Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
BERPISAH


__ADS_3

Setelah hari berganti hari,Minggu berganti Minggu dan bahkan bulan berganti bulan,akhirnya Aira menyerah,disaat yg bersamaan dimana Abra berniat untuk mencoba adil dalam hal nafkah batin,namun sepertinya haal itu sudah terlambat karena Aira lebih dulu untuk pergi menjauh setelah kemarin ia di vonis dokter mengalami penyakit yg Memeng ia sendiripun baru mengetahui nya.


Saat ia ijin untuk berkunjung ke negara orangtuanya Aira mengalami gejala yg membuat ia di larikan di rumah skit dan tentu membuat kedua orang tua Aira shock mendengar kenyataan putrinya mengalami penyakit kanker rahim.


Akhirnya setelah mendapat dukungan dan support kedua orang tuanya juga teman baru sekaligus dokter muda yg berana dr.kevin yg menangganinya,Aira bertekad untuk melepaskan Abra dan fokus untuk kesembuhan serta berusaha menata masa depannya karena ada seseorang yg senantiasa berad disampingnya dan mau menerima ia apa adanya.


Aira yg berada di negara J tersebut mengirimkan pesan Lewat email untuk meminta Abra agar segera mentalaknya.


******


Saat ini Abra tengah berada di rumahnya sudah beberapa bulan ia menjalankan pernikahan nya dengan Aira namun sampai saat ini ia Memeng belum bisa memberikan nafkah batin yg memang seharusnya Aira dapatkan,entahlah rasanya Abra begitu sulit untuk menyentuh lebih karena ia selama ini hanya mampu memberikan kasih sayang layaknya seorang kakak pada adiknya bukan suami kepada istrinya.


Akhirnya ia bertekad untuk mencoba untuk memberikan kewajiban nya sebagai suami pada Aira saat nanti Aira kembali.Baru saja ia berniat untuk mengirim chat pada Nana jika ia akan pergi menjemput Aira ,Abra justru mendapat TLP dari Aira,ya selama ini Aira sempat drop sehingga sulit untuk di hubungi hanya sang mama lah yg selalu menjawab TLP dari abra.


Aira:"Hallo, assalamualaikum kak"?...


Abra:"Waalaikum Ra,???kamu apa kabar kenapa tidak pernah menjawab telp ku"!.

__ADS_1


Aira:"Maaf ka,Aira sedang belajar untuk mencoba bisnis membuka butik jadi,Aira banyak belajar di sini,???bohong Aira.


Aira:"Kak, sebetulnya ada yg ingin aku omongin,dan aku harap kak Ega mau mengabulkan keinginanku ini".


Abra:"Apa itu Ra,kalau aku bisa insya Allah aku bakal kabulkan buat kamu "?.


Aira:"Huuuuffffhhh!!!,Aira menarik dan membuat nafasnya panjang untuk mengkuatkan tekadnya.


"Kak, Aira mohon tolong kak 3ga untuk menceraikan Aira!.


hening suara di seberang TLP tidak ada sautan.


Abra:"Ra,aku minta maaf jika selama ini selama aku menjadi suami kamu aku belum bisa menjadi suami yg bertanggung jawab dan suami yg baik,aku baru akan mencoba nya Ra,aku akan berusaha memenuhi kewajiban ku sebagai suami"!.


Aira:"Kak,Aira mohon,Aira sadar jika selama ini memang Aira hanya terobsesi pada ka Abra,dan merasa nyaman karena mungkin trauma Aira dulu.


" sekarang aku udah gak takut bahkan sekarang ada seseorang yg dekat dengan ku,maaf bukan Aira selingkuh dari kakak ,tapi sepertinya keputusan ini tepat untuk kita semua,Aira bisa merasakan bagaimana perasaan mbak Nana yg begitu sabar dan ikhlas,Aira gak mau terus menerus menjadi orang ke tiga di rumah tangga kalian?,aira jg ingin bahagia,ingin menjadi seseorang yg di cintai satu satunya olehh suami Aira,jadi mohon kakak kabulkan permintaan Aira ya."

__ADS_1


Abra:"Baiklah jika memang itu keputusan mu,aku akan menyusulnya dan mengabulkan keinginanmu Ra,aku harap kamu nanti bisa menemukan kebahagiaan kamu jg Ra."


Aira:"kak,apa gak bisa lewat TLP aja,karena mungkin besok airaa akan terbang ke negara A karena waktunya memang mendesak jadi kak Ega gak perlu kesini untuk mentalak aku."


Abra:"Tapi Ra,aku gak enak sama orang tua mu jika melakukan lewat TLP"!


sebelum Aira menjawab,mama sudah meraih ponsel di tangan Aira dan berbicara dengan Abra.


mama Aira:" nak Ega,ini mama nak,??


nak kamu tidak perlu ke sini tidak apa apa karena ini mendesak,Aira besok pagi harus terbang ke negara A jadi lakukan lah"!.pinta mama Aira.


Abra:"Mama,???


"emmmm baiklah lah mah Abra akan mentalak Aira".


"Aira putri mulai saat ini dan detik ini juga aku haramkan tubuh dan diri ini untuk kamu sentuh dan saat ini juga kamu sudah bukan istriku lagi,aku talak kamu"!.

__ADS_1


Aira yg mendengar ucapan Abra sudah meneteskan air matanya,namun sebisa mungkin ia tidak mengeluarkan suaranya,sang mama memeluk putrinya memberikan kekuatan',sedang dr.kevin menatapnya dengan perasaan yg entahlah sulit untuk di ucapkan,ia hanya berjanji pada dirinya jika ia akan membahagiakan Aira dan setelah pengobatan nya selesai ia akan menikahi gadis yg sudah berhasil mencuri hatinya beberapa hari kebelakang.


🌸🌸🌸🌸


__ADS_2