Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
HAMPIR KEHILANGAN


__ADS_3

Usai acara resepsi MLM itu,Hasan sama sekali tidak lagi menyentuh Gina istriny,untuk melakukan ritual malam pertamanya, terang saja membuat Gina meradang....bahkan saat cuti menikah yg Hasan kerjakan hanya berlama lama di ruangan kerjanya.


Sehari setelah resepsi pernikahan,Hasan memboyong Gina ke rumah barunya,


Hari ini di saat seharusnya pengantin baru menikmati bulan madu, karena seharusnya pengantin baru yg lagi hangat hangat justru tidak dengan Hasan,ia sibuk di ruang kerjanya menyelesaikan pekerjaannya karena ia berniat untuk bulan madu nanti bersama istr ke 2 nya tanpa sepengetahuan Gina.


malam itu,Gina sudah menyiapkan rencananya agar ia bisa berduaan dengan suaminya, karena setelah penyatuannya waktu itu Hasan blm menyentuhnya lagi, karena itu,ia merencanakan akan membuat suaminya dengan sendirinya mendatanginya tanpa harus gina yg meminta.


Setelah makan malam bersama,Hasan kembali masuk ke ruang kerjanya...."


Gina berencana membuatkan suaminya kopi.....


tok...tok...tok..


"mas,,,,,,???boleh aku masuk,ucap Gina di balik pintu".


"Masuklah" jawab Hasan.


ceklek,pintu terbuka saat tangan Gina sudah memegang handle pintu ...


"Sayang ini aku bawakan kopi dan cemilan untuk menemanimu menyelesaikan kerjaanmu,jelas giina,sambil meletakkan kopi di atas meja kerja Hasan."


"Terima kasih gin,kamu gak perlu repot-repot,aku bisa menyuruh bibi membuatkannya,"jelas Hasan.


"aku kan pengen belajar jadi istri yang baik sayang,melayani kebutuhan mu,menyiapkan Baju ,membuatkan makanan untukmu jg,jelas Gina tersenyum kearah Hasan,Gina mendekati Hasan dan memeluk dari belakang...


"Sayang,kita belum melakukannya lagi,aku rindu kehangatan mu sayang,ucap Gina sambil memainkan jari jemariny di dada Hasan.

__ADS_1


"Gina",,,,!! ku mohon hentikan aku sibuk,ucap Hasan tegas.


Gina melepaskan pelukannya dan hendak keluar ruangan itu, sebelum tangannya membuka handle pintu ruangan itu,ia berkata"baiklah aku duluan,"jangan lupa kamu minum dan makan cemilannya,biar nanti bibi yg membereskan jika sudah selesai"!!!! ucapnya sambil berlalu dari ruangan itu.


huuuuffffff" apa aku bisa bersikap adil pada mu gin,batin Hasan berkata,"""


*****************


Di apartemen


"sayang,sepertinya kamu bener bener lagi pengen banget ya makan,soto Betawi,batin Nana sambil mengusap usap perutnya yg Mash rata.


tiba tiba saja,Hasan sudah berada di hadapannya....


"Aaaaakkkkhhhh"mas kamu ini bikin aku kaget aja tau gak...sambil cemberut.


"Mas.....??? tapi aku takut,jawabnya...


"aku takut,akan melukai bayi ku mas,jelas Nana"


"aku akan hati hati melakukan nya sayang, aaaaakkkkhhhh aku sudah gak tahan,ucap Hasan langsng melu**t bibir Nana,Hasan mengeksplor seluruh tubuh wanita yg di cintanya, sementara Nana hanya pasrah menikmati,ia sadar Hasan sedang dlm pengaruh obat perangsang,lagi pula belakangan ini,ia begitu sangat membutuhkan belaian suaminya...mungkin hormon kehamilan nya yg membuatnya menginginkan laki laki yg sedang mengukungnya saat ini.


suasana ruangan,semakin memanas karena Hasan semakin tidak terkendali,ia bahkan lupa jika Nana sedang mengandung,ia melakukan penyatuannya dengan sedikit kasar membuat Nana meringis menahan kram sakit di perutnya....


'aawwwww" mas sakit ucapnya....Hasan yg tengah diselimuti kabut gairah tidak mendengarkan kesakitan kekasihnya sampai saat penyatuan itu berakhir""" aaaaaagggghhh"?????" "sayang......"?tubuhmu sudah seperti candu untuk ku.... "Terima kasih sayang ucap Hasan",,,,,,,,,saat, penyatuan nya mencapai puncaknya,ia pun mengecup kening Nana dan tumbang di samping kekasihnya setelah beberapa kali melakukan pelepasan benih di perut Nana.


"Nana...sayang ucap Hasan yg Mash dalam kesadarannya karena seperti nya Gina memberikan obat perangsang itu hanya sedikit sehingga Mash membuat Hasan sadar....

__ADS_1


Gina berpikir,setelah ia memberikan obat itu Hasan akan berhasrat,dan mau tidak mau ia akan meminta padanya karena posisinya Hasan berada didekatnya.....namun kenyataannya tidak seperti yg ia pikirkan,Hasan lebih memilih menyalurkan nya pada Nana.


Hasan langsng memakai kembali pakain yg berserakan di lantai,ia pun memakaikan baju pada tubuh Nana,ia melihat ada sedikit darah yg merembes di sekitar paha sebelah kiri,ia langsung panik setelahnya ia buru buru mengendong Nana menuju basment apartemen,ia segera memasukan Nana di bantu security apartemen,kemudian melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


"Mas Hasan...panggil Nana,Hasan menenggok sambil membelai pucuk kepalanya,"sabar sayang,ku mohon bertahanlah demi aku,demi anak kita "???ucapnya lembut


Setibanya di rumah sakit,Nana langsung di bawa ke UGD untuk segera di tangani.


Beberapa jam kemudian, dokter keluar....


"keluarga pasien,tanya sang dokter???


"iya saya dokter,jawab Hasan,"


"apa anda suaminya,tanya dokter lagi.???


" iya dokter, bener saya suaminya"jawab Hasan lagi.


"Mari pak,"ikut dengan saya sebentar...?


"silahkan duduk,pak"titah dokter.


"Jadi begini pak,kandungan istri anda itu sangat lemah,hampir saja bayi di dalamnya tidak bertahan,tp untunglah seperti nya Tuhan masih memberikan kesempatan untuk bayi itu bertahan,!


"Saya sarankan anda harus menjaganya dengan baik,dan saya sarankan untuk tidak berhubungan suami istri dl dalam waktu 3bln ini....karena sangat beresiko dengan kondisi kehamilan nya seperti ini,karena anda bisa saja KEHILANGAN bayi anda pak.jelas sang dokter...


"Baiklah dok , saya akan menjaga istri saya denagn baik,permisi ucapnya sambil melangkahkan kakinya menuju ruangan tempat Nana di tangani tadi.

__ADS_1


"Nana tampak berada di ruangan UGD,Hasan menghampiri dan mengenggam tangannya.....


__ADS_2