
Farhan akhirnya mengajak Ega menuju ruangan Nana,sebelumnya ia memerintahkan pelayan untuk nanti menyiapkan makanannya karena Ega belum bernafsu untuk makan.
Tiba di depan pintu ruangan Nana Farhan pun mengetuk pintu.
tok tok tok
"Masuk".
Terdengar suara yg memerintahkan masuk dari dalam ruangan itu.
Ceklek
handle pintu dibuka,menampakan sosok Farhan,sedang Ega masih bergeming di depan pintu.
"Mas Farhan,tumben kemari??? ada apa "?tanya Nana yg bangkit dari sofa.
Belum jg Farhan bersuara,tiba tiba Nana tampak syok terkejut dengan sosok yg berada di belakang Farhan.
"Mas Abra"!!!
Nana histeris memanggil Ega dan langsng berlari berhambur memeluk Ega setelah Farhan menyingkir memberikan jalan untuk Nana.
Hiks hiks hiks Nana menangis di pelukan Ega,tanpa Ega membalas pelukan istrinya itu.
__ADS_1
Nana yg sudah sedikit tenang mengendurkan pelukannya menatap Ega yg tidak membalas memeluknya,hatinya sakit,kepala suaminya tidak membalas memeluknya,menenangkannya,heran Nana.
"Maaf"??? ucap Ega
Hanya kata maaf yg keluar dari mulutnya sambil terus menatap wajah cantik istrinya di hadapannya dengan mata sembab dan memerah.
"Na,mas Farhan akan jelaskan,Abra saat ini menderita hilang ingatan atau amnesia akibat kecelakaan saat itu,jadi dia tidak bisa mengingat mu atau anak anak nya termasuk jg tidak mengingatku".
Nana terkejut,mendapat fakta itu,namun walaupun begitu,ia tetap bersyukur suaminya masih selamat dan baik baik saja meskipun mengalami amnesia,perlahan ia akan membantu suaminya mengingatnya dan keluarga kecilnya kembali pikirnya.
"Mas,?Nana meraih lengan Abra mengajaknya duduk di sofa.
"Duduklah,aku akan menyiapkan makan siang dulu untuk kalian berdua"?,pamitnya tersenyum manis pada Ega.
Tiba tiba Ega mengalihkan pandangannya pada box bayi di samping sofa,nampak bayi tampan yg tengah tertidur pulas,Farhan hanya tersenyum melihat hal itu,ia yakin jika Ega berada di sisi orang orang tercintanya akan membantu memulihkan kembali ingatannya kembali.
Nana masuk membawa makanan di bantu pegawainya,ia menata di meja untuk suami dan sahabat suaminy.
"Ayo mas makan,mas Farhan jg temanin kami makan "pinta Nana.
"Ahhh sebaiknya aku makan di ruangan td saja,kalian makanlah berdua,kalian butuh waktu untuk berdua "ucap Farhan yg kemudian meninggalkan Nana dan Ega berdua.
pintu tertutup setelah kepergian Farhan,suasana tampak canggung,baik Ega maupun Nana sama sama terdiam.
__ADS_1
Hingga Ega membuka percakapan nya.
"Maaf,Karena aku belum bisa mengingat kalian "?ucapnya sendu.
"Gak apa apa mas,ini udah takdir dari yg maha kuasa kita tidak boleh menyesalinya,aku akan berusaha sabar menunggu mu kembali mas"?.berkata sambil matanya berkaca kaca memancarkan kerinduan yang teramat sangat pada suaminya.
Tentu Nana jg seorang wanita yg butuh kasih sayang dan belaian suaminya meskipun selama ini ia bisa bertahan,namun saat ini suaminya ada di sisinya namun belum bisa memberikan kasih sayangnya karna ingatan padanya belum kembali.
Ega yg melihat tatapan kerinduan pada istriny,merasa bersalah karena ia belum bisa memberikan cintanya yg skrng,ia pun masih canggung untuk melakukan kontak fisik butuh waktu baginya untuk menyakinkan perasaan yg saat ini meskipun ia begitu tergoda dengan bibir dan tubuh istrinya,Ega pria normal tentu hasratnya yg selama ini ia bisa tahan bahkan pada Aira sekalipun tp kenapa melihat tubuh istrinya tiba tiba ia sangat berhasrat bahkan ada sesuatu yg sudah menyempit di bawah sana....
"Ohhh shitt"!!!
"Kamu kenapa mas"?tanya Aira yg tengah menuangkan nasi di piring beserta lauk pauknya.
"Hahhh,ah tidak tidak ...aku tidak apa apa"! jawab Ega gelagapan.
Nana hanya tersenyum manis melihat suaminya yg bertingkah seperti itu, meskipun baru pertama kali bertemu ternyata cinta suaminya masih sama seperti dulu,ia bisa merasakan dengan gelagat suaminya seperti itu, karena Nana yakin dan mengetahui jika suaminya itu tidak akan tahan jika dekat sang istri.
"Kenapa kamu tersenyum senyum sendiri"
"Tidak apa,memangnya tidak boleh"jawabnya.
"Mas,kau akan berusaha membuatmu kembali mengingatku meskipun aku harus berusaha keras aku akan bejuang untuk mu perlahan"ungkap Nana sambil menggenggam tangan Ega.
__ADS_1
"Yuk dimakan,atau mas mau aku suapi hemmm" goda Nana yg membuat pipi Ega merona entahlah ia merasakan getaran di hatinya dan kenyamanan dan bahagia.