Hidup Dalam Dunia Berperisai

Hidup Dalam Dunia Berperisai
Perisai Lingkaran


__ADS_3

PERISAI LINGKARAN


"Mana Hans, John?"


"Masih di kamar mandi?"


"Hai, kalian akan meninggalkanku disini?", Wei long yang tiba tiba muncul. Protes!!!


"Kau bahkan tak tahu apa yang harus dilakukan, sudahlah disini saja!", John jadi ikut bicara


"Kau....!", Wei long dengan wajah kurusnya jadi tampak sangat terlihat rahangnya karena kesal


"Wei long, kau periksa sisi selatan gedung militer bersama Hans. Banyak asrama disana", Andy langsung main perintah


"Jangan lupa, catat kita sudah mengecek mana saja, karena gedung militer sangat besar", Hans menambah pekerjaan mencatat yang harus di tambahkan


"Kenapa tak berkedip saja, kita rekam yang sudah kita cek?", Wei long dengan malas menolak pekerjaan mencatat


"Kristal air mata punya batas kemampuan, terlalu lama waktunya. Matamu bisa panas", balas Hans menjelaskan mengapa harus dicatat


"Sudahlah, rekam dengan kristal kalau kau bisa, kalau tak bisa catat saja", usul John


Usulan John membuat suasana menjadi sedikit tenang, aku dan Andy hanya tersenyum. Wei long sangat berbeda dengan yang lain, dia tak banyak memperhitungkan banyak hal. Sangat impulsif


"Andy, temanmu hanya membawa adik dan keluarga besarnya, sepertinya tak ada yang membawa istri atau anak?", aku bertanya lirih


"Hanya Brian yang sudah menikah, lainnya tak laku di pasaran perempuan", Andy menjawab sambil tersenyum usil


"Mereka lumayan tampan!"


"Aku yang paling tampan, mereka jadi nampak biasa saja karena sering berdekatan denganku"


"Ha ha ha", Andy mulai bercanda dengan ketampanannya


"Kau tahu Andy, kau saaaaangat tampan, sampai rambutmu dulu tak mau tumbuh takut mengganggu ketampananmu", celetuk ku menjawab gurauan Andy


"Kau lebih suka Andy yang botak atau yang berambut indah seperti ini?"


"Aku lebih suka Andy ada di dekatku", jawabanku nampaknya bukan gurauan lagi. Dia seketika mendekatiku lalu mencium bibirku dengan sangat cepat


Kami berdua tersenyum saling memandang


**************


Hans, John dan Wei long masih membersihkan sisa ikan yang menempel di sekitar mulut mereka


"Ikannya enak sekali, apalagi kalau tak meledak", seloroh Hans sambil melirik Wei long.


"Daripada makan buah peach kering, ikan hancur ini lebih bergizi", jawab Wei long tak mau kalah


"Kau meledakkan ikan, atau bagaimana?", giliranku yang penasaran


"Ikannya sudah sangat membeku, Wei long tak sabar dia memberi listrik, dan DUAARRR", John bercerita sambil terkekeh

__ADS_1


"Berapa umurmu Wei, kau masih belum bisa mengatur listrikmu?", Andy ikutan usil


"Sudahlah, yang penting ikan hancur yang dicampur tumisan sayur kering ini enak sekali, mungkin aku harus berterimakasih untuk Meridian"


Wei long sama sekali tak tersinggung, dengan gurauan teman-temannya


Akhirnya semua sudah siap untuk berangkat


Aku kecup kening Edward dan mencium aroma rambutnya yang menenangkan


Andy berdiskusi dengan dua orang wanita dan satu lelaki. Kata Wei long, mereka bertiga dari kalangan medis. Andy ingin menitipkan Jayana yang masih tertidur pada mereka


Wei long ternyata banyak mengumpulkan info dari rombongan yang ikut tidur di istana bawah ini


Aku bahkan baru tahu, mereka yang bersama rombongan yang disebut tante oleh Andy, bukan seluruhnya bersaudara


Kebanyakan adalah tetangga dan bawahan tante itu. Keluarga ibu memang sering disegani karena kepedulian terhadap sekitar, yang nampaknya sudah mendarah daging


Kegiatan yang disebut amal bagi orang lain, hanyalah aktivitas biasa untuk ibu. Mungkin juga keluarga kakak ibu. Tetangga dan bawahannya begitu mempercayainya hingga menurut mengikuti sampai disini


Wajahnya, guratan senyumnya sangat mirip ibu. Sudah lama sekali aku tak bertemu mereka


"Ayo Hannah, kita pergi", ajakan Andy membuyarkan keinginanku bertemu Ibu


********


Sekarang kami berlima, masuk naik menuju lift yang berbeda


"Kita tak lewat jalan istana?", tanyaku pada semua dalam lift


"Kalian lewat jalur ini, untuk masuk?", tanyaku


"Tidak, kami lewat jalur yang berbeda", jawab Hans


"Jadi sekarang kita akan langsung ke kantor militer?", aku mulai greget, karena mereka benar-benar hanya menjawab yang kutanyakan, tak lebih, tak mengerti aku ingin tahu rute perjalanan


"Tidak, kita akan ke pusat Kingdoms mengambil makanan"


"Oooow, aku tak tahu kita akan ke pusat Kingdom untuk mencuri makanan!"


