Hidup Dalam Dunia Berperisai

Hidup Dalam Dunia Berperisai
Sebagai Raja


__ADS_3

SEBAGAI RAJA


Kesalahan yang tak kan terhapus saat kau membiarkan anakmu sendiri ditembaki, itulah aku.


Aku sangat terlambat mengetahui, gadis pemegang The First itu adalah Hannah, yang juga Merryl. Kejadiannya begitu cepat, Rossy tiba-tiba datang melesat terbang turun sambil berteriak 'ibu'


Pasukan bersayap tak bisa melihat itu anak kecil, Rossy terbang super cepat, yang terlihat hanya kilatan merah bajunya. Pasukan bersayap pasti mengira itu adalah musuh, aku tak bisa menghalangi tembakan hujan listrik yang mengarah ke Rossy


Penyesalan karena kondisi fisik ku yang lemah, dan kebodohanku. Andaikan aku bukan ayahnya, harusnya aku bisa mencegah itu terjadi. Yang menyesakkan dada, fakta bahwa aku adalah ayahnya


Aku berdiri lemas, ketika melihat Rossy dibawa lari oleh Brian, dengan sayap cahaya setengah padam. Aku mengetahui jenis sayap itu, aku ragu....


Aku tak bisa bernafas, saat Hannah berteriak dalam otakku, mengatakan bahwa aku telah membunuh anakku sendiri


Aliran oksigen di kepalaku seakan habis, aku ambruk, yang kudengar hanyalah tangisan Edward memanggil ibunya, aku ayah yang jahat


*********


Di kamar rumah sakit, aku terbaring tak berdaya. Memandang langit-langit kamar, aku bahkan tak bisa menanyakan kondisi anakku


Ayah datang menjengukku, Millard mendorong kursi rodanya. Kemudian dia menatapku lekat-lekat


"Dengarkan aku Andy, jangan lemah, jangan biarkan kau menjadi lemah karena ketidaktahuanmu, kau harus kuat"


Ayah berbicara padaku lewat telepati, dia sudah tak bisa lancar bicara lewat lidahnya


"Tapi ayah, aku adalah penyebab semuanya, kekacauan dalam kehidupan ku sendiri"


"Kau raja, Andy, jangan biarkan yang lain melihat kelemahanmu, lihatlah ibumu, karena kecerobohan ku"


"Tak boleh ada kelemahan, berpura-pura lah kuat, atau kau akan semakin kehilangan mereka"


Ayah menasehati ku, saat ku lemah dalam perawatan, aku harus kuat


********


Aku dan ayah harus segera bertemu Brian untuk mengecek kesesuaian DNA dengan Rossy. Aku ada janji bertemu hari ini di ruangan Brian.


Aku masuk ke ruangan tanpa mengetuk pintu, dalam ruangan itu duduk Brian dan tiga orang perempuan di sofa tamu


Salah satu perempuan itu adalah Hannah.


Ayah membantuku, dia sangat tak peduli pada Hannah ketika kami memasuki ruangan, dia terus berkata dalam telepatinya. "Jangan tatap matanya, atau kau akan melihat betapa rapuhnya kamu di depannya. Ingat, ini adalah satu-satunya cara agar kau bisa melindunginya, melindungi keluargamu"


Aku bisa melakukannya, tapi saatnya nanti harus kujelaskan semuanya


*********


Saat pengecekan fisik rutin, Brian yang sangat perhatian, tiba-tiba protes padaku

__ADS_1


"Andy, aku tahu kau sangat peduli dengan Hannah dan anak-anakmu tapi aku benar-benar tak mengerti mengapa kau malah bersikap dingin seperti itu"


"Ada yang harus kuselesaikan Brian"


"Tapi Hannah akan semakin membencimu!!"


"Mungkin memang sudah selayaknya aku di benci oleh Hannah"


"Ooh Andy, jangan seperti ini...."


"Kau ingin aku bagaimana Brian, aku bukan lelaki biasa, aku raja!"


"Andy......, kau....."


"Aku tak bisa bersikap normal Brian, aku raja, mungkin ini satu-satunya sikap yang bisa kutunjukan sekarang, aku tak bisa bersikap spontan, tak bisa!!!! "


"Aku mengerti.....kau tenanglah, aku akan mendukungmu"


Brian, terima kasih


********


Kabar aku telah berkeluarga tanpa sepengetahuan dewan penyangga, sangat mengganggu stabilitas kerajaan


Aku harus pura-pura tak sensitif dengan kabar yang beredar tentangku. Tugasku sekarang membuat Rossy tetap hidup dan kembali seperti semula


Selama masa pemurnian, hampir tiap malam aku bermimpi tentang pertemuanku dengan Hannah. Setiap habis bermimpi, aku selalu terbangun kaget, lalu aku tak bisa tidur lagi


Rangkaian mimpi itu, awalnya hanya berupa gambar-gambar buram. Di minggu kedua, semua gambar itu mulai berwarna dan bertambah jelas.


