Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
PENJELASAN


__ADS_3

Setelah kejadian di kamar kmrn, hubungan Ega dan Aira semakin dekat sebagai sepasang pria dan wanita yg sama sama saling memiliki perasaan yg tentu sulit di artikan.


setelah sarapan pagi seperti biasa Ega membantu Abah untuk mengunjungi pabrik.


"mi,Abah Ega pamit dl mau liat pabrik",menyalami Abah dan umi,pandangan nya terhenti pada gadis manis yg berhasil membuatnya nyaman dan sangat mengemaskan menurut Ega.


"Dek,Abang berangkat dulu yah",pamitnya kemudian berjalan menaiki motor menuju pabrik tempat pengolahan susu.


Sesampainya di pabrik,Ega langsng menuju ruang kerjanya dan mendapati orang kepercayaan Abang yg sudah menunggunya.


"Mang usman,ada apa tumben Mash pagi udah stay aja"! tanya Ega.


"Begini den,tentang kerja sama yg di ajukan pak Doni kemarin bagaimana karena asisten mengirim email untuk membahas kerja sama selanjutnya dan jika setuju kita di undang untuk menanda tangani bkontrak kerja samanya di sana".


"Baiklah,nanti saya bicarakan ini dulu dengan Abah mang"!.


"Baik den kalau begitu sy permisi dulu".


Iya mang"!.


Seharian memantau peternakan,dan perkebunan serta pabrik pengolahan,akhirnya Ega segera bersiap untuk pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 16.00.


Ia bergegas menuju parkiran sepeda motornya untuk pulang,kurang dari 30menit perjalanan,ia pun tiba di halaman rumah Abah.


"Assalamualaikum??


"Waalaikum salam"!


"Loh dek,ko rumah sepi,umi dan Abah kemana"??


"tadi,Ambu sama Abah ke rumah pa kades bang,katanya mau membicarakan sesuatu".


"owhhh,yaudah Abang masuk dulu gerah mau mandi"?


Ega berjalan melewati Aira yg masih bergeming menatap punggung orang yg sangat di cintai nya.

__ADS_1


ckkk,"Abang kaku banget sie gak ada manis manisnya sama calon istri"gerutunya.


"Assalamualaikum?.


" waalaikum salam,Ambu ,abah,udah pulang."?


"iya,Aira ,dmn Ega !


"Tadi pamit ya mandi Abah,"?


"Coba kamu liat,sudah selesai belum,Abah mau ada yg di bicarakan"!


"Iya bah?...


Aira,beranjak menuju kamar Ega.


tok tok tok


"Bang,...Abang Ega,"ini aira.,Abang ditunggu Abah di ruang kerja Abah."!.


Glek,Aira menelan Salivanya mendapat pemandangan indah di depannya,ia bergeming ditempat sedang pandangannya menerawang kosong menyaksikan pandangan indah di depannya.


"Ra...hei..Aira ,"! panggil Ega sambil melambai lambaikan tangan di depan wajahnya.


wajahnya memerah,dengan mulut ternganga,tiba tiba saja Ega mendekat dan


cup


Ega berhasil mencuri satu kecupan di bibir gadis,yg tengah tercengang bergeming di depan kamar Ega....buru buru Ega bergegas ke lemari mengambil kaos dan celana pendek,takut ulah ya terciduk umi ataupun Abah.


Aira tersadar,pipinya merona mendapat kejutan di bibirnya dan Aira pun langsng berlari sambil mengucapkan pesan dari sang Kakek.


"Abang di tunggu kakek di ruang kerja",!teriaknya sambil berlari menjauh dari kamar Ega....hufff hufff, mengatur nafasnya ...


"Duhhh ni jantung kenapa jg sie kenceng banget berdetak ya,geritunya."

__ADS_1


Abang jg nih,bisa bisanya habis mandi bukan pake baju di kamar mandi....bikin pikiranku traveling Keman mana jadi pengen cepet di Halalin Adel bang baginya sambil terkekeh geli sendiri.


"Aira,kamu kenapa sie,ko bengong terus senyum senyum sendiri gak jelas GT"!,tegur sang nenek.


"Hehehehe gak apa apa ko nek,elaknya memperlihatkan senyum dan deretan gigi putihnya".


"Udah ayo bantu nenek siapin buat makan malam."!


Ega yg sudah selesai langsng berjalan menuju ruang kerja Abah


tok tok tok


Setelah di persilahkan masuk,Ega masuk dan menutup pintu kembali.


'Abah tadi manggi Ega,tanya Ega kemudian mendudukan diri di sofa berhadapan dengan Abah ."


"Ga,Abah akan sedikit memberikan penjelasan tentang siapa dirimu yg Abah ketahui,setelahnya Abah mohon tolong tetap kabulkan permintaan Abah agar kamu menikahi Aira nak."???


"Abah,Ega jg berencana membicarakan ini dengan Abah tadinya setelah makan malam nanti, karena Ega sudah mengambil keputusan untuk tetap menikahi Aira, karena Ega merasa nyaman,dan jika pun nanti bertemu keluarga Ega,tentu Ega harus lebih beradaptasi dahulu karena pasti akan sangat asing kecuali ingatan Ega telah kembali.".


"Baiklah nak,Abah akan menjelaskan siapa kamu yg Abah ketahui."Kemudian Abah berdiri berjalan menuju meja kerja dan membuka salah satu laci dan mengeluarkan sesuatu dari sana.


"Nak,bukan maksud Abah menyembunyikan ini,Abah jg baru mendapatkannya dari ayah Aira,di sana,karena masih terus mencari tau tentang mu nak,dan ayah Aira mendapatkan dompet serta ponsel dari polisi yg menangani kasus kecelakaan kemarin,dan sudah berhasil untuk janjian bertemu dengan salah satu kerabat mu lebih tepatnya asisten sekaligus sahabatmu".


"Namamu Muhammad Abraham Asegaf itu tertera di Kartu tanda pengenalmu,dan kamu seorang pembisnis, pengusaha muda yg sukses dan di situ jg tertera kalau kamu sudah menikah nak"!.


Hahhh..."!


"Nak,jangan terlalu di pikirkan pelan pelan saja, rileks,Abah gak mau sakit di kepalamu akan berakibat fatal jika kamu memaksakan untuk mengingat"!


"Iya bah,Ega ngerti.


"Jadi, bagaimana? kapan kamu menikahi Aira, karena menurut Abah lebih cepat itu lebih baik."!


"Baiklah bah,setelah aku bertemu orang yg mengatakan jika dia sahabat ku.jelas Ega.

__ADS_1


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


__ADS_2