
tut....tut...tut...
Hp yuna berbunyi dan bergetar di atas meja belajar yuna dengan kerasnya.
Yuna yang masih tertidur sambil memeluk guling langsung mengernyitkan dahinya dengan mata yang masih tertutup.
"duh...ilah...siapa juga yang telefon."kata yuna dengan suara paraunya berusaha bangun dan sedikit merangkak di atas tempat tidurnya ke arah meja belajarnya.
Yuna meraba-raba meja belajarnya mencari hp nya dengan mata yang sedikit terbuka.tapi hp yuna sudah berhenti saat yuna sudah memegang hp nya.
Yuna kembali merebahkan dirinya di atas tempat tidur dan mengelap matanya dengan jarinya lalu melihat layar hp nya yang tertera nama fahmi lalu melihat jam di layar hp nya yang sudah menunjukan waktu 10 pagi.
Yuna pun langsung melakukan panggilan balik pada fahmi.
"halo yun,kenapa?"tanya fahmi dari seberang telefon.
"ada juga w yang nanya ke lo da paan telefon w?ganggu orang tidur ja."timpal yuna yang masih dengan suara paraunya.
"bangun woy...jam berapa ini...menting-menting pengacara lo..."kata fahmi.
"apaan tuh pengacara?"tanya yuna bingung.
"masa iya lo gak tau...'pengangguran banyak acara'...hahahaha..."jawab fahmi tertawa meledek.
"sue lo..."kata yuna dan sedikit menguap."ada apaan lo telefon w?"tanya yuna lagi.
"entar malem jangan lupa rapat karang taruna di rumah w."jawan fahmi.
"rapat buat apaan?"tanya yuna bingung,sedikit mengernyitkan dahinya.
"rapat biasa...busat acara 17 an...masih aja..."jawab fahmi."minggu depan kan udah masuk bulan agustus,makanya rapatnya entar malem,soalnya udah deket."lanjutnya.
"oh...ok...jam berapa?"tanya yuna.
"jam 8,abis isya di rumah w."jawab fahmi.
"trus lo lagi di mana ini?"tanya yuna.
"sekolah lah,mau dimana lagi."jawab fahmi
"udah pulang,masih aja lo sekolah,hahaha..."ledek yuna senang.
"emang lo yang udah gak sekolah,jadi pengacara...siapa suruh lulus sekokahnya kecepetan."timpal fahmi sewot.
__ADS_1
"salahin noh emak w,kenapa nyekolahin w cepet-cepet.jadinya w duluan dah...hehe..."balas yuna.
"udah ah...w mw ke kelas dulu."kata fahmi.
"oke...dah..."sahut yuna dan mematikan telefonny.
'bener juga ya...w sama fahmi seumuran,pi w dah lulus sedangkan fahmi baru kelas 2 SMA...bisa begitu..'batin yuna sambil tersenyum.
Malamnya.
"mau rapat karang taruna?"tanya teh rahmah yang lagi duduk sambil baca majalah di ruang tamu.
"iya...teteh gak rapat?"tanya yuna.
"udah bukan jaman w lagi."jawab teh rahmah.
"bareng yun."kata teh sukma yang baru keluar dari kamarnya.
"lo mau kemana?"tanya teh rahmah ke te sukma.
"rapat karang taruna.?"jawab teh sukma.
"masih jadi pengurus?"tanya teh rahmah lagi.
"ambil yang gak repot aja."jaeab teh sukma asal."yuk,yun...entar telat."ajak teh sukma yang udah berjalan ke teras depan rumah.
"sudah pada kumpul aja."kata teh sukma saat sampi di rumahnya fahmi."assalam mu'alaikum."salam teh sukma yang sudah masuk ke dalam rumah fahmi.
"wa'alaikum salam."ucap yang ada di sana serentak membalas salam teh sukma.
