
Waktu yg ditentukan telah tiba,saat ini Nana sudah berada di ruang keluarga bersama ayah dan bundanya.....ya akhirnya Nana kembali pulang ke tempat kelahiran nya,setelah memastikan orang suruhan Hasan sudah tidak memantau nya,akhirnya Nana kembali ke rumah orang tuanya.
Dan disinilah sekarang,ia bersama ayah dan bundanya serta Sherly serta keluarga umi dan Abi Abra......ya Sherly senantiasa mendampingi kemana pun Nana pergi,dan memutuskan untuk ikut tinggal bersama Nana di rumah orang tuanya....
Semua keluarga sudah berkumpul, Abra sudah mengatakan niatnya untuk melamar dan meminang Nana pada kedua orang tua Nana...
" Baiklah.... bismillahirohmannirohim,Nana mengeluarkan suaranya untuk menjawab lamaran Abra.....Setelah Nana berfikir dan menimbang....??? Nana menerima lamaran ka Abra,ucapnya mantap sambil masih menunduk kan wajahnya.
Alhamdulillah" ucap semua keluarga....Abra yg mendengar jawaban Nana merasa bahagia,ia segera memakaikan cincin di jari manis Nana,
" Terima kasih adek sudah menerima Kaka,ucap Abra setelah memakaikan cincin pada jari Nana..,
"Nana yg seharusnya berterima kasih dan bersyukur karena ka Abra mau memilih dan menerima Nana apa adanya dengan segala kekurangan Nana,balas Nana tanpa menatap Abra,,,,ia cukup gugup untuk memandang wajah calon suaminya itu.
Akhirnya,acara pun dilanjutkan dengan makan makan serta obrolan para orangtua setelah acraa makan itu selesai, untuk menentukan hari pernikahan mereka....sedangkan 2orang yg sejak terlihat gugup memilih memisahkan diri untuk berbicara di teras depan rumah.
"Dek..,??? apa kamu merasa terpaksa menerima lamaran Kaka,tanya Abra setelah mereka duduk di teras.
__ADS_1
Nana mencoba menatap wajah Abra,knp Abra bertanya seperti itu ucapnya dalam hati.
"Jujur Nana tidak merasa teraksa ka,Nana sudah meminta petunjuk dari Allah, keputusan apa yg harus Nana ambil,dan selama 3hari ini,Nana menemukan jawabannya,karena wajah Kaka yg selalu hadir di setiap mimipi Nana ,ucapnya malu dan kembali menunjukan wajahnya.....
Ya Nana memang melepaskan cadarnya karena memang ia belum sepenuhnya siap,itu di karena hanya untuk menghindari orang orang suruhan Hasan,namun Nana tetap hijrah menggunakan pakaian syar'i nya jg jilbabnya dan Abra pun tidak keberatan.
"Abra terus saja memandang wajah cantik Nana yg tidak lagi tertutup cadar,membuat Nana semakin kikuk dan gugup....
"Ka...kenapa terus melihat Nana seperti itu,Nana jadi gugup kalau Kaka terus memandang Nana ucapnya sedikit gemetar....
Abra tersenyum,dan tangannya mengusap kepala yg tertutup hijab itu,..."Kamu cantik dek,rasanya Kaka gak rela wajah kamu di nikmatin banyak pria nantinya....ucapnya tersenyum memandang wajah Nana yg sudah merona karena malu....
Akhirnya Abra serta Abi,umi, beserta asisten nya pulang dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan putranya
Keesokan harinya,Abra sudah kembali ke kota J untuk segera menyelesaikan urusan kantornya,karena ia akan mengambil cuti.....
"Pagi pa bos,ucap Nia menyapa bosnya yg berjalan bersama sang asisten ketika melewati dirinya didepan meja kerjanya,dan langsung mengekor di belakang bosnya untuk mengingatkan jadwalnya hari ini.
__ADS_1
Saat tiba di ruangan sang CEO,Nia langsng menjelaskan jadwal kepada Abra yg sudah duduk di kursi kebesarannya.
"Pa bos,hari ini anda ada jadwal pertemuan dengan Queen company di restoran xxx jam 10 nanti,setelahnya pertemuan dengan MH Group pukul 2siang di restoran S..jelas Nia pada bosnya....
Baiklah,Farhan kamu atur pertemuan dengan Queen company,siapkan semua berkas berkas,aku gak mau terlalu lama terus berhubungan dengan perempuan itu,sisanya kamu yg urus.
"baik bos,...apa Bos tau MH Group....???tanya Farhan hati hati,karena ia sudah lebih dulu menyelidiki perusahaan itu,siapa pemilik dan lainya,ia tidak mau sampai kejadian dengan Queen company terulang lagi, karena kesalahan nya bisa jd akan berakibat fatal walaupun seharusnya bosnya itu profesional "batinnya.
Abra mengerutkan keningnya heran,"Memang ada apa dengan perusahaan itu??? bukankah MH Group perusahaan besar,kita beruntung jika bisa bekerja sama dengan perusahaan itu.jawabnya,masih menatap arah Farhan asisten nya.
"Bos,,,apa kamu bener bener gak tau siapa Pemilik MH Group.... hufffff Hasan membuang nafas saat melihat gelengan kepala bosnya.
Hasan Mahardika,dia pemilik perusahaan itu sekaligus mantan dan ayah dari bayi yg di kandung nona Nana bos.jelas Farhan.
Abra tercengang,ia terkejut saat mendengar penjelasan Farhan......
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
__ADS_1
Yooooo raider setia ku ,aku ucapin banyak makasih buat kalian yg masih setia untuk membaca karyaku dan sudah memberikan dukungan pada athour....menurut kalian Abra bakal lanjutin kerja sama nya gak ya...๐ค๐ค๐ค
Yuk pantengin terus kisahnya ...