
Setelah pertemuannya dengan Nisa, pikiran Hasan selalu saja terbayang bayang wajah cantik gadis itu....'Aaaagggghhh kenapa wajah ya selalu berputar putar di otakku,apa aku sudah bisa benar benar menghapus mana Nana di hatiku,batinnya...
Ceklek...pintu terbuka,tampak Doni sang asisten sekaligus sahabat terbaiknya....
"Bro, ini berkas berkas dan semua bukti pengelapan dana kantor cabang kita,dan semua itu berkat bantuan salah satu pegawai kita yg sangat kompetain dan pengabdiannya pada perusahaan cabang kita karena berkat kerja kerasnya jg kantor cabang kita bisa berkembang pesat,sampai akhirnya tikus tikus dari kantor kita yg di kota z di pindah ke cabang kita dengan alasan untuk membantu kandidat yg akan kita rekrut untuk di jadikan wakil direktur disana..."!
"Baiklah kita berangkat sekarang,sebelum jam makan siang aku ingin semua sudah beres.".Tegasnya.
"Ok,ayo kita berangkat"!.
Hasan dan Doni pun melangkah keluar dari ruangan itu menuju lift untuk sampai di loby kantornya,setelahnya langsng meluncur ke kantor cabang nya yg masih satu kota hanya beda daerah.
Hanya memakan waktu 1jam keduanya sudah sampai di kantor cabang MH Group.
Aura dingin dan tegang begitu terasa di dalam kantor itu,pasalnya sang CEO pemilik Perusahaan yg terkenal dingin,tegas dan tak kenal ampun pada siapa saja yg sudah berbuat salah sudah dipastikan akan langsng berakhir di jeruji besi.
"Selamat datang tuan Hasan,pa Doni sapa, sekertaris dan wakil direktur kantor cabang tersebut menyapa sang bos besar".
"Bagaimana,apa semua sudah siap di ruang metting,tegasnya pada bawahannya "!!.
"Sudah tuan,tinggal menunggu anda,mari silakan tuan,"?David selaku wakil mempersilahkan bos nya menuju ruang metting,di ikuti sekertaris,serta Doni di belakang sedangkan David berjalan sejajar dengan bosnya sambil menjelaskan sesuatu.
Masuk ke ruanga metting suasana begitu mencekam,masing masing devisi menunjuk perwakilan untuk metting tersebut,disana jg sudah hadir orang yg bersekongkol dengan dalang pengelapan dana yg masih berpura pura tidak terlibat karena mengkambing hitamkan seseorang.
Hasan duduk di kursi di dampingi Doni dan David sedang sang sekertaris menyiapkan laptopnya dan proyektor.
Pandangan matanya terhenti pada wajah cantik yg beberapa hari ini selalu mengusik pikirannya,sorot matanya menatap tajam wajah itu yg tengah sibuk menyiapkan berkas,dan tidak menyadari seseorang tengah terus menatapnya.
"Baiklah,saya ingin mendengar laporan dari kalian semua,mulai dari perwakilan masing masing devisi, terdengar suara bariton yg tegas,Nisa yg td sibuk tidak menyadari bos besarnya sudah berada di ruangan langsung mengangkat wajahnya ketika mendengar suara bariton tersebut.
__ADS_1
Masing masing perwakilan devisi mulai menjelaskan dan melaporkan satu satu sesuai dengan bagiannya,hingga sampai pada bagian Nisa.
Nisa menjabarkan beberapa kejanggalan pada laporan pada bagian keuangan dan dia menemukan kesalahan serta bukti pada bagian penjualan dan bla BLA BLA....Hasan mendengarkan dan pandangannya terfokus pada wajah cantik Nisa ,sampai akhirnya terkuat dana pengelapan pada penjualan dan tersangka nya.
Dengan beberaa bukti laporan,print rek,serta CCtv akhirnya akhirnya Sugeng dan Didi serta Jony langsng di giring untuk ditindak lebih lanjut dan pa Wandi yg merupakan pegawai yg sudah mengabdi pluhan tahun bisa terbebas dari tuduhan sungeng mengkambing hitamkan,menjadikannya tersangka.
