
Haloo semuanya
Ini adalah lanjutan dari Kisah Ridho dan Patricia, salah satu tokoh pendukung di cerita ‘Mahasiswaku Calon Suamiku?’ (yang belum baca, baca sekarang yaa)
Sengaja saya bikinkan sekuelnya, sebagai tantangan bagi diri saya sendiri untuk menulis sebuah karya bergenre action romance. Ini adalah karya action pertama saya.
Kenapa dibikin genre action dan berbeda dengan kisah Ajeng Ferdian yang drama romance? Itu karena latar belakang keluarga Patricia, yaitu ayahnya, sebagai seorang pebisnis sukses di kelas dunia, makanya saya coba bikin sekuel khusus untuk mereka. Apalagi dengan karakter Ridho, sebagai pria lokal yang lembut dengan pekerjaannya yang hanya sebagai manajer dari perusahaan besar, ini akan menantang saya dalam membawa perubahan karakternya.
Haha selamat membaca ^_^
Jangan lupa juga baca S2 Mahasiswaku Calon Suamiku yaa ^_^
\=\=\=\=\=
Seorang pria paruh baya dengan brewok berserakan di sekitar dagu sampai pipinya, terlihat berjalan mondar-mandir di ruangan kerjanya. Sesekali ia menatap pada gadis yang berdiri tertegun di tempatnya.
“Tidakkah kau puas dengan apa yang selama ini kuberi?!” teriak Antonio di depan gadisnya yang kini telah banyak berubah.
Gadis itu terdiam, tertegun sambil memandangi ayahnya.
Antonio menyesap cerutunya, menghembuskan gumpalan asap yang semakin tinggi semakin pudar.
__ADS_1
“Tidakkah kau cukup hanya menjadi seorang Muslim? Sekarang kau minta untuk menikahi pria kampungan itu?!” sungut Antonio mendekati wajah anaknya.
“A-aku mencintainya, Pa!” jawab Patricia pelan.
“Cinta?!”
Patricia mengangguk kecil.
“Haha, persetan dengan cinta! Lihat ibumu, dia mencintai orang lain lalu pergi begitu saja meninggalkan kalian. Kau masih bisa percaya dengan cinta?!”
“Papa tidak akan mengerti. Setelah menjadi Muslim, aku ingin mengejar kebahagiaan lain dari seorang pria Muslim ini,” terang Patricia.
Antonio membuang ludahnya ke sembarang tempat, meski itu di dalam ruangan kerjanya sekalipun yang beralas karpet tebal nan lembut. Ia tidak peduli, toh banyak pelayannya yang akan membersihkan itu semua. Ia hanya kesal terhadap putrinya yang telah berubah.
Sir Antonio Bocchi, seorang pria paruh baya dengan segudang kesuksesan dalam bidang otomotif, memproduksi dan mendistribusikan kendaraan-kendaraan berkelas dan terbaik ke seluruh dunia. Ia pun pemilik saham terbesar dari sebuah klub sepak bola Inggris di London. Apa ia tidak salah akan memiliki seorang menantu yang berasal dari negeri antah berantah yang tidak pernah ia niatkan untuk berinvestasi di sana. Antonio memijit pelipisnya. Sudah banyak rencananya yang gagal hanya karena putri bungsunya ini. Ia sadar, ia menginginkan kebahagiaan bagi putrinya itu. Namun kali ini rasanya sulit sekali untuk mengabulkan permintaannya.
“Siapa namanya?” tanya Antonio mendudukan diri di kursi kerjanya.
“Ridho Effendi,” jawab Patricia.
Antonio terkekeh, karena nama pria yang dicintai putrinya itu terdengar aneh dan lucu, sama sekali tidak mencerminkan bahwa pria itu orang yang berwibawa dan berkelas.
__ADS_1
“Suruh dia menghadapku minggu depan!”
Mata Patricia melebar dengan manik yang berseri. Ia tahu ayahnya itu akan mengabulkan permintaannya yang terakhir ini. Namun begitu, ia tidak akan senang dulu. Mungkin saja Ridho akan mendapat banyak pertanyaan dari ayahnya itu.
\=\=\=\=\=
Pengenalan Tokoh
Ridho Effendi
Patricia Bocchi
Sir Antonio Bocchi
__ADS_1
Leonardo Bocchi