
Setelah kejadian itu,Abra langsung meminta bagian CCTV untuk untuk keruangan nya.
Tok..tok..tok..
"Masuk "! ucap dari dalam ruangan
"Permisi Tuan,anda memangil saya"?
"Duduklah,Der...."terima kasih tuan,kemudian Dery pun melangkah mendudukan diri di sofa.
"Tolong kamu copy rekaman cctv di ruangan ku hari ini mulai dr pagi, menghembuskan nafas nya sesaat kemudian melanjutkan....jika rekaman cctv itu tidak ada kamu copy cctv yg tersembunyi yg hanya kita ketahui"! kamu mengerti!.
"Baik tuan,saya akan melaksanakan perintah anda,saya akan mengecek terlebih dahulu....mohon maaf sebelumnya kalau saya lancang tuan,apa ada masalah"??,tanyanya
"Hmmmmmm ,ada seseorang yg telah menjebak ku,lakukan saja perintahku dan aku butuh hasilnya sore ini jg."!
"Baik tuan,kalau begitu saya permisi akan langsng mengeceknya...."pamit Dery dan keluar dari ruangan atasannya tersebut.
waktu kini menunjukkan pukul 16.00 saat di mana karyawan meninggalkan kepenatan di kantor untuk segera kembali ke peraduannya masing masing.
__ADS_1
tok.. tok.. tok
Setelah di persilahkan masuk,Dery mendorong pintu dan segera menghadap bos nya.
"Tuan..maaf saya baru selesai,td ada sedikit Masalah,dan sepertinya dugaan anda benar", sambil menundukkan kepalanya....
"Cepat berikan padaku"!!,pinta Abra.
Dery memberikan salinan copy cctv tersembunyi yg berada di ruangan serta kamar pribadi bosnya....ia sebenarnya agak sungkan karena mau tak mau menyaksikan hal yg tentu sangat memalukan,dimana seorang wanita dengan begitu rendahnya melakukan hal serendah itu.
"Sudah ku duga"!!,sambil mengepalkan tangannya yg berada di atas meja....
"Terima kasih,kau boleh pulang!! ,ku harap kau bisa menjaga rahasia ini....!
"Baik tuan...saya jg bersedia jika tuan membutuhkan sebagai saksi ,ucapnya kembali...."Saya permisi tuan,"...berjalan keluar ruangan,namun saat sampai pintu,sebelum membuka pintu ,ternyata sekertaris Farhan lebih dulu membuka pintu itu,dan ia sedikit heran ada apa Dery di ruangan bos ya itu.
"Bro.... panggil Farhan pada Abra saat sudah berada di hadapannya".
Abra menggangkat wajahnya dan terlihat jelas di mata Farhan jika ia sednag menghadapi masalah.
__ADS_1
"Ada apa bro"?,tanya Farhan
Hufffff membuang nafasnya kasar,kemudian Abra pun menceritakan pada Farhan apa yg baru saja terjadi,karena memang Abra selalu menceritakan Maslah nya pada sahabat nya itu.
"APAaaaa!!!!! ...teriaknya
"Heiii!!!!!! bisa gak sie gak perlu teriak teriak gt,omel Abra."
"Sory.... sorry,aku kaget aja Ga,ko bisa Tania nekat berbuat seperti itu....,lalu bagaimana sekarang,dia pasti meminta mu untuk bertanggung jawab,terlepas dari apa yg sudah dia lakukan???.Binggung
"Entahlah Han,aku bener bener pusing,aku hanya tidak mau menyakiti perasaan Nana jika ia tau apa yg sudah aku lakukan, meskipun aku tidak berniat untuk melakukan itu,"!
"Ya kamu benar ga,bahkan kalian sama sama menikmati ,ledek Farhan.
"bre****k Lo"!!! melempar bantal sofa pada Farhan,
"Tapi mau gak mau aku ttp harus menceritakan pada Nana,aku gak mau Nana tau dari Tania,Krn pasti ia sudah merencanakan sesuatu."!!.
"Berdoalah,dan ceritakan pada nana,aku yakin Nana pasti mengerti karena memang ini bukan kesalahan mu,nasehat Farhan.
__ADS_1
"Mereka berdua bangkit dan bergegas keluar untuk pulang,karena mereka pasti sudah di nantikan istri istri tercinta mereka.