah itu dan langsung mendekat arah lin yi juga Bai yue mendekat arah sana.
Dan saudaranya juga bingung bagaimana Bai yue melakukannya itu, mereka sudah berkali-kali jatuh dari air terjun bahkan 1 jam saja tak bisa bertahan.
"Aku pikir tidak akan yang tahu, ternyata aku salah menilai!" lin yi tersenyum dan Bai Yue ikut tersenyum karena dari tadi dilihat oleh lin yi membuatnya salah tingkah. "Bagaimana kau tahu?" lin yi mulai mendekat.
"Awalnya memang aku bertahan dan melawan air yang menerpa tubuhku namun aku menyadari melakukan sebuah kesalahan! air itu mengalir dengan tenang lalu aku mencoba tanpa melawan air itu melainkan menikamati setiap hantaman dari air tersebut!" jelas bai yue
__ADS_1
mendengar penjelasan Bai yue membuat saudaranya disana tercerahkan dan menyalahkan diri mereka sendiri. lin yi merasa senang atas penjelasan Bai yue itu.
"Lalu apa yang kau rasakan setelah itu?" lin yi benar-benar ingin tahu apakah bocah di depannya benar yang dikatakan bakat paling menonjol yang harus di rahasiakan tuannya?
Bai yue mengulurkan tangannya dan kekuatan muncul di tangan Bai Yue dengan stabil dan tenang "Aku awalnya tak bisa mengendalikan kekuatanku dengan benar bahkan dulu terkena omelan ayah terus tapi sekarang aku bisa mengendalikannya! karena berkat memahami sifat air!" jelas bai yue melenyapkan kekuatannya.
saudaranya menengok ke arah Bai yue " Sifat air?" Bingung adik ke 7 memandang arah Bai yue yang penuh tanda kebingungan
"Sifat air dan api berbeda, api melambangkan kemarahan yang emosi kurang terkontrol sedangkan air itu mengalir dengan tenang dan jadi lebih tenang tercerahkan" jelas bai yue dengan senyuman manisnya.
"Bai yue..."suara pelan linyi dan Bai yue langsung menengok
__ADS_1
"Kau sangat mirip dengan kakakku dan tuanku, benar benar auranya sangat sama!" lin yi mengutarakannya.
mendengar itu Bai yue senangnya tak karuan karena mendapatkan pujian apalagi dibandingkan dengan ayah dan pamannya. benar-benar senang sangat senang.
"Sudahlah, kalian istirahatlah dan ini baju ganti buat kalian agar tidak sakit! aku tinggal dulu!" pakian pakian melayang dan bergerak sendiri ke per orang.
Mereka semuanya menerima baju dengan senang dan bergegas untuk membersihkan diri karena jujur rasanya dingin apalagi angin di tengah hujan itu sangat kencang.
30 menit kemudian....
api yang menjulang tinggi dan kayu terbakar terlihat 3 orang sedang mengolah daging yang tengah dibakar dengan bumbu yang di racik para gadis gadia yang pintar masak itu.
__ADS_1
Aroma daging yang menyebar membuat 4 pria itu mendekat ke arah mereka "Umm wanginya! apa yang kalian bakar?" Bai yue seketika merasa lapar mencium bau ini.
"Kelinci bakar, kelinci ini di tangkap oleh kak Ying yang berburu karena pasti kalian akan lapar!" seru Xiao ni sambil mebaluti bumbu ke daging kelinci mungkin sudah berlapis lapis, tapi itu yang membuat enak.