Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
KEMBALI KE RUMAH


__ADS_3

2 Hari kemudian


Setelah beristirahat selama 2 hari di rumah sakit,hari ini Nana sudah di perbolehkan pulang.


Abra sedang membereskan barang barang ke dalam tas,tiba tiba terdengar pintu di ketuk.


tok tok tok


Setelah di persilahkan masuk,tampak Hasan bersama key di gendongan nya ,serta Nisa yg berada di belakangnya mambawakan buket bunga.


"Assalamualaikum....? "ucap mereka serempak.


"Waalaikum salam," jawab Abra dan Nana.


"Bundaaaaaaa"!!!! teriak key yg langsng turun dari gendongan sang papa.


"Sayang,hati hati jangan berlarian nak"! tegur Nana pada putrinya yg berhambur memeluk ke arahnya.


"Heheheh",key terkekeh mendengar teguran sang bunda.


" "Bunda,key memeluk erat sambil mencium ke dua pipi sang bunda ... ?

__ADS_1


"Sayang,bunda kangen banget sama key,kamu gak nakalkan dan merepotkan papah Hasan"?,tanya nya.


"No bunda,key jadi anak yg baik ko,"! iya kan pah tanya key .


Hasan mengangguk dan tersenyum menatap key yg sedang bergelayut manja memeluk sang bunda.


"Selamat Ga,atas kehamilan istrimu...."?.ohh iya Nisa berikan bunga itu,perintah Hasan .


"Hah iya,selamat,nyonya dan tuan atas kehamilan calon adiknya key ucap Nisa tulus sambil melangkah menghampiri Nana memberikan buket bunga dan mengucapkan selamat.


"Terima kasih,panggil saja mba jangan nyonya Nisa...pinta Nana.


"ta..tapi ".


"Oh iya,apa ka Hasan tidak bermaksud mengenalkan calon mamanya key kepada kami"??,goda nana melirik pada suaminya sambil tersenyum...


"Hemmm bener banget sayang,".timpal Abra terkekeh karena melihat wajah Hasan yg memerah dan salah tingkah.


"Ka,sudah saatnya kamu untuk menata dan berbahagia,ku rasa Nisa akan menjadi mama sambung yg baik untuk key,kita akan merawatnya dan menyayangi bersama,bukan begitu Nisa,"? goda Nana pada Nisa.


Kedua orang yg di goda tampak salah tingkah dan canggung karena Nana terus saja menggodanya.

__ADS_1


"Sudah...sudah sayangggggg kamu jangan terus menggoda mereka berdua....."!.Key sayang,sama mama Nisa dulu ya nak,karena bunda tidak boleh mengendong princess lagi,karena di perut bunda ada Dede bayi dan key bentar lagi akan jadi kakak,apa key senang mau jadi kakak hemmmm"?tanya Abra sambil meraih tubuh mungil sang putri dan membantu mengendong Nana untuk di pindahkan ke kursi roda.


"Dede bayi,,,,key mau punya Dede bayi ayah,tanya ya dengan mata berbinar binar.


"Iya sayang,key bentar lagi bakal jadi kakak,jadi key nanti harus menjaga dan sayang sama adik bayi jelas Hasan meraih tubuh mungil key dan mengendongnya.


"Horeeee horeeee key senang banget bentar lagi key jadi kakak,mulai sekarang papah,ayah,bunda dan mama Nisa harus panggil key kakak."! pintanya.


Semua tertawa melihat tingkah mengemaskan key dan mengantar bunda key menuju mobil di parkiran.


sepanjang perjalanan dilorong rumah sakit Hasan dan Nisa tampak canggung untung saja ada key yg mencairkan suasana keduanya.


"Nis,apa ada jadwal metting hari ini,tanya Hasan mencoba mencairkan suasana dengan menanyakan jadwal kerjanya hari ini.


"Ada tuan,nanti setelah jam makan siang ada pertemuan dengan perusahahan Dewantara group di restoran xx,dan saya sudah reservasi tempat nya."jelas Nisa.


"Baiklah,setelah ini kita langsng ke kantor".


Sesampainya di loby rumah sakit,supir Abra sudah stay di depan loby,Abra membantu mengendong Nana untuk masuk dan di dudukan di kursi setelahnya meraih key yg ad di gendongan Hasan dan mendudukkan di samping sang bunda.


"Baiklah,terima kasih san,maaf aku merepotkan mu,Abra menepuk pundak hadan,."

__ADS_1


"Heiii,kamu gak perlu sungkan ga,key jg putri ku jadi sudah sepantasnya aku menjaganya jg"!,baiklah maaf aku tidak bisa ikut ke rumahmu,mungkin lain waktu aku mampir karna hari ini aku harus ke kantor ada pertemuan penting nanti "! jelas Hasan.


"Baiklah ,hati hati .


__ADS_2