Hikmah Cinta Kita

Hikmah Cinta Kita
CH 26


__ADS_3

"Mbak Bela kita berangkat ke rumah sakit sekarang bagaimana?" tanya Mita


"Baiklah, kita berangkat sekarang" ucap Bela


Dengan dibantu sopir dan juga Mita. Bela masuk kedalam mobil


Didalam mobil, Bela mencintai bertanya tentang Ray saat masih remaja dulu. Dan dengan antusias Mita juga mulai menceritakan Ray saat masih remaja. Dimana Ray adalah remaja yang cukup nakal dan sering mengabaikan sekolah, tapi selalu Juara kelas


"Benarkah? bagaimana bisa sering bolos tapi juara kelas?" Bela tertawa


"Itulah hebatnya Ray, Dia itu sepertinya memang pintar dari sananya. Tanpa belajar juga sudah pandai" jelas Mita tersenyum saat ingat tingkah Ray sewaktu itu.


"Saat SMP apa Ray juga pernah pacaran?" Tanya. Bela


"Bukan hanya pernah, banyak cewek yang sudah jadi korban rayuan Ray. Ray itu laki-laki Playboy tapi entah kenapa tetep aja tidak ada yang bisa menolak gombalan Ray, termasuk aku juga saat itu" ucap Mita kebablasan dan segera menutup mulutnya dengan kedua tangannya


"Kamu? kamu pernah jadi pacar Ray juga maksudnya" tanya Bela membulatkan matanya


"Hehehe.. iya pernah mbak Bela, tapi jangan salah paham ya mbak. Itu hanya sekilas kisah dimasa lalu. Tidak ada perasaan apa-apa juga. Karena Ray itu memang Playboy mbak, mungkin satu sekolah pernah dipacarin semua" kilah Mita


"Masak sih? tapi sepertinya selama aku kenal Ray, dia orangnya pendiam dan gak terlihat kalau Playboy" jelas Bela


"Hhmm.. itu sekarang aja mbak, dulu itu mas Ray tidak seperti ini" jawab Bela


Tidak terasa saking asyiknya ngobrol kini keduanya sudah sampai dirumah sakit, Dokter dan beberapa perawat segera menyambut Bela. Karena Ray adalah salah satu pemilik saham dirumah sakit ini.


Bela melakukan fisioterapi dengan serius karena Bela sangat berharap bisa sembuh kembali dan bisa menjadi seorang istri yang baik untuk Ray.


Ray yang sudah selesai meeting segera menyusul Bela kerumah sakit dan memperhatikan Bela yang sedang berlatih dari kejauhan. Ada perasaan iba melihat perjuangan Bela.


Hingga tanpa sengaja pandangan mereka bertemu dan Ray segera tersenyum.


Begitupun dengan Bela.


"Bu Bela latihan hari ini sampai disini dulu, kita lanjutkan dua hari lagi" ujar Dokter


"Baik Dok Terimakasih" jawab Bela


"Assalamu'alaikum Dok" sapa Ray


"Walaikumsalam pak Ray" jawab Dokter Anita


"Bagaimana hasil dari fisioterapinya Dok?" tanya Ray


"Untuk kasus seperti ini, kita tentu harus bersabar pak, mungkin butuh waktu lumayan lama. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Hanya saja harus bersabar pak Ray" jelas Dokter Anita


"Iya Dok, saya paham. Terimakasih ya Dokter Anita sudah banyak membantu kami" ucap Ray


"Sama-sama Pak Ray" jawab Dokter Anita


Sesampai diparkiran rumah sakit, Ray mengatakan pada Mita untuk pulang lebih dulu dengan pak Diman dan Bela akan pulang bersama dengan dirinya.

