Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
PENGAKUAN


__ADS_3

Mentari sudah mulai beranjak,namun Abra masih betah dengan selimut tebalnya setelah melaksanakan kewajiban nya pada sang Khaliq shubuh tadi,


Brakkkk


Ayahhhh....!!! ayo bangun ayah teriak key masuk ke kamar sang ayah,langsng naik ke atas tempat tidur dan menggoyang badannya.....


Abra yang tau sang putri membangun kannya dengan jail menggodanya tanpa mau membuka matanya...


"Ayah....kesalnya,"...ayo bangun,ini cudah ciang,...sang ayah tetap bergeming,tanpa kehabisan akal key langsung menciumi wajah sang ayah dan sepertinya berhasil....


"Princess ayah,"mendekap key yg tersenyum berhasil membangunkan ayahnya.


"Ayah,ayo bangun??? key mau jalan jalan,ayahkan libur hali ini, mengalungkan tangan kecilnya di leher sang ayah


"Baik baiklah,untuk princess ku yang cantik",mencium pipi chubby nya,kalau gitu key keluar dulu yah, ayah mandi dan bersiap dulu.....oke"?, mengajungkan jempolnya.


"Okey ayah",turun dari ranjang dan keluar dari kamar sang ayah.


Abra masih memikirkan cara bagaimana mengatakan pada sang istri soal kejadian yg terjadi padanya kemarin,semalam ia ingin langsng menceritakan namun di urungkan karena melihat Nana yg tengah tertidur pulas.


Hufffff,membuang nafas kasarnya.... secepatnya aku harus menceritakan pada Nana, wlpn menyakitkan setidaknya ia tahu langsng dari ku,dan bukan dari orang lain,batinnya.

__ADS_1


Setelah membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian rumahan yg sudah di siapkan sang istri,Abra menuruni anak tangga untuk segera sarapan bersama.


"Pagi sayang",siapanya mencium kening Nana,


"Pagi mas",balasnya tersenyum.


Sarapan pagi yg hening tanpa ada percakapan hanya suara denting endok dan garpu, sementara key berada di taman setelah sarapan lebih dulu.


Setelah menyelesaikan sarapannya,Abra meminta Nana ikut dengannya ke ruang kerja.


"Sayang,aku tunggu di ruang kerja ya,ada yg ingin aku bicarakan,jelas Abra.


.


"Iya boleh"suat Abra kemudian melangkah menuju ruang kerjanya .


Di dalam ruangan,Abra berdiri di depan jendela yg menghadap taman,ia melihat putri kecilnya sedang bermain,ia masih memikirkan cara untuk menjelaskan pada Nana nnati, hingga terdengar ketukan pintu yg membuyarkan lamunannya.


"Mas.....ini teh nya, meletakkan cangkir teh di meja sofa....Abra hanya menoleh namun masih berdiri di depan jendela.


Nana menghampiri suaminya,memeluk pinggang nya dari samping,"Sayang,kamu kenapa???? ,apa ada masalah,sejak tadi aku liat wajahmu seperti memikul beban berat"?.

__ADS_1


"Sayang,apa kamu akan marah jika aku menceritakan sesuatu yg mungkin akan membuatmu sakit hati karena sungguh aku ...tidak lanjut menjelaskan Abra memeluk istrinya erat,Nana membalas pelukan suaminya dan mengusap punggungnya lembut.


Abra melonggarkan pelukannya,ditatapnya wajah sang istri yg sangat di cintainya....lalu mengajaknya ke kursi kerjanya untuk duduk di pangkuannya.


"A..aku harap kamu bisa mengerti tentang masalah ini sayang,dan membantu ku mencari jaaln keluarnya," kemudian menyalakan laptop dan memasangkan disk salinan CCtv di kantornya.


Nana memperhatikan rekaman video itu dengan seksama,hingga saat menyaksikan suami nya sedang bercinta dengan seorang wanita ia langsng mengeluarkan air matanya dan Abra pun langsng mematikannya.


Hiks...hiks ..hikss,tangisnya pecah menyaksikan suami yg sangat ia cintai menyentuh wanita lain, walaupun ia tau itu bukan sepenuhnya kemauan Abra, karena disana jelas terlihat Tania,yg sedang mengendap endap masuk ke ruangan Abra di saat sekertaris dan suaminya belum datang,serta mencampurkan sesuatu, seperti bubuk ke dalam cangkir minuman dan langsng masuk ke dalam kamar pribadi suaminya,


"Sayang,aku mohon maafkan aku pinta Abra memeluk istrinya erat,aku benar benar tidak sadar kalau melakukan itu dengannya karena saat itu hasrat ku bener bener bergejolak dan butuh pelampiasan,dan di saat itu aku melihat dirimu yg berada di sampingku....maafkan aku sayang,,". Abra tak kuasa ikut menitikkan air matanya.


Sementara Abra dan Nana masih saling berpelukan menumpahkan kesedihan nya,di lain tempat seorang wanita tengah berbahagia karena rencananya telah berhasil.


Tinggal satu tahap lagi aku akan menjadi istri mu ka Abra,gumamnya sambil tertawa....


Ting tong.....Ting tong


Terdengar suara bel apartemen nya berbunyi,ia pun beranjak dari tempat duduknya untuk membuka pintu.....


kretttt....

__ADS_1


"KAUuuuu!!!!....


__ADS_2