
Sementara di sebuah tempat pembelanjaan,wanita paruh baya tengah memilih milih bahan kebutuhan bulanannya bersama art kepercayaan nya....
Setelah menyelesaikan urusan membeli kebutuhan bulanan wanita paruh baya yg tidak lain mama Hasan dan artnya langsng menuju mobil di mana sang supir sudah menunggu di loby.
"Nyonya setelah ini kita langsung pulang atau singgah kemana lagi,"Tanya ujang sang supir.
"Emmm kita langsng pulang saja ujang,titah mama hasan."! Baik nyonya .
Saat ditengah perjalanan, tiba tiba saat mobil tersendat karena kondisi macet total,hingga membuat mobil mereka terpaksa terjebak kemacetan jg.
"ujang,memang gak ada jalan alternatif lain apah,macet gini,tegur nyonya Aryani.!"
"Ada nyonya,tp jaraknya agak jauh jika harus melewati jalan itu,memang jalannya lancar karena jalannya cukup sepi jarang di lewati mobil. nyonya."?
Ya sudah jika bisa putar balik kita ambil putar balik saja ujang,!" perintah nyonya Aryani.
"Baik nyonya,kebetulan di depan jalan itu kita bisa belok ambil jalur lain",jelas ujang.
Kemudian mobil pun mengambil jalur jalan pintas tersebut,yg memang sedikit sepi karena memang jalan itu hanya area sawah sawah sepanjang jalannya.....
Saat tengah berada di area yg sepi dan kebetulan hari yg jg semakin sore hampir menjelang malam karena keasyikan berbelanja akhirnya tidak terasa waktu sudah mulai petang.
__ADS_1
Tiba tiba,di depan mereka ada segerombolan preman yg menghadang mengunakan motornya di tengah jalan,yg membuat Ujang mau tak mau menghentikan kendaraannya...
"Tok..tok..tok, salah satu preman mengetuk ngetuk kaca mobil,sehinga Ujang mau tak mau membuka sedikit kacanya..."Ada apa ya bang ,maaf saya mau lewat,apa motor masnya mogok,tanya Ujang pada preman yg berdiri di sisi mobilnya.
"Cepat turun,dan serahkan barang barang kalian"!!! sambil mengarahkan belati di hadapan Ujang.
"Maaf bang,saya cuma mau lewat,saya gak punya apa apa jawab Ujang lagi."
Sedang di dlam mobil nyonya Aryani dan bi Surti nampak ketakutan,"Bu gmn ini...saya takut Ujang kenapa Napa dan preman itu pasti bakal ngapa ngapain kita nanti,gumamnya seraya mengeratkan tangannya pa Bu Surti.
"Nyonya temang,coba nyonya sambil hubungi den Hasan minta bantuan siapa tau bisa nyonya,?...tapi gmn kalau mereka liat saya sedang telp bi...!
Aryani pun dengan gemetar mengirim pesan dan men-share lokasi.
sementara di luar sudah terjadi baku hantak antara Ujang dan perman karena sepertinya Ujang tidak memberikan apa yg mereka inginkan...
"Heiiii" !!!! teriak teman preman itu saat melihat temannya hampir di kalahkan,kemudian ia pun membantu dan menyerang mengeroyok ujang.
Ujang tampak kewalahan menghadapi ke 5 preman itu dan saat dia kehabisan tenaga salah satu preman itu mennyabetkan senjata tajam pada perut Ujang hingga Ujang terjatuh dan meringis karena perutnya terkena sabetan senjata tajam itu.
Dari arah belakang terlihat sebuah motor dengan kecepatan sedang mengarah ke segerombolan preman itu dan menghentikan motornya kemudian ia turun dan langsng menghajar para preman itu satu persatu hingga beberapa orang udah jatuh terkapar akibat pukulan orang yg memukulnya masih mengunakan helmnya....
__ADS_1
"heiii,siapa Lo...berani beraninya ikut campur urusan gue"!!!! ,teriak preman yg sepertinya ketua preman itu.
"Kalian gak perlu tau siapa saya,ucapnya yg ternyata suara seorang wanita."
"Cihhh ternyata seorang wanita kau rupanya, gue pastiin Lo bakal jadi penghangat kita hahahahaha,tawa ketua dan 1orang preman lainnya!!
"Banyak omong Loe ,seketika wanita itu langsng menghajar preman yg tinggal 2 orang itu hingga sabetan senjata tajam mengenai lengannya....beruntung bantuan yg tadi Aryani minta datang bersama putranya,dan segera membantu meringkus para preman tersebut.
Ujang dan wanita yg terkenal sabetan senjata tajam yg menolong nyonya Aryani,di bawa ke rumah sakit.
"Mama gak apa apa"?,tanya Hasan memeluk sang mama sambil meneliti takut takut ada yg terluka...
"Mama gak apa apa sayang,mama Hasan menenangkan putranya"?.
"SIAPA Dia,"???? gumam Aryani yg masih terdengar Hasan saat wanita penolong itu di bantu di papah ke ambulance untuk di bawa ke rumah sakit.
"Maksud mama, siapa,"? tanya Hasan binggung
"Itu nak wanita yg tadi menolong Ujang yg berkelahi mengalahkan preman itu,sepertinya ia tadi terluka terkena sabetan jg...Hasan ayo kita ke rumah sakit mama ingin melihat kondisinya,pinta mama Hasan,kemudian mobil pun Melayu ke arah rmh sakit tempat Ujang dan wanita tersebut di bawa.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
__ADS_1