Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
Tragedi hilangnya Mahkota 1


__ADS_3

Sudah hampir 2bulan setelah pengakuan cintanya hubungan Hasan dan Nana semakin dekat,Hasan sering berkunjung ke apartemen nana,....ya Hasan sudah membelikan apartemen untuk Nana sehingga Nana tidak tinggal lagi di rumah kos itu,Hasan pun sudah mamasukan Nana bekerja di perusahaan nya dan berhenti bekerja dari kafe MAWAR.....walaupun hanya sebagai OB...tapi Nana merasa tidak keberatan....bukan apa Hasan memasukan Nana bekerja di perusahaan nya...selain dapat gaji yg lumayan dari bekerja di kafe,selain itu Hasan lebih bebas untuk bertemu Nana......


Seperti biasa setiap pagi Nana membersihkan ruangan CEO yg tak lain ruangan kekasihnya,ya Hasan menempatkan Nana menjadi OB khusus di lantai tempat CEO di lantai 30.setiap pagi sebelum sang CEO datang Nana harus sudah menyelesaikan tugasnya,kemudia membuatkan kopi atau teh manis...


Pagi itu Nana terlihat sangat berbeda,ia tampak sangat cantik dan sungguh aura dan daya tarik seorrang Nana bisa membuat goyah iman seorang Hasan....


Nana memang mulai sedikit merias wajahnya,walaupun tidak tebal dan menor....yang hari hari hanya mengunakan lipblam,kini memoles sedikit bibirnya dengan lipstik warna nude dan wajahnya ditaburin blush-on tipis...bukan karena apa Nana berdandan...itu ia lakukan karna akan ada pemotretan untuk id karyawan jadi Nana sengaja sedikit merias diri.....


Pagi itu Hasan sengaja berangkat lebih pagi karena akan ada rapat evaluasi....


Pintu lift terbuka,Rara sekertaris Hasan langsung berdiri dan menyapa bosnya....


"Selamat pagi pa bos,ucap Rara sambil mengekor di belakang Hasan dan sejajar dengan Doni,untuk memberitahu kan jadwal hari ini.


Setelah memasuki ruangannya,Hasan langsung duduk di kursi kebesarannya dan siap mendengarkan jadwal apa saja dari sekertarisnya itu.


Saat selesai menyampaikan jadwal hariannya Rara hendak meninggalkan bosnya bersama Doni,namun langkahnya terhenti saat bosnya meminta"Rara tolong kamu suruh Nana buatkan teh dan tolong kamu pesankan saya sarapan biar sekalian Nana yg bawakan ke ruangan saya..."perintah Hasan sambil matanya tetap fokus pada berkas yg Doni berikan tadi ..


Baik pa bos...ada lagi,pa Doni tidak sekalian,???mau saya pesankan jg tutur Rara sambil melihat ke arah Doni,..kening Hasan berkerut,sepertinya Rara menaruh perhatian pada Doni.....batin Hasan.


Yang di tanya malah diam saja tidak menjawab karena fokus pada berkas ...


"pesankan saja sekalian Ra"ucap Hasan yg menjawab.

__ADS_1


Baik bos...saya permisi Rara berkata sambil melangkah keluar ruangan....


Rara menghubungi Nana ..."Na tolong buat kan teh manis seperti biasa ya untuk bos Hasan dan kopi untuk pa Doni",ucap Rara....'''iya baik mba,ada lagi "tanya Nana ...


Nanti kamu bawakan sekalian sarapan untuk bos ya...lagi aku pesankan dulu.ujarnya lagi ...iya mba siap


Setelah beberapa saat Nana menghampiri sekertaris Hasan,...mba Rara apa sarapannya sudah datang....


rara menyerahkan bungkusan itu ke tangan Nana ,kemudian Nana melangkah masuk ke ruangan Hasan,namun sebelumnya mengetuk erlebih dahulu....setelah di persilahkan masuk ,nana masuk meletakan secangkir teh hangat di meja Hasan dan kopi di depan Doni,kemudian menata sarapan di meja sofa....Hasan tidak mengalihkan pandangannya dari wajah kekasihnya....


