I'M Not Perfect

I'M Not Perfect
kumpul lagi


__ADS_3

"kocak itu sih film nya,horor nya cuman bumbu doang."kata reza yang baru keluar bioskop dari studio.


"tapi w demen bagian sexy nya tuh,gila....uhuyyy..."timpal yoga sembari membentuk badan di udara dengan tangannya.


"w mau ke toilet dulu."kata yuna."tolong pegangin tas w,sat"lanjutnya sambil memberikan tas kecilnya pada satria.


"w ikut."kata nita.


Jannah sama martha juga eka pun turut ikit le toilet.


"w juga mau ke tiolet ah..."sambung reza.


"gak bisa banget pisah ama ayang romannya..."celetuk yoga lagi.


"biar sih...iri aja lo."timpal satria tersenyum kecil sambil memyenggol lengan yoga.


"yakin dah w...di antara kita entar yang nikah duluan tuh reza ama eka."kata yoga.


"sok tau loh..."timpal david sembali cengengesan.


"lagi lengket amat tuh bocah berdua,kagak bisa banget jauh."timpal yoga.


"cewek-cewek belom keluar juga?"tanya reza yang baru selesai dari kamar mandi.


"blom,ngantri kali di dalem."jawab satria.


"ke food court duluan aja yuk,laper ini w."kata yoga.


"yuk...bentar w sms nita dulu."kata david sambil mengambil Hp d kantong celananya.


yang kami para lelaki duluan ke food court nya,nanti kamu sama yang lain langsung nyusul y


"yuk...udah w sms nih."kata david lagi setelab mengirim sms pda nita.


Di dalam toilet cewek.


"da pesen dari david nich."kata nita yang emang kebetulan lagi megang Hp nya.


"apaan katanya?"tanya jannah.


"dia bilang para lelaki duluan ke foos court,kita langsung di suruh nyusul ke sana."jawab nita membaca pesan dari david di ponselny.


"ya elah...kagak sabar banget nungguin nya."kata eka sewot.


"yuk kalo udah."kata yuna yang udah berdiri di pintu toilet.


di food court satria dang para cowok yang lain mengambil duduk di lantai atas food court biar bisa merokok.


Tuuutttt....tuuutttt....


hp david berbunyi.


"halo yank."sapa david.


"kamu di mana?"tanya nita dari seberang telefon.


"di lantai atas nih,biar bisa ngerokok."jawab david sembari berdiri dan berjalan ke arah tangga untuk mencari nita dan yang lain.


Saat melihat nita david pin melambaikan tangannya.


"nih aku lambain tangan,kamu liat gak?"tanya david.


"oh y...aku liat."jawab nita dan langsunv menutup telefonnya.


Nita dan yang lain langsung memghampiri tempat para lelaki duduk.


dan sesampainya di meja yang sudah di atur posisinya dengan 3 meja dan 9 kursi.


"ih...pada ngerokok..."kata eka saat sampai di meja dan melihat para lelaki merokok.


"kamu duduk sini aja,biar gak terlalu kena asep nya."kata reza menarik bangku paling ujung.

__ADS_1


"kok gak nungguin sih?"tanya yuna pada satria sambil menarik bangku di samping satria.


"yoga dah laper katanya."jawab satria sambil memberikan tas kecilnya yuna.


"udah mesen?"tanya yuna lagi.


"blom...ngerokok dulu lah bentar."jawab yoga.


"kenapa makan di sini sih?di bawah kan banyak restoran."kata martha.


"biar sich,di mari juga banyak makanan enak."timpal yoga.


"apa aja yang enak?"tanya martha lagi.


"lo mau makan apa dlu...di sini da semua,lo mau apa?tinggal pesen di stand nya,terus bayar,tinggal nungguin di anter ke sini."jelas david.


"ama w yuk mesennya."ajak yuna."lo mau makan apa,sat?biar w pesenin sekalian."lanjut yuna


"lo mau makan apa?"tanya balim satria pada yuna.


"hmmm...kayaknya steak m**n-m**m enak dech."jawab yuna.


"w ikut lo aja deh."kata satria.


"ok..."timpal yuna.


Yuna pun pergi dengan jannah dan martha untuk memesan makanan duluan.


Martha sama jannah memilih menu mie dengan minuman jus buahnya.sedangkan yuna ke stand steak dan memesan 2 porsi steak daging tenderloin dengan kentang juga 2 ice lemon tea.


Setelah yuna,jannah serta martha kembali ke mejanya.giliran reza,david serta yoga yang turun untuk memesan makanan mereka.


"habis berapa?"tanya satria.


"60"jawab yuna."aku pesenin lo tenderloin sama ice lemon tea,gak apa-apa kan?"tanya balik yuna.


"it's ok."jawab satria.


"25"jawab eka.


Yuna pun membuka tas kecilnya yang langsung di tahan oleh satria.