__ADS_1


"Baik mas Ray, kita permisi dulu" jawab Mita


Ray membopong Bela masuk kedalam mobilnya dan masukan kursi rodanya kedalam bagasi


"Kita mau kemana Ray?" tanya Bela saat Ray melajukan mobilnya


"Nanti juga kamu tau" jawab Ray tersembunyi


Kurang lebih tiga puluh menit setelah mereka melakukan perjalanan, sampailah mereka ketempat tujuannya


"Ini kan?" ucap Bela terhenti


"Iya, ini butik Aisyah istri sahabatku Danu, dan orang yang sudah mendisain kan kamu baju pernikahan kita" jawab Ray


"Iya aku ingat, tapi untuk apa kita kesini? tanya Bela


"Bel, kalau kamu bersedia aku ingin mulai sekarang kamu menutup Aurat kamu, dan biarkan hanya aku yang melibatkan keindahanmu" ucap Ray


"Ray.. aku" ucap Bela terputus


"Kamu kau kan? aku ingin kita bisa selalu bersama bukan hanya didunia tapi juga diakhirat. Karena itu aku ingin mulai sekarang kamu belajar menutup aurat. Kamu mau kan?" tanya Ray


"Tok.. tok.. " Danu mengetuk pintu kaca mobil Ray


"Haii Ray kamu disini" tanya Ray membuka kaca mobilnya


"Iya kamu mau apa kebutik istriku?" tanya Danu


"Oow.. Assalamu'alaikum Bel" sapa Danu


"Waalaikumsalam" jawab Bela tersenyum


"Ayo masuk" ajak Danu


"Assalamu'alaikum" ucap Danu membuka pintu diiringi Bela dan Ray


"Mas, kamu kesini" ucap Aisyah mencium tangan Danu


"Ada mas Ray sama mbak Bela juga" sapa Aisyah tersenyum


"Iya sayang, aku juga kaget lihat Ray ada sini" sahut Danu


"Kalian tidak janjian kesini" tanya Aisyah melihat Danu dan Ray


"Tidak, kami tidak janjian tadi kebetulan ketemu ditempat parkir" jawab Danu


"Ada minuman gak sih? haus nih" seloroh Ray


"Ada dong, mau minum apa tinggal sebutin aja" jawab Danu


"Gini dong, suka banget aku kalau kalau pelayanannya ramah dan memuaskan" ucap Ray tersenyum

__ADS_1


"Iya duduk dulu mas Ray, mau minum apa?" tanya Aisyah


"Air putih saja, kamu mau minum apa sayang?" tanya Ray melihat Bela


"Sama air putih saja" jawab Bela


"Jadi gimana? mas Ray sama mbak Bela kesini ada apa?" tanya Aisyah


"Kami ingin membeli pakaian seperti pakaian yang kamu jual" jawab Ray


"Buat mbak Bela?" Tanya Aisyah tersenyum


"Iya lah buat Bela, masak buat aku" seloroh Raya dan semua ketawa


"Fit, bisa tolong bantu mbak Bela dan mas Raya pilih baju-baju koleksi terbaru" tanya Aisyah pada fitri


"Mas Ray apa kabar?" sapa Bela


"Alhamdulillah baik Fit, kamu apa kabar? lama tidak bertemu?" tanya Ray kembali


"Alhamdulillah Fitri baik juga mas, mari ikut saya! saya akan menunjukkan baju-baju syar'i terbaru kami." ajak Fitri


Bala tampak bingung memilih pakaian disana, karena sebelumnya dia tidak pernah membeli pakaian syar'i seperti ini.


Aisyah yang melihatmu menghampiri dan menjelaskan beberapa disain rancangannya, Aisyah juga mengajari cara memakai jilbab yang baik dan benar.


"MasyaAlloh mbak Bela cantik sekali" ucap Aisyah


"MasyaAlloh istriku memang cantik dengan pakaian seperti ini" sahut Ray


"Benarkah?" tanya Bela


"Benar mbak Bela, apalagi ini kan pakaian sesuai dengan tuntutan Rasulullah yang memang seharusnya seperti ini lah pakaian seorang muslimah, menutup Aurat" jelas Aisyah


"Jadi wanita muslim itu wajib ya pakai jilbab seperti ini? sejak kecil aku terlahir dari keluarga islam. Tapi aku tidak pernah diajarkan tentang ini semua" ujar Bela


"Iya mbak Bela menutup aurat itu wajib hukumnya" jawab Aisyah


Allah SWT berfirman:


"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan." (QS. Al-A'raf: 26).


Allah SWT berfirman:


"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". (QS Al-Ahzab: 59).


Allah SWT berfirman:


"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. (QS. An-Nuur: 31).


^Happy Reading^

__ADS_1


__ADS_2