Ehmmm "Hasan berdehem,Doni yg mengerti akan hal itu langsng beranjak berdiri dan mengambil makanan dari tangan Nana..."Na punya ku biar aku makan di ruangan ku saja dan makasih ya kopinya sambil matanya melirik Hasan"...yg di lirik masih menampilkan tampang sangar nya karena kekasihnya membuatkan kopi untuk Doni jg...."siapa yg menyuruhmu membuatkan kopi untuk Doni sayang ujar Hasan berjalan mendekati nana dan memeluknya dari belakang....


ckkk pagi pagi sudah mesum aja lu bos ucap Doni, yg melihat kemesraan Hasan dan Nana,....ya Hasan memang tidak sungkan jika di hadapan Doni.


"ya..ya..ya..ya...yang sudah punya pacar dan akan .... Doni tidak melanjutkan ucapannya,hampir dia keceplosan,Doni langsung kabur dari ruangan Hasan apalagi melihat raut Hasan yg sudah memelototkan matanya....


"Maksud pa Doni apa ka...tanya Nana penasaran...."Ckkk ah lupain aja...ucap Hasan yg belum melepaskan pelukannya.


Ka lepaskan dulu,...ayo sarapan nanti keburu jam meeting gak sempet sarapan lagi,Nana melepaskan dan membawa Hasan duduk di sofa .....


"Sayang...rengek Hasan kembali ingin memeluk Nana,kamu hari ini cantik sekali,berdandan untuk siapa hmmm,ujarnya sambil mencium sekilas bibir Nana....


Ka....hari ini ada pemotretan untuk id karyawan,ucap Nana yg ingin melepaskan dari pelukan Hasan...

__ADS_1


Sayang kamu bikin aku tergoda pagi pagi,kembali ingin mencium namun terdengar ketukan pintu...


Siapa"teriak Hasan...."maaf pa ada yang ingin bertemu anda,dia menunggu di loby jawab Rara yg berdiri menundukkan ajahnya karena sempat melihat bosnya memeluk Nana....


Saya permisi pa ucap Nana hendak bangun,tapi di tahan tangannya oleh Hasan..."sebentar sayang kamu tunggu dulu."...


Ra...katakan kalau aku 10menit lagi baru keruanganku....baik bos ucap Rara berbalik keluar ruangan Hasan.


Ka aku keluar ya aku gak mau nanti tamu Kaka melihat....pinta Nana...Hasan mendekat dan langsng me****t bibir Nana.....sarapan penambah semangat sayang ucapnya...kemudian kembali duduk untuk sarapan...Nana hanya tersenyum dan menemani kekasihnya sarapan ...setelah selesai langsng membereskan meja dan keluar ruangan setelah mendengar pintu di ketuk...


Nana berpapasan dengan seorang wanita cantik dengan menenteng box makanan,....permisi nona ucap Nana melewati wanita itu yg tak lain tunangan Hasan....ya Gina Dateng ke kantor untuk membawakan sarapan karena td Hasan tidak sempat sarapan dirumah....dan nyonya Aryani meminta Gina mengantarkan sarapan untuk Hasan.


Hasan ...ucapnya menghampiri Hasan yg sudah duduk di kursi kebesarannya....Hasan mengangkat wajahnya,dan membuang nafas kasar,dia sudah membayangkan Nana pasti akan salah faham nanti.....


"Ada apa! ucapnya cuek.....


Sayang ko kamu gitu sie,aku kesini mau Antar sarapan buat kamu loh...ucap Gina sambil meletakan box di eja sofa dan menghampiri Hasan dan langsung duduk di pangkuan nya..,belum sempet mencium bibir Hasan pintu di buka oleh Doni tanpa mengetuk terlebih dahulu....


Maaf....maaf aku ganggu,bos Rapat akan segera di mulai ....Doni mengingatkan sambil mengambil berkas yg ada di atas meja dengan cuek tanpa menghiraukan Gina yg masih anteng duduk pangkuan Hasan.....


Hasan mendorong pelan tubuh Gina, kemudian bangkit berdiri dan melangkah keluar namun sebelumnya ia berbalik dan berbicara""pulanglah aku sibuk hari ini,dan bawa makanan itu kembali,aku sudah sarapan tadi....kemudian berlalu keluar meninggalkan Gina yg kesal karena Hasan tidak menghiraukan kan kehadiran nya.


Gimana gimana ceritanya mohon dukungan kalian dengan like dan komenya ya 🥰🥰🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2