I'M Not Perfect

I'M Not Perfect
rapat II


__ADS_3

"begitu juga dengan pengurus karang taruna yang sudah senior,sebelum rapat di sini hari ini,kami telah melakukan diskusi tersendiri dan setuju untuk mengakhiri masa jabatam kami di tahun ini."beritahu mas furqan.


Dan dari beberapa pengurus karang taruna terlihat mengangguk menandakan kebenaran dari mas furqan.


"maka dari itu,tanpa menunda waktu biar tidak terlalu malam selesainya,kita akan adakan pemilihan ketua dan wakil ketua karang taruna RT02/RW05,juga jabatan seksi-seksi yang lain."kata mas furqan.


Mas furqan pun berbisik ke arah kak mitha yang duduk di sampingnya,dan kak mitha pun langsung berdiri dan masuk ke dalam rumah,dan keluar lagi dengan membawa blackboard kecil dan menggantungkannya di tembok belakang mas furqan.


"nah...sekarang pemilihan di mulai...karena mendadak mungkin kalian bingung mau pilih siapa,tapi kalo menurut saya lebih baik pilih yang akrab dengan kalian sekaligus kalian segani,mudahnya,bisa jadi kawan tapi bisa juga jadi kakak yang mengayomi."jelad mas furqan sambil tersenyum.


"kayak lo bisa mengayomi aja furqan..."celetuk mas dwi yang duduk di deket gerbang.


"ya...bisa...hehe..."timpal mas furqan sembari nyengir.


"saya mau ngajuin ronggo..."kata rudi tiba-tiba sambil mengangkat tangannya ke atas.


mas ronggo yang lagi duduk dengan santai sembari menyender di jendela langsung menoleh ke arah rudi dengan kaget.


"kok gw???"tanya mas ronggo bingung pada rudi.


tapi rudi hanya tersenyum senang.


"ok...ronggo ya..."kata mas furqan sembari menuliskan nama ronggo di blackboard dengan kapur putih."ada lagi yang lain?"tanyanya.


"wika mau nyalon katanya."kata kak mitha dengan lantangnya.


"enggak...bohong..."sanggak kak wika yang langsung memukul pundak kak mitha."sialan lo."


Dan mas furqan menuliskan nama kak wika di blackboard.


"ada lagi kandidat yang lain?"tanya mas furqan."kalo gak ada lagi kita langsung foting aja."lanjutnya.


Semua terdiam sambil melihat ke kanan dan kiri mereka mencari siapa yang mau dan akan di jadikan tumbal untuk jadi kandidat ketua.


Yuna yang saat itu juga melihat sekeliling mencari siapa lagi yang akan mau atau di calonkan jadi ketua,tanpa sadar menatap shaka yang ternyata juga lagi menatapnya.


debaran jantung yuna yang dari tadi brlum hilang,kini malah makin bertambah kencang.


'beneran mati mida w nih kalo begini terus,kok bisa dia ngeliatin w begini terus.'batin yuna.


Tapi tanpa yuna sadari yuna tidak melepaskan pandangannya dari shaka yang juga menatap yuna dalam diam,alhasil yuna dan shaka saling menatap dalam waktu yang lama,sampai mona menyenggolnya.

__ADS_1


"ah...kenapa?"tanya yuna kaget dan langsung menatap mona dengan canggung.


"bengong mulu kebiasaan...mau foting nih."jawab mona.


"ouwh ok..."


Yuna pun langsung kembali fokus pada mas furqan sembari sekilas melirik ke arah shaka yang juga sudah fokus menatap mas furqan.


Dan setelah foting,terpilihnya mas ronggo sebagai ketua karang taruna tahun ini,dan kak wika sebagai wakilnya.


Lalu rapat di lanjutka dengan pemilihan sekertaris,bendahara juga seksi-seksi yang lain yang ada dalam karang taruna.


Hasilnya:


yuna dan fadmi sebagai sekertaris 1 dan 2.


mona dan agus sebagai bendahara 1 dan 2.


Kak mitha juga teh sukma yang jadi seksi konsumsi.


Dodi,agus,iyan,juga rudi jadi seksi ke amanan.


