Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
PERMINTAAN SAMUEL


__ADS_3

Hari sudah beranjak sore,Ega tiba di kediaman kakek Samuel yg jg tempat tinggalnya saat ini setelah kepulangannya dari rumah sakit pasca pengobatan akibat kecelakaan itu.


"Assalamualaikum"!


"Waalaikum salam"? nak,sambut nek WENY.


Ega meraih tangan istri kakek Samuel untuk di Salami dengan takzim.


"Mandilah dulu nak,setelah itu kita makan sama sama"


"Iya umi...Abah kemana mi?"


'Abahmu ada di ruangan kerjanya nak'.


"Baiklah Ega pergi mandi dl umi".


*****


Di Kota J Nana tengah mendatangi resto yg ia bangun beberapa bulan yg lalu,untuk mengurangi kepedihannya atas kehilangan suaminya dan rasa lelah pada pencarian suami ya Nana menyibukkan diri dengan membuka resto di sela kesibukan mengurus putra putrinya.


Ia selalu membawa refan ke resto serta Keyla yg sepulang sekolah di antar ke resto dengan Beby sisternya ataupun ia yg menjemput jika senggang.


Disinilah Nana berada di ruangannya...


"Bunda,key kangen Ama ayah,kenapa ayah pergi gak pulang pulang,"dengan mata yg mulai berkaca kaca sedang Refan tengah asyik dengan memainkan kaki dan jarinya.

__ADS_1


"Sayang,sini nak, dengarin bunda yah,?,


Key harus terus mendoakan ayah,garbayah cepat menemukan jalan pulang,karena saat ini ayah tengah tersesat di tempat lain jadi key harus terus berdoa pada Allah agar ayah key cepat kembali dan berkumpul lagi dengan kita ya sayang"?,


Nana mencoba menahan air matanya dan berusaha tegar demi kedua putra dan putrinya.


Ia memeluk key dan memberikan kecupan pada sang putri yang benar benar merasakan kehilangan sosok Abra ,walapn sebetulnya ayah kandungny,Hasan selalu melimpahkan kasih sayangnya namun kerinduan pada sosok ayah sambungny tidak bisa tergantikan oleh ayah kandungnya.


"Mammamamamamama,"???celoteh Refan yg asyik memainkan jarinya...Nana dan Keyla pun serentak menoleh dan terkekeh mendengar ocehan Refan pertama kalinya....


"Hai baby boy,kamu udah bisa panggil mama ya hmmmm.... panggilnya bunda ya"?,key mengajari adik laki laki nya,"mamamaamam"???? oceh Refan lagi...


"No no no baby....bukan mama tapi Bun da."!


Nana tersenyum melihat putrinya sudah kembali ceria,ia cukup bisa bahagia dengan hadirnya Refan dan Keyla di sisi ya sehingga bisa mengurangi kesedihanny.


*****


Kini Samuel,berserta istri dan putra serta sang menantu jg cucu dan Ega sudah berada di ruang makan,tengah menyantap makan malamnya dengan hening.


Setelah menyelesaikan makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga...


"Nak Ega,bolehkah Abah meminta sesuatu permintaan pada mu."


Samuel membuka pembicaraan

__ADS_1


"Insya Allah Abah,kalau Ega bisa ,Ega akan kabulkan permintaan Abah"!.


"Abah tau,kamu belum mengingat siapa dirimu,jg bagaimana kehidupanmu sebelumnya,apakah kau sudah berkeluarga atau blm," menjeda ucapannya Samuel menarik nafas dan menghembuskan


"Abah ingin,kamu menikah dengan Aira cucuku..."!


"Hah "Ega tercengang


"Kamu pasti tau?,Aira pernah mengalami kejadian yg sempat membuatny trauma,karena itu ia di bawa berobat ke luar negeri,dan Aira tidak bisa berinteraksi dengan siapapun Krn akibat traumanya itu selain keluarga,namun setelah kedatangan yg mungkin takdir sudah gariskan pada mu,airaku kembali ceria dan bisa kembali seperti dulu".


Aira yg jg berada di ruangan itu hanya mampu memeluk ibunya saat kembali di ingatkan pada peristiwa yg membuatnya begitu trauma...


Ega memandang tubuh Aira yg terlihat bergetar di pelukan sang mama.


"Abah,?bukan Ega mau menolak,hanya saja kondisi saya yg belum bisa mengingat siapa saya dan bagaimana saya dl membuat saya ragu, bagaimana jika nnati ternyata saya sudah memiliki keluarga,apa itu tidak akan membuat Aira sedih".


"walaupun dlm agama kita di perbolehkan memiliki istri lebih dari 1,saya takut tidak bisa bersikap adil dan justru membuat kedua hati istri saya nantinya menderita"!


"Nak,?...Abah faham dan mengerti,tapi Abah yakin kamu bisa adil nantinya pad istri istri mu kelak,jika memang kamu sudah berkeluarga"...


"jikalau belum bukankah bagus,Abah dan umi lihat kamu begitu menyayangi Aira."


Ega hanya mampu diam dan mencerna memikirkan benarkah ia mencintai Aira,Ega memang merasakan nyaman,dan tentu ia pun mengakui gadis di hadapannya ini cantik,baik,sopan,dan penyayang,haruskah ia menikahinya sekarang sementara ingatannya bener bener belum pulih.


Ega menarik nafasnya dan menghembuskan....

__ADS_1


"Baiklah bah "!,beri Ega waktu seminggu untuk memikirkannya.seraya bangkit berdiri dan pamit menuju kamarnya".


__ADS_2