
Dikediman Abra sudah ramai dengan celotehan dan suara kelya beserta sang adik Refan zausky.
"Sky....!!!teriak key yang mengejar sang adik yang sudah mulai belajar berjalan.sky berjalan menuju arah kolam renang melewati pintu samping....
Ayahhhhhhh.....ayahhhh"!!!!!
teriakan key sudah sampai ke lantai atas di mana sang bunda tengah menyiapkan semua keperluan untuk berangkat sore ini.
Sementara Abra yg baru saja keluar dari ruang kerja langsng buru buru mencari arah teriakan putrinya yang sudah seperti speaker masjid.
"Keyyyyyy"!! kenapa berteriak kencang begitu "!tegur sang ayah yg sudah mendekat pada key namun tidak melihat sang putra yg sudah berjalan ke arah kolam enang
"Ayahhh,liat ke sana "!tunjuk key ke arah sang adik.
Abra mengikuti arah tunjuk key ,dan tiba tiba terlonjak melihat sang putra yg sudah hampir sampai di pinggir kolam.
"Astagfirullah sky...."!! ,stop "!!!! perintah sang ayah yang langsng membuat tubuh kecil gembul itu bergeming menenggok ke arah suara sang ayah serasa tertawa tawa memperlihatkan gigi yg baru tumbuh beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
Abra buru buru berjalan menuju sky berdiri,kemudian meraih ke gendongannya dan membawanya masuk di ikuti key di belakangnya.
"Sky,kamu buat kak key jantungan tau gak"??? ,omel sang kakak pada adiknya serasa mendusel disel pipi sky sampai sky tergelak.
Ya begitulah suasana rumah Abra yg selalu saja ada keributan yang di buat sang anak bungsu yg membuat sang kakak key kewalahan menghadapai Refan yang saat ini tengah aktif aktifnya belajar berjalan.
Akhirnya Nana sudah menyelesaikan membereskan barang-barang yang akan di bawanya untuk acara honey moon family nya.
*********
Setelah melewati pemeriksaan mereka langsng menaiki pesawat class bisnis,ya Nana meminta untuk tidak memakai jet pribadi Abra yg beberapa waktu yg lalu baru di belinya.
Nana ingin merasakan acara berlibur kali ini terasa berkesan seperti orang kebanyakan.
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam yg cukup melelahkan,akhirnya mereka sampai di bandara negara P.
Kedatangan mereka sudah di sambut oleh orang kepercayaan Abra di negara tersebut, karena kebetulan Abra juga memiliki cabang perusahaan di negara ini.
__ADS_1
"Selamat datang tuan,nyonya...."? sapa Jack sang pegawai sekaligus tangan kanan kepercayaan Abra,kemudian mengambil alih barang barang dan mempersilahkan sang bosnya untuk menuju kendaraan yg sudah dimenunggunya.
"Jack, bagaimana kondisi perusahaan di sini"!
"Aman terkendali tuan,semua laporan sudah saya kirimkan lewat email tuan"?. jelas Jack
Abra hanya mengangguk kan kepala setelahnya kembali fokus melihat sang istri yg tengah mengusap kepala Refan,sedang Keyla tengah asyik melanjutkan mimpinya di pangkuan sang papah.
Mobil yang ditumpangi keluarga kecil Abra tiba di rumah dinas perusahaan Abra yg ada di negara P ini,karena memang sengaja di bangun untuk keperluan jika Abra berkunjung meninjau perusahaan nya yg di negara ini.
Abra turun dengan masih menggendong keyla, sementara Jack membantu menurunkan dan membawa barang bawaan bosnya masuk dan menyimpan nya di depan pintu kamar.
.."Tuan,apa ada lagi yang bisa saya bantu"? tanya Jack sebelum ia kembali ke perusahaan.
"Tidak Jack, terima kasih,kau kembalilah bekerja nanti hub saya besok karena saya akan kekantor besok untuk melihat laporan perusahaan."
"Baik tuan,kalau begitu saya permisi tuan"? pamit Jack dengan sedikit membungkuk kan badan dan belalu dari sana untuk menuju perusahaan nya kembali .
__ADS_1