Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
KEPERGIAN SANG AYAH


__ADS_3

Saat menuju pulang ke rumah,Nana mendapat telp dari sang ibu yang mengabarkan jika sang ayah masukn ke rumah sakit karena penyakit yang dideritany.


πŸ“±"assalamualaikum nak" sapa ibu di seberang telp


πŸ“±"waalaikum salam bu,....???",ibu gimana kabarnya,maafin yasna ya Bu,belum nenggok ibu Sama bapak di kampung,???,gmn kabar bapak Bu"?.tanya Nana beruntun


πŸ“±"Kamu itu ndok,sudah jarang kasih kabar ke ibu,sekaliny Nany panjang banget ,ibu sampe binggung mau jawab apa."!


πŸ“±"Hihihi iya Bu maafin yasna,"?? sekarang ini boleh ngomong deh,Nana dengerin".ucapnya tersenyum,melupakan sedikit kesedihannya akibat perlakuan bara yg meninggalkannya.


πŸ“±"Nak,kabar ibu sehat,begitu juga sama mas dan mbakmu,cm kabar bapak yg lagi gak baik ndok."?


πŸ“±"ibu mau minta tolong supaya kamu bisa segera pulang ndok, karena kondisi bapak yg sudah kritis,bapak dari kmrn manggil manggil nama kamu terus ndok"!.


πŸ“±"Bapakkkk,gumamnya,...iya Bu Nana bakal pulang sekarang jg,ibu jaga sedih terus ya Bu,kita doakan bapak Sama sama biar bis cepet sembuh".


πŸ“±"Ya sudah kamu hati hati ya ndok pulangnya jangan banyak pikiran kasihan cucu cucu ibu nanti,ibu tutup ya "Assalamualaikum"?


πŸ“±"Waalaikum salam Bu"?.


Setelah menutup sambungan telp,bertepatan ia tiba di depan gerbang rumahnya,ia membayar ongkos dan segera keluar terlebih dahulu dan meminta bantuan satpam untuk mengendong Keyla yg tertidur.


Setelah meletakkan Refan di box tempat tidurnya,Nana lansng memesan tiket kereta api untuk pulang ke kampung halamannya.setelah selesai ia menelpon nisa untuk meminta tolong menjaga ya karena ia harus pergi luar kota dan gak mungkin membawa keyla takut lelah,akhirnya ia meminta tolong mbok jum untuk menjaga keyla terlebih dahulu, karena masih tidur agar menemani Keyla terlebih dahulu sebelum Hasan menjemputnya.


πŸ“±"assalamualaikum Nisa"?


"___"


πŸ“±"nis,aku mau minta tolong mau nitip keyla,kamu gak keberatan kan"?.


"___"


πŸ“±"Alhamdulillah,iya makasih ya nis, Mbak ngerepotin kamu terus,nanti mbak ceritain deh sekarang Mbak buru buru,yaudah ya nis "Assalamualaikum". tutup Nana setelah di jawab Nisa.

__ADS_1


Setelah memasukan beberapa pakaian dan perlengkapan Refan yg di bantu mbok jum nana segera memesan taksi menuju stasiun.


Sementara di mall,setelah menemani Aira,Abra mengajak Aira untuk kembali ke resto tempat ia meninggalkan Nana dan anak anakny tadi.


"Mas,kita mau makan dulu yah,tanya Aira senang,mas tau aja deh klu Aira emang udah laper banget,ucapnya yg masih betah bergelayut di lengan Abra, sementara Abra tidak menjawab hany tersenyum tipis.


Saat memasuki resto tersebut,Abra melayangkan pandangan matNy ke semua sudut,ia sedikit panik Karena tidak mendapati istri dan kedua anaknya.


Abra memutuskan bertanya pada pelayan setelah ia dan Aira duduk di kursi.


"Mas mas,panggil Abra dengan tangannya".


"Saya tuan???,anda ingin memesan apa tuan,"?? tanya pegawai resto itu.


"Eeeeemmmm apa kamu tadi melihat istri saya yg duduk disini dengan seorang bayi dan gadis kecil"??


"Ohhh⁢....nyonya itu dan putrinya tadi sudah keluar dari sini tuan,???


"Apa sudah lama"!tanya ya lagi


"Baiklah terima kasih "!.


"Aira!!,ayo aku antar kamu ke apartemen dulu,aku harus segera pulang ke rumah yasna aku raa ia sudah dirumah.


"Mas ,pulanglah duluan,aku mau makan,perutku lapar banget mas,rengek aira.


Akhirnya Abra mengalah membiarkan Aira makan terlebih dahulu, setelahnya ia akan langsng ke rumah.sambil menunggu Aira selesai makan,Abra mengirim chat pada Nana menanyakan posisi Nana sekarang.


Abra::Sayang,kamu dimana,kenapa gak menunggu aku dulu.Send


Lama Abra memandang ponselnya,namun Nana belum juga membalas chatnya,padahal disitu sudah menunjukkan jika chat sudah di buka dan di baca,namun Nana tidak ada niat untuk membalasnya.


Abra mencoba menghubungi ponsel Nana,terhubung tapi tidak ada yg mejawabnya.

__ADS_1


Hingga akhirnya setelah Aira menyelesaikan makannya,Abra buru buru membayar dan segera mengajak Aira untuk meninggalkan mall tersebut.


Setelah sampai di kota kelahirannya,Nana segera melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit,ia sudah menghubungi sang kakak untuk menunggunya dulu sampai ia datang,setelah perjalanan 39menit dari stasiun kerumah sakit,Nana langsung membayar ongkos taksi dan segera turun untuk menghampiri mbakny yg sudah menunggu di lobby rah sakit.


Nana,ucap sang kakak menghampiri Nana dan langsng memeluknya,dengan Refan berada di tengah tengah mereka.


"Mbak gimana kondisi bpk,"???


"Kamu masuklah,biar mbak membawa refan pulang terlebih dulu kasihan kalau harus tidur disini."jelas mba yati.


"Baiklah lah mbak,aku titip Refan,aku mau lihat bapak dulu"!.


Nana memberikan Refan yg masih asik tertidur tanpa terganggu,setelahnya ia berjalan menuju ruangan tempat di mana bapak ya di rawat.


ceklek suara pintu yg di buka Nana.


"Assalamualaikum Bu,"???salamnya pelan.


Terlihat dang ibu yg duduk di samping ranjang sang suami.


"Waalaikum salam nak,ka.u sudah sampai,?mana Refan "!.tanya ibu.


"Tadi di mba Mbak Yati Bu,"?


"Bagaimana kondisi bapak Bu"????


"Bapakmu masih sama ndok,ibu sudah ikhlas mungkin memang bapak sudah waktunya untuk pulang"! jelas ibu.


"Ibu ini ngomong apa sie,"!!! Nana memeluk sang ibu yang terlhat sangat tegar dengan kondisi sang ayah.Nana melepaskan pelukan sang ibu dan meraih tangan sang ayah untuk di ciumnya.


"Bapak, cepat sembuh ya pak,Nana kangen sama bapak ucapnya terisak.


Hingga tanpa terasa ia tertidur di kursi samping ranjang pasien dan ibu sudah tertidur di sofa.

__ADS_1


Tepat pukul.04.30 bapak menghembuskan nafas terakhirnya .Ternyata ia hanya sedang menunggu sang putri sebelum ia kembali kepada sang pencipta.


.🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2