"w aja."kata satria dan mengambil selembar uang 50 an dan memberikannya pada eka."nih w sama yuna."katanya.


"kalo gitu...snak sma cemilan yang tadi di bioskop patungan berapa-berapa?"tanya yuna lagi.


"20-20"jawab jannah.


Dan sekali lagi satria menghentikan tangan yuna yang mau membuka tas kecilnya untuk mengambil uang.


"nih w ama yuna."kata satria sambil ngasih uang 50 an lagi pada jannah.


"impas y..."kata jannah.


"et...balik 10 sini...kan 20 seorang."kata satria.


"ya...elah...masih aja di pinta kembalinya."kata jannah sambil mengambil uang 10 ribuan dari saku celananya."nih 10 rebu."lanjutnya memberi uang 10 ribuan pada satria.


"g enak w di bayari mulu ama lo."kata yuna.


"santai sama w."timpal satria."nih buat bayar makananya."lanjut satria memberikan 2 lembar uang 50 ribu an.


"eh...g usah...ini biar w yang traktir,gantian."kata yuna menolak uang dari satria.


"beneran?"tanya satria.


Yuna pun mengangguk.


"makasih y..."ucap satria.


"harusnya w yang bilang makasih..."timpal yuna.

__ADS_1


David,reza,serta yoga pun kembali dari memesan makanan.dan tidak berpa lama pesanan mereka datang satu persatu.


Dalam obrolan ringan mereka menyantap makanan mereka sambil bersenda gurau membicarakan apa saja yang bisa mereka obrolkan.


tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat.saat mereka keluar mall langit sudah gelap.


"cepet banget waktu berlalu."kata nita.


"langsung balik nih?"tanya yoga.


"balik lah...besok w masih harus ikut ujian masuk universitas."jawab nita.


"lah kok bisa samaan begini,w juga besok ujian."timpal reza.


"kalo w besok ada wawancara kerja."kata jannah.


"lo gak kuliah?"tanya yoga.


"kagak ada biaya,makanya mending kerja."jawab jannah.


"kalo w besok hari pertama w kerja di tempat kerja bokap w."kata martha.


"lo juga gak nerusin kuliah?"tanya eka.


"untuk sekarang enggak,tapi mungkin tahun depan."jawab martha.


"klo lo yun?"tanya nita.


"w juga langsung kerja di tempat kerja bokap w,pi g sekarang nanti kalo w udah punya KTP,langsung masuk kerja."jawab yuna.


"emang lo belom ada KTP?"tanya nita bingung.


Yuna pun menggeleng.


"bulan depan w baru 17 tahun."jawab yuna malu.


"y...ampun...kita bawa anak di bawah umur..."celetuk yoga meledek yuna.


"iya apa yang udah tua."timpal yuna.


Setelah berbincang dan saling meledek mereka pun berpisah.jannah dan yoga yang bareng karena rumahnya satu arah,martha yang di jemput sama supirnya,eka yang diantar reza dengan sepeda motornya begitu juga dengan nita dan david.


"makasih y udah di anterin."ucap yuna saat sampai di depan gank nya di antar oleh satria dengan mobilnya.


Yuna pun turun lalu menutup pintunya dan langsung melangkah masuk ke dalam gank rumahnya.


"yuna..."panggil satria juga turun dari mobilnya.


Yuna pun menoleh dan menatap satria yang berjala ke arahnya.


"apa?"tanya yuna.


"kita masih bisa ketemu kan?"tanya balik satria.


Sesaat yuna terdiam menatap satria dengan bingung.


"tentu aja...kita masih bisa ketemu,lo kan temen w."jawab yuna


"w masih di anggep temen doang nih..."kata satria tersenyum pait dengan hati yang terasa sakit saat mendengar kata teman dari mulut yuna.


"itu...."


"temen juga gpp...yang penting masih bisa ketemu dan jalan bareng sama lo."potong satria sedikit menundukan kepalanya.


Yuna hanya terdiam menatap satria tidak tau harus berbuat atau berkata apa.


"tetap kontek sama w ya...jangan sampe lost kontek...ok..."kata satria sambil tersenyum lebar setelah mengangkat kepalanya.


"tentu dong."kata yuna mengangguk pasti sambil tersenyum.


dan setelah pamit,satria melangkah ke dalm mobilnya dan pergi meninggalkan yuna yang masih berdiri menatap mobil satria hingga menghilang di persimpangan jalan.

__ADS_1


Hari-hari pun berlalu,tidak terasa sudah seminggu semenjak pulang dari nonton bioskop.tidak ada yang special dalam harinya yuna,dia menjalani hari seperti biada dan monoton.bangun tidur sarapan,mandi nonton,balik ke kamar.sorenya ke sanggat latihan tari sampe maghrib,pulang mandi.malemnya nongkrong depan gank atau di saung di lapangan bawah gank nya rumah yuna.


__ADS_2