
Waktu yg di tunggu tunggu akhirnya tiba,dimana Abra akhirnya menjemput Aira untuk di kenalkan pada keluarga juga sang istri,setelah pembicaraan nya dan mendapat persetujuan dari yasna,akhirny ia menjemput Aira di Bandara karena Aira di antar oleh orang kepercayaan kakeknya.
Setelah 20menit menunggu,akhirnya yg di tunggu tampak datang dan berjalan menghampiri Abra.
"Ka Ega!...Aira kangen" ucapnya manja
Abra tersenyum pada gadis yg kini bergelayut manja di lengannya.
"Ayoo kita langsng ke rumah kakak,ajak Abra."
"Ka,Ega??? apa istri dan orang tua kakak akan merestui kita ,"Tanya Aira sendu.
hemmmm !
Hanya deheman yg Abra katakan.Mereka berjalan ke mobil yg sudah ada pa Ujang yg menunggu di mobil.
Setibanya di kediaman Abra setelah perjalanan 50menit,Aira nampak takjub melihat rumah Abra yg tampak mewah dan besar.
Mereka berdua turun dan berjalan menuju pintu utama.
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam keduanya.
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh"jawab Abah dan umi di ruang keluarga yg sedang bersantai menonton acara tv sambil mengawasi Refan yg tengah bermain belajar tengkurep.
Sementara Nana tengah menyiapkan makan siang untuk semuanya.
"Abah,umi...kenalkan,dia Aira ".
"saya Aira,Tan..Tante,"ucap Aira gugup sambil menunduk.
"Panggil umi dan Abah saja nak ,samakan seperti Abra, pinta umi Zahra.
"Ohhh iya sebentar ya,umi panggil Nana dulu,??umi menghampiri Nana dan memintanya mengikuti umi sambil menuntunnya.
"Nah...nak Aira kenalkan,ini yasna menantu dan istri Abra"!.
__ADS_1
"Na,kenalkan itu Aira,".
"yasna"!.
"saya Aira mbak"??.
"Wah,kamu cantik dan masih muda ya Aira"?
,sapa yasna ramah.
Aira hanya membalas dengan tersenyum kikuk,ia begitu gugup karena harus berkenalan langsng dengan calon madunya.
"Baiklah ayo,kita makan siang dulu,m?? Nana mengangkat Refan dan mengendongnya,Abra hendak mengendongnya namun di cegah oleh yasna.
"Mas makanlah dulu,biar Refan aku tidurkan"!setelah memberikan Refan pada baby sisternya Nana menghampiri meja makan,dan langsng melayani sang suami kemudian berjalan duduk di kursi samping umi Zahra,karena Aira telah lebih dulu duduk di samping Abra..
Umi yg melihat hal tersebut meminta Abra untuk bergeser agar Nana bisa berada di samping kanannya.
"Abra,geserkan duduk mu,biar Nana bisa duduk di sebelah kanan kamu"!
Abra yg tersadar akan posisinya langsng meminta Aira untuk pindah bergeser.
:"Tidak usah mas,tidak usag,tidak apa apa"Nana menolak untuk pindah.
Akhirnya mereka makan dalam hening,Keyla sedang menginap di tempat sang papa dan mama Nisa karena weekend.
Setelah selesai makan malam,Nana membereskan meja makan,Aira mencoba membantunya.
"Mbak,sini aku bantu,??Aira hendak meraih piring untuk di bawa ke wastafel.
"Sudah tidak usah,kamu duduk saja,,Abah dan umi mau bicara"larang Nana.
Aira pun akhirnya berjalan ke ruang keluarga dmn Abra,Abah dan umi tengah duduk bersantai.
"Jadi bagaimana bra,kelanjutannya!,apakah kamu sudah yakin akan bisa bersikap adil nantinya pada kedua istrimu.Walaupun abah sangat menyayangkan keputusan mu,karena bagaimanapun,akan ada hati sakit, walaupun kamu berusaha bertindak adil.
__ADS_1
Belum sempat Abra menjawab,terdengar suara dari luar yg mengucapkan salam bersamaan Nana yg berjalan menuju ruang keluarga dengan membawa secangkir teh dan kue.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh".
"Nak,kamu baru kembai??tegur umi.
"Kamu pergi kemana dulu dek,?tanya yasna .
"Awas nanti kamu nyasar lagi,goda sang ipar".
"Apaan sie mbak,emang Haris anak kecil apa yg bakal nyasar di kota ini,"ucapnya sambil cemberut.
"Hibihihihi Nana terkekeh melihat tingkah adik iparnya,"gak pantas dek,cemberut gitu kaya Keyla aja"!.
"Ehhh ada tamu,siapa dia bang,"! tanya Haris pada Abra.
"Dia Aira,dia....jawab Abra ragu,dia calon istri ke dua Abang.
"Hahhhj,apaaa!!!!
Jangan bercanda bang,Abang ini apa apaan sie,di keluarga kita itu gak ada yg poligami,dan Abang dari dulu juga menentang yg namanya poligami,karena beranggapan tidak akan bisa adil nantinya,dan pasti bakal melukai perasaan ke dua nya."!
"Lalu kenapa sekarang abang malah mau poligami"!!.
"Dek,tolong temani Refan ya,kasihan takut kebangun nanti,"?Nana mencoba mengalihkan pembicaraan meminta Haris untuk menemani ponakan nya.
"Iya mbak,!!.Sebelum pergi Haris kembali bersuara
"Kalau sampai Abang menikah lagi,aku bakal bawa mbak nana pergi dari rumah ini dan Abang akan menyesal karena sudah menyakiti istri sebaik dia terlepas dari ingatan Abang yg hilang"!!!!
Haris pergi melangkah meninggalkan ruang keluarga dengan kesal,ia tidak habis pikir dengan abangnya yg dulu menentang,knp sekarang malah ia sendiri yg akan poligami.
Diruang keluarga,Nana sudah mengutarakan jawaban dan mengijinkan Abra menikah lagi,dengan catatan jika nanti ditengah perjalanan ia tidak sanggup menjalaninya,maka ia meminta Abra untuk melepaskannya.
__ADS_1
πΈπΈπΈπΈ
Mohon maaf para Raider semua jika aku lama up dan telat terus,untuk itu mohon dukungannya dari raider semua untuk komentar dan masukannya.ππππππ