"Bukan memcuri Hannah, mengambil untuk kebutuhan darurat", balas Andy cepat


"Aku selalu di dekatmu Andy, bahkan dari bangun tidur tadi pagi, mengapa aku tak mendengar pembicaraan tentang ke pusat Kingdoms?", aku mulai melihat wajah usil teman-teman Andy. Mereka menahan senyum, dan tak berani memandangku


"Kalian saling bertelepati tanpa mengajakku bergabung, ya......?"


"Maaf Hannah, kami hanya bercanda, aku tahu nanti kau akan penasaran bertanya?"


Telepati terbuka, baru kali ini aku melakukannya tidak dengan Edward dan Rossy


"Untuk membiasakan diri, agar tak spontan bicara, kau tahu kan, diantara kita ada yang suka tak tahan untuk bicara", Hans bertelepati sambil melirik Wei long


Yang dilirik tak peduli, dia hanya memandang lurus ke depan, seolah tak mendengar

__ADS_1


Lift ini berhenti, sangkar besi terbuka. Andy mengarahkan tangannya agar besi pintu di atas lift terbuka.


John keluar pertama, kemudian Andy lalu aku, Hans dan Wei Long. Ini tepat di taman menara Kingdoms. Jika normal, disini adalah tempat teramai di seluruh Rocks Collapse. Penduduk banyak yang mengantri untuk naik lift. Atau sekedar bergaya dan berkumpul bersama keluarga atau teman mereka


Aku mengikuti mereka, tak ada suara di kepala, tapi mereka seakan tahu harus melangkah kemana


Sepertinya mereka sengaja menutupi pembicaraan telepati dariku, aku yakin ini jenis protektif Andy yang aku tak mengerti


"Andy", aku bertelepati sambil menggoyangkan genggaman tangan Andy. Dia selalu menggandeng tanganku, menggenggamnya


"Sudahlah, Hannah kau ikuti saja aku, tak baik untuk mendengar pembicaraan lelaki"


Aku diam, Andy memang selalu begitu. Dia membuat lingkaran batasan orang lain untukku, dia......


Walaupun tak ada orang, kami tetap berjalan mengendap tak bersuara. Mencari jalan kecil untuk sampai di pusat belanja


Akhirnya sampai juga, mereka langsung bergerak mencari makanan. Sedangkan aku harus disamping Andy.


Kami masuk ke toko makanan kecil. Padahal ada yang lebih besar dan lengkap. Tetapi mereka memilih toko kecil ini. Ku pikir mereka akan mengambil makanan, ternyata..


Mereka mengunci semua pintu masuk toko, menutup kaca.


"Sudah, kita bisa bergerak bebas sekarang", Hans seakan memberi laporan pada Andy


"Kita harus mengambil yang mana?", tanya Wei long bingung


"Yang awet dan banyak tentu saja", jawabku


Kami mulai mengambil makanan,


*********


"Sudah siap sebanyak ini, kau sudah pikirkan bagaimana caranya membawa ini semua Andy?"


"Sama seperti ketika aku memindahkan orang-orang ke kolam ikan"


Andy mulai membuat perisai listrik mungkin yang bervoltase rendah, sangat rendah. Hingga bisa memancarkan yang terlihat mata cahaya berbatas seperti lingkaran.


Kemudian kami memindahkan semua yang sudah dipilih ke lingkaran perisai yang di buat Andy


Karena berbentuk lingkaran, perisai listrik itu mengumpulkan semua benda ditengah mengapung


"Tak cukup, kau harus membuat banyak lagi perisainya", aku meminta Andy


"Tak masalah Hannah, aku bisa membuat ratusan yang seperti ini"


Satu perisai lingkaran yang telah penuh, didorong dengan telekinesis oleh Hans dan yang lainnya bergantian menuju lift tadi. Dibawah sana sudah ada Meridian yang menunggu


Mereka merencanakan nya dengan sempurna. Tak dihitung ada berapa benda yang sudah diambil dari toko ini


Andy berjalan mendekati tempat kasir, lalu dia mengarahkan telapak tangannya ke arah scanner akses. Akses Masuk, suara mesin penerima akses berbunyi


Yang punya toko pasti senang sekali diborong barang dagangannya sebanyak ini. Toko hampir kosong

__ADS_1


Setelah selesai memindahkan ke lift bawah istana. Kami berjalan lagi ke kantor militer. Pekerjaan sesungguhnya, yang kami bahas mengamankan gedung militer


__ADS_2