Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
Part 93


__ADS_3

Umi dan yasna serta kedua putra dan putri nya tiba di loby rumah sakit tempat sang mertua menjalani perawatannya.


Dengan membawa perlengkapan abra serta masakan yg sudah umi buatkan yasna berjalan beriringan dengan umi yg mengendong sky sementara keyla di gandeng tangan umi satunya.


Mereka menyusuri lorong mencari ruang yg sudaj di infokan abra sebelumnya.


"Umi sepertinya ruangan abi di depan lorpng itu "tunjuk nana pada umi yg masih mencari cari ruangan tmpt sang suami di rawat.


"Ternyata abra menempatkan abi di ruang VVIP," umi bergimam pelan,namun masih bisa di dengar nana.


""Umi,tentu mas abra akan memberikan fasilitas terbaik untuk abi serta agar abi dan kita yg menemaninya juga nyaman,???nana tersenyum pada umi.


"Iya nak,umi sangat beruntung memiliki anak serta menantu seperti kamu",ucap umi dengan mata yang sudah mulai berembun.


"Umi,????sudah ayo kita segera ke ruangan abi ,umi tidak boleh sedij lagi kita akan sama sama merawat abi hingga kembali sembuh".


"Iya sayang, ayo kita kita jengguk kakek ya ,biar kakek sangat dan cepat sembuh karena di temani cucu cucu hebatnya",ajak umi pada ke dua cucunya...nana hanya tersenyum melihat betapa umi sangat menyanyangi keyla tanpa membeda bedakan wlpn keyla bukan cucu kandungnya.

__ADS_1


^^^^^


Sementara di dalam ruangan abra masih setia duduk di samping abinya dengan terus memandangi wajah yang masih tetlihat tampan di usianya yg sudah memasuki kepala tujuh itu.


"abr...ra,lirih sang abi yg sudah membuka matanya perlahan,nak dmn umi mu tanya sang ayah"?.


"Abi....abi sudah sadar,sebentar abra panggilkan dokter dulu ",pamit abra tanpa menjawab pertanyaan sanh ayah.


"Ib,.....tolong panggilkan dokter cepat "titah abra pada sang adik.


"Umiiiiii"????


"Assalamualaikum nak,kamu mau kemana nak"?tanya umi.


"Waalaikum salam umi",jawabnya sambil meraih punggung tangan dan menciumnya dengan takzim."Ibra panggil dokter dulu mi , abi sudah sadar jelas ibra sambil melangkah keluar menuju ruangan perawat serta meminta dokter untuk mengecek kondisi sang ayah.


Diruangan umi bergegas menuju bangkar sang suami setelah menurunkan sky di sofa terlebih dahulu....."Abi...syukur abi sudah sadar,apa yg abi rasakan ,umi bertanya sambil memegang tangan sanh suami.

__ADS_1


"Umi.....abi sudah baik baik saja ,abi hanya butuh istirahat saj,kalian yamg terlalu betlebihan sampai membawa abi ke rumah sakit."


Umi bernafas lega mendengar kondisi sang suami yg berangsur angsur baik,tak lama pintu di buka ,menampakanny dokter yg td ibra panggil.


"Selamat sore pak,bagaimana perasaan badan,apa ada keluhan "tanya dokter sambil memeriksa kondisi abi.


"Saya sudah merasa jauh lebih baik dok"jawab singkat abi.


"Baiklah, tidak ada yg perlu di khawatirkan,bapak harus makan banyak dan jangan lupa obat dan vitaminny, agar cepet pulih kembali.."


"Besok kita observasi lagi,jika sudah lebih baik maka besok lusa kemungkinan anda bisa pulang yg penting tetap jaga asupan nutrisi dan aktibitas mungkin sudah harus di kurangi ya pa" nasehat dokter.


"Baik dok terima kasih banyak "ibra yg menanggapi ucapan dokter tadi.Setelahnya dokter dan suster pamit meninggallan ruangan tersebut.


"Sayang ...apa yg kamu bawa....apakah makanan ,abra sangat lapar"?.


"Oh iya maaf mas ,aku sampe lupa??? ayo mas abra dan ibra makan dulu saja aku dan umi serta anak anak sudah makan tadi sebelum ke mari.

__ADS_1


__ADS_2