Dan untuk seksi acara semua yang jadi anggota nya lah seksi acara.


Dengan malu mas ronggo pun berdiri dan berjalan ke arah mas furqan dan berdiri dengan gugup di samping mas furqan.


"ah....kebagian jabatan...males banget dah...."kata yuna setelah rapat selesai.


Yuna,mona,juga nia masih tinggal di rumah fadmi untuk membantu fadmi juga kak mitha kakak nya fadmi dan teh sukma membereskan dan membersihkan bekas rapat tadi.


"biar belajar jadi pengurus."sahut teh sukma yang lagi melipat tikar dengan kak mitha.


"iya dah..."sahut yuna biar cepet beres.


Selesai beberes di rumahnya fadmi,yuna,fadmi,mona langsung menuju saung yang dinlapangan bawah yang tidak jauh dari rumah fadmi.


Nia tidak ikut,karena nia sudah di suruh pulang oleh bapak nya.


"udah selesai beberesnya?"tanya agus saat yuna duduk di sampingnya.


"udah...kalo belom,w blom di sini."jawab yuna sembari melihat sekeliling."cuma lo bertiga doang?yang lain mana?"tanya yuna saat melihat di saung cuma ada agus,rudi juga dodi.

__ADS_1


"iyan lagi pulang dulu ngambil teko sama es batu."jawab dodi."shaka sama bima lagi beli cemilan nya di warung golbon."lanjutnya.


'shaka?shaka blom pulang?'tanya yuna sedikit senang saat mendengar nama shaka.


"cemilannya cuma kacang sama keripik doang nih."kata bima yang baru dateng dan menaruh 2 kantong plastik item di tengah-tengah kami.


Yuna pun langsung menoleh dan melihat shaka di belakang bima.


Shaka yang melihat yuna langsung tersenyum dan di balas yuna dengan wajah yang sudah terasa panas.


Shaka pun naik ke saung dan langsung duduk di samping yuna yang memang masih kosong.


"makanan bekas rapat tadi masih banyak tuh bim di rumah,lo ambil sono."kata fadmi yang duduk nya di seberang yuna.


"boleh tuh,lo lah yang ambil."kata bima.


"ya udah yuk...."kata fadmi seraya berdiri."bentar yun."lanjutnya pada yuna.


"nih tekonya...es batunya juga dah w ancurin."kata iyan yang baru sampai saung."mau kemana lo bim?"tanya nya saat melihat bima pergi dengan fadmi.


"ngambil kue bekas rapat."jawab bima sembari jalan.


Dan malam itu dengan sirop bekas rapat yang di kasih es juga kue bekas rapat serta kacang dn juga keripik yang di beli di warung,yuna dan yang lain menghabiskan malan minggu mereka dengan mengobrol dan bercanda serta bersenda gurau.


Pluuukkk...


Tiba-tiba shaka menaruh kepalanya di bahu yuna.


Yuna yang sedang asik ketawa gegara tingkah laku iyan juga bima yang konyol langsung menoleh kaget menengok ke arah shaka.


"shaka..."panggil yuna pelan.


Lagi dan lagi debaran janntung yuna yang bermurug lagi dan wajah yuna semakin panas dan merah seperti buat tomat,saat melihat wajah shaka yang begitu dekat dengannya.


"shaka ngantuk kak."kata shaka pelan masih menyandarkan kepalanya pada yuna dan memejamkan matanya.


saat itu yuna tidak bisa bicara apa-apa karena begitu terpesonanya dengan wajah shaka.


'bulu matanya yang lentik,hidungnya yang mancung,bibirnya yang tipis,juga kulitnya yang utih cerah bohong kalo gak ada yang terpikat dan langsung jatuh cinta sama dia,dan w fix...w udah jatuh cinta sama dia.'batin yuna dengan wajah meronanya.


Dan di saat yang bersamaan agus juga sedang memperhatikan yuna yang sedang menatap shaka dengan mata yang berbinar dan senyum yang merekah.

__ADS_1


"jangan bilang kalo lo suka shaka."kata agus tiba-tiba sedikit berbisik pada yuna.


Yuna pun langsung menoleh menatao agus yang sudah menatapnya dengan tajam.


__ADS_2