Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
KEBIMBANGAN


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul.19.00 ,Abra tiba di rumah di antar Farhan....ia terlihat kacau dalam kebimbangan karena mendapat kabar dari Abah soal pernikahannya dengan Aira, sungguh ia tidak sanggup menyakiti istrinya.


Namun Abah menolak pembatalan karena Aira yg sempat ingin mengakhiri hidupnya.


Hufffff ia membuang nafas panjang....sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum"?


"Waalaikum salam"...


"Ayahhhhhhhh teriak key berlari menghampiri Abra dan memeluk kakinya".


Abra terkejut,ada gadis cilik yg berlari dan memeluk kakinya.


"Ga,dia key putri sambungmu"Bisik Farhan yg mengikuti Abra masuk ke dalam rumah.Ia sengaja menemani karna Abar masih merasa canggung .


"Hai putri ayah....kamu imut banget sie"??.Abra berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan key.


"Hiks hiks hiks hiks....ayah Keyla kangen sama ayah,kenapa ayah perginya lama hiks hiks ".


Keyla menangis sambil memeluk Abra.Di usapnya kepala putri kecilnya,dan memberikan kecupan di kepalanya.


"Sayang,maafin ayah Yach,karna lama meninggalkan kalian,ayah janji gak akan pergi ninggalin kalian lagi".


"Ga,aku balik dulu ya ,nanti kamu hubungi saja jika ada yg perlu di bantu, "ucap Farhan sambil pamit pada Nana.


"Na...aku pamit... assalamualaikum"!

__ADS_1


"Iya mas Farhan terimakasih,salam buat Sherly, waalaikum".


"key,biarkan ayah bebersih dl ya nanti baru main lagi sama key".


"Iya bunda" jawab key lesu karena masih merindukan sang ayah.


"Sayang,ayah mandi dulu yah,ko cemberut GT die putri ayah yg cantik ini....hmmm",???


"Key masih kangen sama ayah"????


"Uluh uluh putri kesayangan ayah,nanti habis mandi kita main ayah temenin key bobo mau"?.


"Janji ya yah"ucapnya seraya mengulurkan jari kelingking nya dan di sambut Abra menautkan jarinya dengan jari putrinya.


"Mas,mandi dulu ,aku siapkan airnya..."?


sementara Abra membersihkan diri,Nana menyiapkan makan malam untuk suami dan anaknya....


Sementara di kamar,Abra menelisik isi kamar tersebut,di sana terpasang foto pernikahan dirinya dan Nana serta dirinya,key,dan sang istri.


Tiba tiba seakan ada bayangan di dalam ingatannya......Agggggrrrhhhhh teriaknya,Nana yg mendengar teriakkan di kamar atas langsng berlari menuju kamar.


"Massss....kamu kenapa mas,di hampirinya Abra yg terduduk di lantai sambil memegang kepalanya."Mas...kepala kamu sakit,"????tanyanya.


"Maafkan aku,ucapnya"!.


Aku merasa melihat bayangan kejadian kecelakaan saat itu"!,tapi aku belum mendapatkan kembali memori tentang kalian'ucapnya.

__ADS_1


"Sudahlah mas,minum dulu?kamu jangan memaksakan biarkan perlahan nanti pasti kamu akan bisa mengingat semuanya."


Abra menatap wajah yasna,haruskan ia mengatakan rencananya,tp sungguh ia tidak tega...sungguh hati ya bimbang saat ini.


Apa yg harus ia lakukan, sementara ia mendengar Aira yg mencoba untuk mengakhiri hidupnya ketika Abah mencerikan tentang rencana Abra yg ingin membatalkan pernikahan mereka.....


"Apa mas mau aku bantu untuk membersihkan badan mas,tanya Nana."


"Ehhh tidak perlu aku sudah baik baik saja ,ucapnya sambil bangun dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.


Dua puluh menit Abra membersihkan diri,akhirnya ia keluar dari kamar mandi,di lihatnya pakaian di atas sofa dekat tempat tidur,ia mengambil pakaian dan berganti baju.


Saat selesai memaki baju,pintu kamar terbuka,di lihatnya istrinya yg menghampirinya.


"Mas,yuk makan malam dulu setelah itu mas bisa istirahat ".


Abra mengangguk dan berjalan mengikuti sang istri menuju meja makan yg sudah ada key yg duduk menunggu kedua orangtuanya, sementara Refan sudah di tidurkan baby sister.


Setelah selesai santap malam,Abra menemani sang putri belajar dan setelahnya menemani tidur sambil menceritakan kegiatan sehari harinya di sekolah hingga tertidur.


Abra menghampiri Nana di kamar,ia sudah bertekad akan menjelaskan Maslah yg tengah ia hadapi,karna ia tidak ingin menyelesaikan masalah ini segera hingga bisa fokus kembali mengurus perusahaan yg telah lama ia tinggalkan.


"Bunda Refan,ada yang ingin aku katakan "! Abra menghampiri yasna yg tengah duduk di depan meja rias tengah melakukan perawatan skincare nya sebelum tidur.


"ya,ada apa mas...apa yg ingin mas bicarakan."


Abra mengajak yasna untuk duduk di sisi ranjang berhadapan.

__ADS_1


"Sebelum nya aku ingin "??


__ADS_2