
"Baiklah tuan Abra saya permisi dulu kalau begitu,senang bisa berkenalan dengan kamu sayang ucap Hasan pada key,sedang Nana sengaja ngobrol dengan Riska.
"Sayang ayo ke ruangan ku,Abra memanggil Nana setelah Hasan keluar dari kantornya....Nana pun menghampiri suaminya,Abra mengenggam tangan Nana kemudian menuju lift untuk keruangan nya.
Setelah pertemuannya dengan gadis kecil key,Hasan merasakan kehangatan dan selalu ingin berada di dekatnya.....
"don coba Loe selidiki anak tuan Abra,karena aku Mash yakin jika istrinya itu adalah nanaku... Setelah penyelidikan 3th yg lalu tidak membuahkan hasil karena memang Nana Menganti identitas nya dengan nama lain sehingga keadaannya sulit di lacak berkat bantuan Abra.
"Oke siap bos jawab Doni.
Dua Minggu kemudian setelah penyelidikan nya,doni akhirnya mendapatkan bukti bukti kuat beserta sample DNA yg ia dapat dari helai rambut key yang ia dapat ketika key dan baby sister ya sedang mengantar sekolah play group.
"Bro...hari ini hasil lab DNA yg diperkirakan anak Loe keluar,dan sudah jelas karena nona Nana masih hidup,ia memang pernah akan pergi ke luar negeri dan sudah masuk namun saat akan jalan menuju pesawat ia menolong wanita paruh baya yg bisa di pastikan itu orang tua tuan Abra dan nona tinggal di kota P,namun orang orang kita tidak bisa mengenali jejaknya karena nona memakai cadar kala itu .
Dan yg membuat nona pergi meninggalkan tuan,ka...karena nyonya besar tuan ucap doni ragu ragu .
"Aku sudah tau Don soal itu,aku bener bener bodoh dan gak tegas jadi laku laki,aku nyesel banget,sampai harus kehilangan anak w....
"Sudahlah bro,Doni menepuk pundak Hasan,,,semua udah terjadi yg penting sekarang lu coba perbaiki...setidaknya lu minta pengakuan dari nona kalau Loe itu ayah dari putrinya,tanpa harus merebutnya bro.
"Ya ,,,Lo bener,??? w jg gak mau bikin dia sedih dan menderita lagi kalau sampai harus ngerebut putrinya apalagi memperburuk situasi.w cm mau putri w Tau w ayahnya,dan bisa bermain dengannya.
Ayo...kita berangkat ke rumah sakit sekarang ajaknya pada Doni....
__ADS_1
Tiba di ruangan dokter,Hasan merasa berdebar menunggu hasilnya .
"Baiklah tuan,ini hasilnya dan bisa dipastikan ini hasilnya 99% cocok dan akurat.ucap dokter menyerahkan kertas hasil tes DNA.
Hasan menerima dengan tangan bergetar,"Don KEISYA putri ku,,,,,dia anakku Don....ucap Hasan meneteskan air matanya.
Doni menepuk dan merangkul pundak Hasan...kita bisa bicarakan ini dengan nona dan tuan Abra bro,w yakin klu kita bicara baik baik mereka bakal Nerima.,
'Baiklah dok,terima atas bantuannya ucap doni mengajak Hasan keluar ruangan dokter sambil ttp merangkulnya karena Hasan Mash terus menatap kertas Tes DNA itu.
"Don.....kita kerumah tuan Abra sekarang,w pengen meluk anak w....
Hufffff sabar bro,sebaiknya kita buat janji dulu...sama dia di kantornya biar dia yg bicara sama nona nantinya.
sabar dong bro yg penting sekarang putri Loe selamat wlpn Loe gak bisa memiliki bundanya ,tersenyum mengejek Hasan.
Sialan Loe...mau w potong gaji lu hah.
wihh tenang bro,....ngambekan banget Loe.
Akhirnya Doni menghubungi sekertaris Abra dan membuat janji bertemu di sebuah restoran.
Hasan tiba dirumahnya disambut sang mama...Gina istri Hasan sudah lama pergi ninggalin Hasan karena penyakit kanker rahim yg di deritanya......Mama Hasan dan papanya tidak henti hentinya ingin menjodohkan Hasan kembali tapi Hasan menolaknya...akhirnya ia masih menjomblo sampe saat ini......
__ADS_1
________________________
Hasan dan Doni sedang menunggu seseorang disebuah restoran,..."Maaf saya datang terlambat ucap seseorang yg tidak lain adalah Abra.
"Tuan Abra ,Hasan mengulurkan tangannya...Doni pun yg faham meninggalkan mereka berdua.
"Ada apa tuan Hasan meminta janji ketemu di sini,tanya Abra .
"Sebelumnya saya ingin minta maaf karena meminta bantuan anda tuan,tp jujur saya hanya ingin bisa bermain dan bertemu kapan pun dengan putri saya.memjeda ucapannya...
Maaf saya lancang menyelidiki tentang putri anda,yg tidak lain putri kandung ku ucap Hasan.
Hasan terkejut,namun buru buru ia bersikap biasa...."Apa maksud anda tuan Mahardika Abra menatap sinis pada Hasan.
Hasan mengeluarkan hasil tes DNA dari kantong jasnya dan meletakan di atas meja di hadapan Abra.
Aku hanya ingin bisa menemui putri ku dan bermain saja,anda tenang aja,aku gak bakal merebutnya dari Nana wlpn ini bukan murni keselahan ku,karena aku tidak pernah berniat meninggalkan...tapi Nana yg pergi meninggalkan ku, walaupun itu karena ulah mamaku.jelas Hasan
Abra menerima kertas itu dan membacanya...ia menatap Hasan dan Hasan pun mengangguk,aku menemui key di sekolahnya dan mengambil sample rambutnya....
"Maaf kan saya tuan,saya harus membicarakan ini pada istri ku terlebih dahulu....sebelum mengijinkan anda menemui kaisya.
Ya aku mengerti, karena itu aku meminta anda bertemu sebelumnya.
__ADS_1
Baiklah kalau begitu saya permisi,akan saya kabarkan jika Nana mengijinkannya."Permisi "!! ucap Abra beranjak berdiri dan meninggalkan restoran.