Berkat bantuan,dan penyelidikan seorang gadis muda,yg pandai,baik hati,dan kompetain ia bisa terhindar dari fitnah itu.
Metting selesai semua pegawai keluar dari ruangan hanya masih tertinggal pa Wandi,Nisa ,David, Siska sang sekertaris serta Doni dan dirinya.
"David,kamu urus mutasi dan pengangkatan untuk pa Wandi untuk memegang jabatan Manager keuangan,"!!.perintahnya.
"Dan anda nona Nisa,menatap Nisa,saya akan mutasi anda ke kantor pusat,"! "Don,siap kan posisi untuk nona Nisa sebagai sekertarisku". pintanya.
"Hahhh "!!!Nisa terkejut mendengar penuturan bosnya tersebut,"tuan apa anda tidak salah,karena saya tidak menguasai di bidang itu,jadi tolong pertimbangkan lagi,"pintanya mengatupkan kedua tangannya.
"Saya tidak akan salah,karena saya melihat potensi dan kinerja kamu,lagian bukankah kantor pusat lebih dekat dari pada di kantor ini."!
Tiba di dalam ruangan nya,Hasan langsung menghempaskan tubuhnya di kursi kebesarannya,di lirik arlojinya menunjukan pukul 11.15 wib.Ia berniat mengajak gadis itu untuk makan siang bersama..."Don,Loe langsng balik aja ke kantor siapin semua kebutuhan Nisa buat gantiin posisi sekertaris buat bantuin Loe,jadi lu bisa lebih ringan .....".
"Lohh,emang Loe gak balik bareng bro,tanya Doni "?.
"Enggak, aku mau ngajak Nisa makan siang di luar,jadi Loe balik naik taksi aja yah"?
"Hemmmmm,roman roman nih kalau udah gini pasti ada yg lagi jatuh cinta,ledek Doni."
Hasan tidak menghiraukan kan ledekan Doni,ia kemudian menelp David agar menyuruh Nisa ke ruangannya.
tok...tok...tok
__ADS_1
"Masuk"!...Setelah dipersilahkan masuk Nisa membuka pintu.
Ceklek,"Permisi tuan,apa anda meminta pa David memanggil saya" tanyanya sopan membungkuk kan sedikit badannya.
Doni yg melihat isyarat mata Hasan langsng beranjak dan keluar ruangannya.
"Duduklah,pinta Hasan?.
"Sebentar lagi jam makan siang,bisakah kamu menemani aku makan siang di luar,"??
"Hah,Nisa langsung mengangga sambil mengedipkan matanya di depan Hasan yg menurut nya sangat lucu dan menggemaskan melihat wajahnya yg seperti itu.
"Kenapa kau,diam...apa kau bisa menemani ku makan siang di luar"?,tanyanya kembali.
"Ohhh .. emmm maaf tuan,tapi saya sudah bawa bekal,jadi sayang jika bekalnya tidak di makan."tolaknya hati hati.
"Kamu bisa berikan bekal itu pada teman mu,atau OB,jadi gak ada alasan kan menerima ajakan ku"?.
"Hufffff...,maaf tuan tapi bekal itu umi buatkan untuk saya jadi saya tidak sampai hati jika tidak memakannya,sekali lagi saya mohon maaf tidak bisa menemani anda,tolak ya sambil berdiri dan mengatupkan kedua tangannya di dada.
"Jika tidak ada lagi yg anda bicarakan,saya mohon undur diri tuan, sebentar lagi jam makan siang,"? atau anda mau mba Siska pesankan makanan tuan,nanti saya bantu kasih tau mba Siska"?.ucapnya.
"Tidak perlu,kalau begitu bawa bekal makanan mu kemari,aku ingin memakan masakan ibumu"! pinta nya.
"APAaaaa,Nisa terkejut dengan kemauan bosnya,tapi tuan kalau anda makan bekal saya,terus saya makan siang apa,"?.keluhnya.
"Sudah cepat,ambil bawa kemari,ku gak suka nunggu terlalu lama"!!, perintahny
Nisa hanya mendengus kesal,bagaimana tidak,bekal miliknya bosnya yg mau memakannya lalu dia harus nahan makan gitu,domelnya dalam hati.
__ADS_1
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