Rangkaian kejadian saat aku bertemu dengan Hannah terulang kembali. Aku menjadi tersadar berapa banyak yang telah ku lupakan.


Aku melupakan Hannah karena Hannah lah yang paling berharga dalam hidupku. Aku bertanya tentang fakta itu pada Brian.


Brian berkata, "Bius Kiehl adalah penemuan medis yang luar biasa bagi dunia kesehatan Rocks Collapse, sekaligus yang paling membahayakan. Peluru bius Kiehl memang punya kemampuan seperti itu. Semakin banyak kau terkena, maka semakin banyak hal-hal berharga yang pelan-pelan hilang, sampai kau tak ingat apapun lagi"


Saat kita di ujung kesadaran, ingatan akan kebahagian akan muncul dan saat itulah bius Kiehl bekerja. Mengerikan


Ingatan Hannah yang pelan-pelan kembali, membuat aku semakin sedih saat melihat Rossy.


Aku ingin bertanya pada Hannah saat dia menganggapku sebagai Andro, apakah dia tahu bahwa aku juga adalah Andy?


Pertanyaan sederhana yang bisa memicu debat, tak bisa ku ungkapkan pada Hannah. Jangankan bertanya, untuk sekedar bertanya saja, aku harus melihat di sekelilingku, apakah ada pengawal kerajaan yang merupakan suruhan dewan penyangga


Mata-mata itu selalu ada, mengawalku, melaporkan gerak-gerikku. Mereka melaporkan semua yang kukatakan yang kulakukan, dan bahkan mereka juga bisa menyingkirkan semua hal yang bisa menggangguku saat memimpin negeri ini


Ayah pernah berkata padaku, "Bagi dewan penyangga, istri adalah alat penerus keturunan bukan orang yang kita cintai"


Fakta bagi kami keluarga kerajaan, yang berada dalam urutan teratas pewaris tahta. Tak boleh ada cinta. Aku harus berjuang menyingkirkan nilai kemanusiaan ku pada wanita yang kucintai.

__ADS_1


Tapi di sisi lain aku harus memberikan cinta yang begitu banyak pada seluruh rakyat negeri ini. Bagaimana mungkin yang merasa kekurangan cinta bisa memberikan cinta yang begitu besar? Mereka jelas salah


Aku akan berjuang membuat wajahku sedatar mungkin di depan Hannah. Aku juga tahu, mata Hannah yang penuh kebencian memandangku


Wanitaku sekarang bukan gadis lugu yang ku kenal. Dia sekarang menjadi wanita dewasa mandiri. Meski sifat-sifat aslinya yang kusuka sepertinya telah hilang, aku masih sangat ingin berbagi cerita lagi dengannya. Sangat ingin....


Mata yang dulu mencintaiku, berubah menjadi mata yang jijik melihatku.


"Brian apakah Hannah tahu aku menunda pemulihan Rossy karena aku harus menjalani pemurnian darah?!"


"Dia tahu"


"Lalu...."


"Ya sudah, dia hanya tahu saja, dan menunggu"


"Dia tahu aku bertambah kurus?!"


"Tentu saja, dia tahu, bahkan semua orang bisa tahu, berat badanmu turun"


"Maksudku....."


"Kau ingin bertanya, apakah Hannah masih perhatian padamu????"


"Ya....begitulah"


"Tentu saja Andy, tanpa darahmu, Rossy akan lama sembuh. Kau mempercepat kesembuhan anaknya"


"Rossy itu anakku, Brian...., anakku!"


Brian diam, tersadar bahwa hal yang di khawatirkan Hannah dikhawatirkan olehku juga


Pemurnian darahku berhenti, Brian melarangnya, kesehatan ku drop.Terlalu banyak energi yang kukeluarkan akhir-akhir ini. Tubuhku tak sanggup lagi


Aku melihat wajah Hannah yang cemas, memandang Rossy, dari luar ruang steril. Dia pasti sudah menerima kabar, aku harus menunda tranfusi darah.


Aku tak bisa berbuat banyak. Dalam kamar pemulihan banyak selang infus tersambung ke tubuhku. Aku sakit parah.


Tak kubiarkan orang lain mendekat menengokku.


"Brian buatlah, gosip aku terkena penyakit parasit menular, jangan biarkan siapapun melihat kondisiku"


Permintaanku pada Brian adalah perintah, dalam kondisi sadar dengan selang oksigen dan selang lain di sekujur tubuh, aku terus menerus melihat bayangan Rossy yang sangat lucu dan menggemaskan. Aku harus cepat pulih


Aku sangat ingin melihat tatapan Hannah yang tak merasa jijik padaku. Atau berdiskusi lagi dengan Edward, memandang negeri dari sudut pandang anak kecil


Mungkinkah itu?


Sam menyeka air mata yang menetes di ujung mataku. Dia dan teman-teman bergantian menjagaku. Aku tak bisa bicara, dan aku terlalu lemah untuk bertelepati. Aku menangis di depan Sam. Rahasiakan kelemahanku Sam, jangan biarkan yang lain tahu aku menangis

__ADS_1


__ADS_2