"sini,sukma."panggil seorang cewek berbadan kurus dengan rambut hitam lurus sebahunya,namanya kak wika.
Teh sukma pun langsung menghampiri kak wika dan duduk di sampingya dengan beberapa orang yang lansung mengobrol dengan seru.
"ngapain lo bengong di situ?"tanya fahmi yang tiba-tiba muncul entah dari mana.
"kaget w,dasar..."kata yuna sembari memegang dadanya.
"bengong mulu...duduk sana..."timpal fahmi.
"kak...duduk sini..."panggil mona yang sudah duduk dengan yang lain.
Yuna pun langsung menghampiri mona juga nia dan duduk di tengah-tengah mereka.
__ADS_1
"w pikir lo gak dateng yun?"tanya agus yang sedikit mencondongka badannya ke depan.
"dateng doung...kan tahun kemaren udah gak dateng."jawab yuna.
"tau gitu w samper tadi biar bareng."kata iyan yang duduk di sebelahnya agus.
"emang aja lo lupa ma temen."timpal yuna asal.
"sssttt...udah mau mulai."kata fahmi yang baru dateng dan duduk di samping mona.
"ehem...mohon perhatiannya."kata seorang laki-laki yang duduk gak jauh dari teh sukma,namanya mas furqan.
"berhubung udah jam 8 malem,mending kita langsung aja ya di mulai rapatnya."kata mas furqan."tapi sebelum itu saya mau absen dulu dong,tulis nama kalian di kertas ini,soalnya banyak juga nih anak-anak remaja ysng baru saya liat."lanjutnya.
Mendengar mas furqan berkata banyak remaj baru,yuna yang dari tadi dateng memang tidak memperhatikan siapa-siapa aja yang ada disana langsung menelusuri wajah-wajah yang yang ada di rapat tersebut.
cuma ada beberapa remaja yang baru ikut rapat karang taruna,termasuk shaka.
saat melihat shaka yuna tanpa sadar langsung menundukan kepalanya.karena saat itu shaka juga sedang memperhatikan yuna yang duduk tepat di depannya.
'ya tuhan...shaka hadir juga ternyata di rapat.'batin yuna.
Dan lagi,lagi,terjadi lagi.tanpa di suruh dan tanpa aba-aba,secara spontan jantung yuna langsung berdeguo kencang dan perlahan yuna merasakan hawa panas di sekitar wajahnya.
"nih,yun."kata nia memberikan papan jalan yang di atasnya ada kertas hvs yang sudah setengahnya terisi dengan nama-nama yang hadir di rapat.
Yuna pun langsung menuliskan namanya dan dengan cepat memberikannya pada mona.
sekilas yuna melirik shaka dan melihat shaka yang sudah besandar pada dinding rumah fahmj dengan mata yang masih menatap yuna dalam diam.
'shaka ngapain sih ngeliatin w mulu,bikin w salting aja.'batin yuna.'tapi belom tentu w yang di liat.'
Yuna pun langsung menatap shaka dan dengan lembut shaka tersenyum memamerkan giginya yang rapih dan putih pada yuna.
Deg...
Jantung yuna makin berdebat kencang dengan kerasnya.
'ampun tuhan...kalo begini terus bisa mati muda w.'batin yuna sambil mengusap dadanya dan memejamkan matanya.
"sembari absen berjalan saya langsung buka aja ya rapatnya."kata mad furqan tiba-tiba."assalam mu'alaikum wr.wb."ucam mas furqan.
"wa'alaikum salam wr.wb."balas semua yang hadir di rapat serentak.
__ADS_1
"pertama-tama saya furqa sebagai ketua karang taruna yang sudah menjabat selama 5 tahun ingin memetitahukan kalo untuk tahun ini saya ingin mengundurkan diri dari ketua karang taruna."kata mad furqan.
Semua yang hadir di rapat pun langsung diam mendengar pengjndutan diri mas furqan yang langsung di katakannya dalam rapat.