Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
PENCARIAN


__ADS_3

1tahun kemudian


Kini yasna tengah merawat jauh cinta ya bersama Abra,ia sudah melahirkan dan putranya kini sudah berusia kurang lebih 3bln,key begitu sayang pada adiknya dan key kini sudah sekolah kelas satu dan akan kenaikan kelas.


Hasan dan Nisa sedang menanti kelahiran baby Meraka...


Nana tidak henti hentinya mendoakan suami tercinta agar bisa segera berkumpul kembali, semenjak saat Farhan menyusulnya dan memberikan kabar jika kemungkinan besar Abra tidak selamat 50% karena tidak ditemukannya jasad ataupun serpihan jejak ataupun potongan anggota tubuh di TKP karena kemungkinan masuk jurang namun jg kemungkinan selamat karena tidak jauh dr TKP polisi menemukan benda berupa ponsel yg terjatuh dan polisi menduga jika korban terpental sebelum mobil masuk jurang,hanya sampai saat ini belum menemukan keberadaannya.


Na,apa kamu akan terus menunggu Abra,maaf bukan maksudku ikut campur,tapi Refan semakin lama akan semakin tumbuh besar dia butuh sosok ayah yg menyayangi nya,cobalah buka hati mu dan mengikhlaskan ,Sherly mencoba memberikan nasehat,ya putra Nana dan Abra di beri nama Refan zausky putra Asegaf.


"Sher,aku yakin suamiku masih hidup,hanya saja saat ini mungkin ia sedang dalam pencarian dirinya,entahlah aku hanya takut ia tidak mengingat istri dan anaknya,Krn jika ia mengingat pasti ia sudah kembali bersamaku hiks hiks hiks isaknya"!


"Kamu yang sabar ya na,masih ada aku,mas Farhan yg akan selalu membantu dan mendukung mu"?.


Sedang di tempat lain,setelah sadar dari komanya,Abra yg mengalami hilang ingatannya,tengah melalui kegiatan hari harinya di perkebunan dan peternakan membantu mengurus perkebunan milik kakek Samuel ,orang yg telah menyelamatkan nyawanya dari kejadian Naas waktu itu.


flash back on


Aira...gadis yg senantiasa menjaga dan mendampingi Abra saat koma tidak pernah sedetikpun meninggalkan ruangan tersebut hanya sesekali bergantian untuk mengambil keperluannya.


Hari itu,Aira tengah menyelesaikan makan nya tiba tiba mendengar suara rintihan dari arah bangkar yg ternyata Abra bangun dari komanya....


A ai r....AA i rr,..


Tuan anda sudah sadar,pekiknya seraya memencet tombol untuk memanggil bdokter.

__ADS_1


Aira meraih botol dan membantu Abra untuk minum mengunakan sedotan...


Tap


Tap


Tap


Seorang dokter beserta suster masuk bke ruangan dan langsng memeriksa Abra.


Selamat siang tuan,bagaiman apa ada yg anda keluhkan,tanya dokter dengan nametag Faris.


Iya dok,kepala saya terasa sakit,dan kaki saya kenapa sulit di gerakan tanyanya.


Tidak apa apa tuan,itu karena anda lama terbaring dan koma selama 6bln,setelah melakukan. tetapi nnati bisa berjalan dengan normal kembali.


Aku...ucapnya binggung,tanyanya memegang kepalanya yg berdenyut nyeri.


Saya tidak ingat dokter,kenapa saya tidak tau siapa nama saya,apa yg terjadi dok...akhhh Abra terus memegang kepalanya yg terasa nyeri...


Dokter langsng memerintahkan suster untuk menyuntikan obat untuk menenangkan pasien ,setelah di rasa tenang, dokter mengajak Aira berbicara.


Nona sepertinya pasien mengalami amnesia,jadi usahakan jangan membuat nya berpikir terlalu keras,dan bantu pasie perlahan sesuai alur nya saja untuk mengingatnya Karen jika di paksakan akan sangat berdampak berbahaya,jika tidak ada yg anda tanyakan saya permisi.


iya dokter,terima kasih ucap Aira.

__ADS_1


Malam hari Abra terbangun,dan kondisinya sudah lebih baik,Aira masih setia menunggu ketika Abra terbangun.


Abang sudah bangun, perkenalkan aku Aira,?


Abang Ega di temukan oleh kakek ketika kakek kebetulan melewati jln itu.


Bang ega gak keberatan Aira panggil Abang dengan nama Ega.


flash back off


Setelah kesembuhan Ega,Samuel membawa Ega kembali ke Indonesia,karena memang kebetulan saat itu ia tengah mengunjungi anak dan cucunya di negara tersebut dan tidak di sangka bertemu Abra yg mengalami kecelakaan.


Bang Ega..!!! panggil Aira ketika mendatangi peternakan yg kebetulan Ega tengah mengawasi para pekerja memerah susu sapi.


Ada apa Aira,saat Aira sudah berada di hadapannya.Ya Aira ikut tinggal ke Indonesia.


gadis itu lebih memilih untuk tinggal di Indonesia karena ada 3ga disana.


"Kakek nyuruh Aira manggil Abang,katanya Abang di tunggu kakek di rumah."


"Baiklah nanti Abang pulang cepat,Abang mau cek pabrik sebentar."


Aira pun beranjak pergi meninggalkan Ega di sana dan kembali menunju rumah.


Sebanarnya ia,sudah tau apa yg akan di bicarakan sang kakek karena ia td sempat dengar percakapan kakek dan ayahnya serta ibunya,Aira sebetulnya sangat bahagia karena rencana kakek yg akan menikahkannya dengan Ega,yg memang sudah membuat gadis cantik itu jatuh pada pesonanya saat pertama bertemu tp ia cukup malu dan berpikir karena ingatan Ega yg mengalami amnesia.

__ADS_1


Namun karena semakin lama kedekatan diantara mereka membuatnya yakin, jikalau pun nanti Ega sudah mengingat semuanya dan harus berakhir pahit dengan kenyataan sudah memiliki istri ia tidak keberatan karena rasa cintanya pada Ega,katakan Aira egois,yg terpenting saat ini ia harus bisa membuat Ega pun mencintainya.


__ADS_2